<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516</id><updated>2012-03-15T20:26:23.258-07:00</updated><title type='text'>★TiNtA nUwAiRaH★</title><subtitle type='html'>CANTIKMU MENJADI REBUTAN,SYAHDUMU LAHIRNYA IGAUAN,AKHLAKMU MEMBUATNYA TERTAWAN..JADILAH DIKAU WANITA SYURGA,KERNA DIRIMU  MUTIARA BERHARGA..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>130</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-4259971424665928959</id><published>2011-09-04T10:48:00.000-07:00</published><updated>2011-09-04T11:19:37.187-07:00</updated><title type='text'>~ Nasibah Binti Ka'b Al-Maziniyyah, Wanita Pejuang Islam #</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_QakcYergkCU/S-VCJn3975I/AAAAAAAABug/JoQN2bA4wWM/s1600/doaa_150.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img title="" src="http://3.bp.blogspot.com/_QakcYergkCU/S-VCJn3975I/AAAAAAAABug/JoQN2bA4wWM/s200/doaa_150.jpg" border="0" height="200" width="166" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dicopy dalam bahasa Indonesia^_^&lt;br /&gt;Nasibah  binti Ka’ab adalah putri  Abdullah bin Ka'ab yang bergelar Ummu Umarah ,  Beliau ra adalah wanita pertama yang mengangkat senjata dan ikut  berperang bersama Rasulullah Saw dalam perang Uhud... &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);" class="fullpost"&gt;Perang  yang telah menewaskan ribuan Sahabat – sahabat Rasulullah saw termasuk  keluarga Nasibah yang semuanya gugur ikut berperang mendampingi  Rasulullah saw. Ketika kaum Muslimin yang dipimpin oleh Rasulullah saw  berperang di Bukit Uhud, kala itu Nasibah sedang berada di rumah dan  berkumpul dengan keluarganya. Nasibah mendengar Teriakan riuh dan gema  Takbir ‘Allahhuakkbar”, dengan segera Nasibah memberitahu suaminya  “Sa’id ” bahwa Rasulullah saw dan pasukannya sedang bertempur di bukit  Uhud. Seketika itu bangkitlah Sa’id dan menyuruh istrinya mempersiapkan  Kuda dan senjata untuk ikut bergabung dengan Rasulullah saw dan  pasukuannya berperang melawan tentera kafir. Bawalah Pedang ini dan  jangan Pulang sampai kau memperoleh kemenangan” kata Nasibah memberi  semangat suaminya yang akan berperang. Ditatap wajah istrinya dengan  penuh Cinta, kemudian berangkatlah Sa’id dan bergabung dengan pasukan  rasulullah saw. Ketika Said menghadap rasulullah saw dan mengungkapkan  keinginannya untuk ikut berperang maka rasulullah saw menatapnya sambil  tersenyum padanya.&lt;br /&gt;Dengan gagah Said bertempur melawan pasukan kafir  hingga akhirnya Said gugur ditebas pedang oleh tentara kafir. Lalu  rasulullah mengutus Sahabat untuk menemui istri Sa’id dirumah dan  memberitakan keadaan suaminya yang telah meninggal syahid.. Berangkatlah  utusan tersebut untuk menemui Nasibah  istri Sa’id di rumah.  “Assalamualaikum ” Wahai Nasibah ada Salam dari rasulullah saw dan ada  berita yang akan saya sampaikan yaitu  Suamimu Said telah gugur ” ,kata  Utusan rasulullah saw .” Innalillahi wa inna ilahi raji’un ,  alhamdulillah suamiku telah memperoleh kemenangan , lihatlah Wahai kedua  anakku , Ayahmu telah memperoleh kemenangan , dia telah menjadi Syahid,  Ibu menangis bukan kerana sedih kehilangan Ayahmu Nak….tapi ibu sedih  karena tidak ada yang menggantikan ayahmu untuk berjuang bersama  rasulullah" kata-kata spontan yang terucap darinya membuat anaknya  Amar bangkit dan berkata kepada ibunya:"Wahai ibu izinkan aku  menggantikan posisi ayah untuk berjuang bersama Nabi Muhammad saw".  Mendengar perkataan anaknya itu, dia pun menjawab: Alhamdulillah pergilah  Nak….jangan kau biarkan rasulullah terluka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);" class="fullpost"&gt;Maka  dengan segera berangkatlah Amar bin Said bersama utusan rasulullah saw  dan menghadap rasulullah  saw  seraya berkata: Wahai rasulullah Saya  Amar putra Said akan bergabung dengan mu membela agama Allah. Rasulullah  saw memeluknya dengan haru” Engkau pemuda islam sejati dan Allah  memberkatimu. Bertempurlah Amar bin Said dengan gagahnya menghalau  pasukan kafir. Hingga akhirnya Amar gugur sebagai Syahid. Datanglah  utusan rasulullah saw  kembali  menemui Nasibah  dan mengkhabarkan berita  gugurnya Amar putra tertua Nasibah. Menitislah air mata Nasibah  mendengar berita tersebut, melihat hal itu Utusan rasulullah cuba  menghiburnya . Namun Nasibah dengan Tegar mengatakan “Aku menangis bukan  kerana kehilangan putraku Amar , tapi siapa lagi yang aku utus untuk  membantu rasulullah saw berperang, sedangkan putra keduaku Saad masih  terlalu remaja untuk ikut berperang melawan pasukan kafir ” Tiba tiba  Saad putra kedua Nasibah bangkit’ Wahai ibu biar aku masih remaja  izinkan aku juga membantu rasulullah  dan akan aku buktikan bahwa aku  mampu berperang seperti Ayah dan abangku. Mendengar perkataan anaknya  itu, nasibah merasa sangat bahagia. lalu ia menjawab:  Alhamdulillah  berangkatlah nak sampaikan salam ku untuk rasulullah. Walaupun masih  remaja namun kemampuan Saad untuk bertempur sangat luar biasa, banyak  pasukan kafir yang tewas ditangan Saad.  Saad memporak-perandakan  pertahanan pasukan kafir, hingga akhirnya sebilah anak panah menembus  jantungnya dan gugurlah Saad dengan senyum kemenangan.  Rasululllah  saw kembali mengutus sahabatnya untuk menyampaikan gugurnya Saad kerumah  Nasibah . Ketika mendengar kabar duka dari utusan rasulullah, iapun  berkata: Wahai sahabat rasulullah aku sudah tidak punya siapa siapa lagi  , hanya tubuh renta ini yang aku miliki maka bawalah aku menemui  rasulullah untuk ikut berperang dengannya dengan berani Nasibah  mengutarakan Niatnya untuk berperang bersama rasulullah. Menghadaplah  Nasibah menemui rasulullah untuk ikut angkat senjata bersamanya.” ketika  melihat keinginannya yang begitu kuat, rasulullah saw berkata  kepadanya: Wahai Nasibah belum waktunya perempuan untuk angkat senjata,  untuk itu kau Rawatlah para prajurit yang terluka kerana pahalanya sama  dengan orang yang berperang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah turut berjuang bersama  pasukan muslimin dalam perang Uhud. Nasibah hanya membawa kantung air  untuk memberi minum para pejuang serta perban untuk membalut luka  mereka. Namun saat Nasibah melihat kemenangan kaum muslimin yang telah  digenggam tiba tiba lepas kerana banyak pasukan yang tidak mentaati  perintah beliau saw, dan dengan segera dan tanpa perintah  meninggalkan  Bukit Uhud dan sibuk  mengumpulkan harta rampasan Perang.. Nasibahpun   melihat orang orang meninggalkan rasulullah, seketika Nasibahpun pun  maju untuk membentengi rasullullah dari serangan orang- orang kafir  .  Ia berjuang begitu gigih demi melindungi beliau saw  .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);" class="fullpost"&gt;Orang  orang yang tadinya meninggalkan rasulullah tercengang ketika melihat  rasul saw diserang oleh pasukan kafir. Keadaan semakin kacau pasukan  rasulullah pun banyak yang gugur. Tangan Kanan Nasibah putus terhempas  pedang kaum Kafir, namun tak mematahkan semangatnya untuk tetap berjuang  membela agama Allah. Dengan lengan yang putus Nasibah mencari  rasulullah karena  takut Rasulullah saw terluka, dan tiba tiba Pedang  kaum kafir menebas lehernya maka, jatuhlah  Nasibah ketanah . dan  seketika itu pula langit menjadi Gelap dan mendung . kedua pasukan yang  saling bertempur terperangah melihat kejadian tersebut. rasulullah saw  pun bersabda” Kalian lihat langit tiba tiba mendung? itu adalah bayangan  ribuan malaikat yang menyambut kedatangan arwah Nasibah Syahidah yang  perkasa”. Subhahanallah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: times new roman;font-family:lucida handwriting;font-size:130%;color:#cc6699;"   &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;**************************************************************************&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 255, 51); font-family: times new roman;"&gt;Nasibah  Binti Ka'b al-Maziniyyah atau Ummu 'Umarah adalah seorang wanita yang  berperanan penting dalam perang Uhud. Di awal perang, beliau bertugas  untuk membawakan air dan mengubati pejuang yang luka-luka bersama  wanita-wanita muslimah lainnya. Tetapi ketika perang mulai berpihak pada  kaum muslimin, para pemanah tidak mematuhi perintah Nabi Muhammad SAW,  sehingga kemenangan yang hampir ditangan kembali berpihak pada kaum  musyrikin. Hal ini ditegaskan dalam AlQuran surat Aali 'Imraan ayat 152  "Dan ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada seorang pun, sedang Rasul  memanggil kamu dari belakangmu, lalu Allah menimpakan kepadamu  kesedihan atas kesedihan supaya kamu jangan bersedih hati (lagi) atas  sesuatu yang luput dari kamu dan terhadap musibah yang menimpa kamu. Dan  Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan(3:153)"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 255, 51); font-family: times new roman;"&gt;Pada  saat itu, Nasibah memutuskan untuk ikut bertempur.Dengan pedang dan  panah ditangan, beliau dengan pasti melangkah menuju Nabi Muhammad SAW  yang dikelilingi muslimin-muslimin yang berperanan sebagai tameng  manusia untuk melindungi Rasulullah dari panah-panah kaum musyrikin.  Setiap kali ada yang menyerang Rasulullah, Nasibah dengan berani  melawannya. Kemanapun Rasulullah berpaling, ada Nasibah yang berdiri di  depan Rasulullah untuk melindunginya. Anak lelaki Nasibah yang bernama  'Umarah ketika itu terluka tangan kirinya setelah seorang musyrikin  menusuknya, kemudian pergi meninggalkannya tanpa membunuhnya. Ketika  darah 'Umarah terus mengalir, Rasulullah SAW mendekati 'Umarah dan  menyuruhnya untuk membalut lukanya. Ketika itu ibunya (Nasibah) datang  dan membaluti luka anaknya dengan kain penutup pegelangan tangannya.  Rasulullah SAW menyuruh 'Umarah bangkit untuk kembali berperang.  Sementara Ummu 'Umarah mengatakan bahwa musyrikin yang telah melukai  anaknya telah ia cegat dan pukul hingga terjatuh. Rasulullah SAW  tersenyum hingga terlihat gigi belakangnya. Dalam perang ini , Ummu  'Umarah menderita banyak luka-luka. Ketika itu Rasulullah SAW memanggil  anaknya ('Umarah) dan berkata "Ibumu, ibumu, lihat luka-lukanya, semoga  Allah memberkati keluargamu! Ibumu telah berperang lebih berani daripada  yang lain". Rasulullah mengatakan bahwa telah dijanjikan syurga bagi  Umm 'Umarah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 255, 51); font-family: times new roman;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keberanian  Nasibah tidak hanya ditunjukkan pada perang uhud, tetapi juga  perjanjian Al-Aqabah, perang hudaybiyah, khaibar, dan hunain. Pada zaman  khalifah Abu Bakar shiddiq, Nasibah ikut dalam perang Al-Yamamah, dan  berperang dengan berani sehingga akhirnya kehilangan salah satu  tangannya. Semua ini berimbalan dengan janji Syurga bagi Nasibah.  Nasibah juga dipuji oleh khalifah Umar ibn al-Khattab, khalifah Abu  Bakar Al-Siddiq dan panglimanya Khalid Ibn Al-Walid untuk keberaniannya.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-4259971424665928959?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/4259971424665928959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/nasibah-binti-kab-al-maziniyyah-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4259971424665928959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4259971424665928959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/nasibah-binti-kab-al-maziniyyah-wanita.html' title='~ Nasibah Binti Ka&apos;b Al-Maziniyyah, Wanita Pejuang Islam #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QakcYergkCU/S-VCJn3975I/AAAAAAAABug/JoQN2bA4wWM/s72-c/doaa_150.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-197402872847596661</id><published>2011-09-04T10:30:00.000-07:00</published><updated>2011-09-04T10:47:37.333-07:00</updated><title type='text'>#  5S PROPAGANDA YAHUDI #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 107px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s320/3878.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648558385053576498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(255, 255, 0);" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt;5S – Propaganda Yahudi. Sudah tentu ramai di kalangan kita yang pernah terdengar atau terbaca tentang 5S ini. 5S yang dimaksudkan ialah Song, Spirit, Sex, Sport &amp;amp; Smoke. Jika diamati, sebahagian daripada perkara-perkara ini adalah perkara biasa dalam kehidupan kita sehari-hari. Lalu apa masalahnya? Sesungguhnya, inilah&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(255, 255, 0);" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt; yang dinamakan propaganda, sesuatu yang dicipta dan telah menyusup masuk ke dalam budaya kita, dan menjadi sebahagian daripada hidup kita. Sehinggakan kita merasakan terlalu biasa melakukannya, dan terasa janggal, asing dan kolot sekali untuk meninggalkannya. Benarkah? Baiklah, mari sama-sama kita kupas satu-persatu isu ini.  &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(51, 102, 255);" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt;Song &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-J3TzOBoB9f0/TmO3A_INLTI/AAAAAAAAAT4/ZURSg1PsASU/s1600/concert-stage.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 272px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-J3TzOBoB9f0/TmO3A_INLTI/AAAAAAAAAT4/ZURSg1PsASU/s320/concert-stage.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648559585226468658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(255, 255, 0);" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt;Song di sini adakah hanya merujuk kepada lagu sahaja? Semestinya tidak. Ia merangkumi lagu, filem, game, anime dan sebagainya. Dengan kata mudahnya sebarang bentuk media dan hiburan. Timbul perso&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(255, 255, 0);" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt;alan lain. “Ala, takkan tu pun salah? Bukan buat dosa pun..” Memanglah tak salah. Namun, apa-apa perkara pun yang hukumnya harus, bila dibuat secara berlebihan akan membawa mudarat. Kalau terlalu leka dengan hiburan sampai menjadi lalai, mengabaikan ibadat dan pelajaran…itu sudah salah. Usahlah merungut jadi pelajar medik tak cukup masa nak ulangkaji dan tak ada masa nak buat kerja lain (kelas Quran, kelas Arab, tafaquh agama, ziarah sahabat) kalau tengok movie dan main game boleh sampai tengah malam.  Selain berupaya melalaikan kita, majoriti daripada hiburan mengandungi unsur-unsur yang sangat keduniaan, memuja wanita secara berlebih-lebihan, pornografi, keganasan dan lain-lain lagi. Bahkan banyak juga hiburan zaman kini yang tiada motif atau mesej yang ingin disampaikan. Hanya untuk keseronokan semata-mata.Sedar atau tidak, unsur-unsur sebeginilah yang melemahkan jiwa dan ingatan kita. Sehari setitik hitam, lama-lama hitam dan keraslah hati kita. Ilmu itu cahaya, dan cahaya takkan masuk ke dalam hati orang yang berbuat maksiat.  Lihatlah kebijaksanaan Yahudi. Mereka tidak perlu berhabis jutaan wang untuk memangkin industri hiburan di seluruh dunia. Cukup sekadar menjadi perintis (pioneer/initiator) memperkenalkan hiburan dan trend saban hari, seluruh dunia mengikut jejak mereka. Bahkan setiap negara itu sendiri yang akan berhabis mengeluarkan modal untuk memajukan industri ini. Bijak…bijak… Semua ini melahirkan manusia yang hedonistik, yang hanya tahu berseronok, yang tidak ambil peduli hal orang lain, hanya mengira makan minum sendiri sahaja. Usahkan berbicara tentang pembebasan Palestin, Palestin itu apa pun entahkan tahu entahkan tidak.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(0, 204, 204);" href="http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s1600/3878.jpg"&gt;Spirit   &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-qhge-dhj70Y/TmO3jK9JKRI/AAAAAAAAAUA/T5K9JNtpX9A/s1600/whiskey.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 171px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qhge-dhj70Y/TmO3jK9JKRI/AAAAAAAAAUA/T5K9JNtpX9A/s320/whiskey.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648560172516845842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Spirit di sini bermaksud minuman keras yang memabukkan-alcohol/arak. Apa bahayanya alkohol/arak ini? Sirah Sahabiah telah merakamkan betapa bahayanya arak ini. Dikisahkan anak Saidina Umar telah menghadiri satu majlis keramaian. Di majlis itu dihidang arak. Dia dipelawa minum arak itu, tetapi ditolak oleh anak Saidina Umar kerana tahu akan haramnya arak. Rakan-rakannya tidak putus asa dan mempelawanya lagi, sedikit sahaja, kata mereka. Anak Saidina Umar pun minum sedikit dan beliau telah mabuk. Dalam perjalanan pulang, dia telah berzina dengan seorang wanita kafir. Wanita itu telah mengandung dan setelah melahirkan anaknya, dia pergi menuntut haknya kepada Umar. Setelah memastikan kebenaran kata-kata wanita ini daripada anaknya, Umar sendiri yang menjalankan hukuman sebat 80 kali ke atas anaknya. Anaknya yang sedar akan kesalahannya dan telah insaf berulang kali memohon ampun daripada bapanya, namun Umar tetap tegar menyebat anaknya sehinggakan anaknya itu mati di tangannya. Diceritakan Umar telah bermimpi melihat anaknya berjalan bersama Rasulullah kerana dia terlepas hukuman akhirat kerana telah dihukum di dunia.Wallahua’lam.. Lihatlah kenapa Islam mengharamkan arak ini..kerana ia mencetuskan mudarat yang bersambung-sambung dan menjejaskan bukan sekadar diri sendiri malah orang sekeliling kita.  Sebagai pelajar agama danmedik juga, sudah semestinya kita lebih arif akan bahaya dan kesan- kesan buruk pengambilan arak ini. Alhamdulillah tiada kes-kes sebegini yang dikenalpasti di kalangan komuniti kita di mesir ini. Namun, kita harus ingat yang medan kita bukan di sini, tetapi di Malaysia kelak. Di Malaysia pengambilan arak di kalangan Muslim bukanlah perkara yang asing malah bilangannya meningkat dari semasa ke semasa. Pada ketika inilah posisi kita sebagai doktor memainkan peranannya untuk memperbetul situasi ini baik dari segi fizikal mahupun spiritual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Sex&lt;/span&gt;    &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-iaolXxsHVLM/TmO3624kDNI/AAAAAAAAAUI/ggB_XBB75xg/s1600/896857-xs.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 204px; height: 208px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-iaolXxsHVLM/TmO3624kDNI/AAAAAAAAAUI/ggB_XBB75xg/s320/896857-xs.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648560579445787858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Adakah yang dimaksudkan sex ini semata-mata hubungan seks? Tidak kawan-kawan. Malah ia merujuk kepada perkara sebelum seks itu sendiri, yang membawa dan menjerumuskan kita ke arahnya. Firman Allah bermaksud “Janganlah kamu mendekati zina” sudah cukup jelas menghalangi kita daripada hal ini. Unsur-unsur seks diterapkan dalam lagu, filem, iklan, komik, dan lain-lain lagi dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Perkara ini dilihat universal tanpa ada sesiapa mempertikaikannya.  Selain media, budaya percampuran lelaki dan wanita dikembangluaskan sehebat mungkin tanpa ada batasan dan sempadan. Islam tidak menghalang berikhtilat, namun ada batas-batasnya. Ikhtilat dibenarkan dalam menuntut ilmu, mengubati pesakit, kenderaan awam dan sebagainya. Selebihnya adalah tidak perlu. Sistem pendidikan yang dahulunya diasingkan telahpun digagaskan untuk dicampurkan, sedangkan telah terbukti kualiti dan kecemerlangan sekolah-sekolah yang sama jantina adalah sangat baik. Lihat sahaja contoh-contoh di tanah air kita sendiri. Sekolah-sekolah premier majoritinya sekolah sejenis, STF,TKC, MCKK, STAR dan lain-lain lagi. Lihat lagi pada ma’had-ma’had tahfiz, kebanyakannya diasingkan pelajar lelaki dan perempuan.  Bagaimana kita boleh berasa bongkak melakukan perkara-perkara larangan Allah dan dalam masa yang sama ingin menuntut ilmu milik Allah? Belum dikira lagi nikmat-nikmat yang kita dapat sehari-hari yang sememangnya tak mampu untuk kita membayarnya..  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Sports&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-jeJlN8ykHIs/TmO4J-d0QiI/AAAAAAAAAUQ/_4DHhU5NtnQ/s1600/sports1.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 217px; height: 184px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-jeJlN8ykHIs/TmO4J-d0QiI/AAAAAAAAAUQ/_4DHhU5NtnQ/s320/sports1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648560839179125282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Sukan? “Nak bersukan pun salah ke?” Pernah dengar ‘qoute’ ini?- Letak bola sebiji, beribu-ribu orang tak solat Magrib di stadium..  Bersukan hukumnya harus, dan perkara harus kalau dibuat secara berlebih-lebihan atau tidak kena pada tempat dan masanya akan membawa mudarat. Namun jika dilakukan berpada-pada , tiada masalah. Melalui sukan kita dapat menyihatkan tubuh badan kita, dapat mengeratkan silaturrahim, dapat mentadabbur alam dan lain-lain lagi. Maka, pada ketika ini, ia amat digalakkan.   Namun cuba lihat pula situasi ini. Saya tidak melarang, mahupun mengatakannya haram atau salah. Cuma membangkitkannya untuk difikirkan bersama baik buruknya. Kalau sekadar menonton acara sukan di televisyen atau internet, adakah bermanfaat? Bukan tiada, ada. Contohnya mengambil skil-skil baru, menaikkan semangat patriotik dan sebagainya. Namun, cuba nilaikan k embali, berapa peratus daripada kita menonton perlawanan bola sepak dengan 2 matlamat ini. Kebanyakannya menghabiskan masa hampir 2 jam hanya menonton, bukannya bermain sekali mengeluarkan peluh pun. Malah ada yang leka sampai mengabaikan tanggungjawab masing-masing. Kalau semua tanggungjawab sudah diselesaikan, pelajaran sudah diulangkaji, maka terpulanglah.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Smoke         &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-jGT6dOjKQ7k/TmO4YEDVyTI/AAAAAAAAAUY/TZeWoMNUW3Q/s1600/smoking.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-jGT6dOjKQ7k/TmO4YEDVyTI/AAAAAAAAAUY/TZeWoMNUW3Q/s320/smoking.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648561081196857650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Smoke di sini merujuk kepada rokok, syisya dan lain-lain lagi bentuk rokok. Sebagai bakal  pendakwah agama dan doktor, kita seharusnya lebih arif akan mudarat dan kesan buruk rokok seperti kanser, radang paru-paru, peptic ulcer, impotence dan sebagainya. Merokok bukan sekadar membahayakan diri sendiri malah orang lain di sekeliling kita yang tidak bersalah juga turut mendapat kesan buruk daripada perbuatan kita. Merokok menunjukkan kita tidak bersyukur dengan nikmat kesihatan yang Allah anugerahkan kepada kita. Selain itu, merokok juga merupakan satu bentuk pembaziran. Sedangkan umat Islam adalah yang termundur dan termiskin dalam era kini, namun masih ramai lagi yang degil dan tegar merokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tahukah anda, siapakah yang mula-mula mencipta rokok? Tidak lain dan tidak bukan Yahudi laknatullah. Rokok merupakan ciptaan paling agung dan paling membanggakan bangsa Yahudi. Selain itu, fakta membuktikan, bahawa tiada satupun syarikat rokok di dunia ini yang tidak dipunyai oleh orang Yahudi. Namun,adakah mereka merokok? Tidak sama sekali. Malahan mereka tidak membenarkan perokok menghadiri majlis dan conference mereka. Lihatlah betapa bijaknya mereka mencipta sesuatu yang memudaratkan orang lain, dan betapa tidak bijaknya kita menghisap rokok ciptaan Yahudi itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Snack&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-XBxgHZx9FnI/TmO4n3jVnOI/AAAAAAAAAUg/LKujOOp7_7U/s1600/ars-snacks2a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 202px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-XBxgHZx9FnI/TmO4n3jVnOI/AAAAAAAAAUg/LKujOOp7_7U/s320/ars-snacks2a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648561352719310050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ini merupakan S yang keenam yang saya tambah. Snack di sini saya maksudkan sebagai makanan. Yahudi bukan sekadar menyerang kita dengan 5S di atas, malah turut menyerang kita dari aspek yang tidak terduga, makanan. Dunia dan sejarahnya telah menyaksikan bangsa yang bijak adalah bangsa Arab dan bangsa Yahudi. Namun kebijaksanaan dan kegemilangan bangsa Arab itu adalah sejarah. Yang tinggal kini hanyalah kebijaksanaan yang dikaburi dan ditenggelami kemiskinan, corrupt dan kemunduran negara-negara Arab. Walaubagaimanapun,masih wujud  umat Islam yang sedar dan mahu mengubah wajah bangsanya dan masih mampu bergerak walaupun ditekan dari segenap arah. Mereka ini wujud di setiap negara Islam. Kebangkitan yang semakin meluas inilah yang ditakuti Yahudi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maka, tidak cukup dengan 5S, mereka menyerang pula dangan S yang keenam-snack/makanan. Pengenalan makanan-makanan segera dan makanan ringan mendapat sambutan hangat seluruh penduduk dunia. Seperti yang kita tahu makanan seumpama ini mengandungi pewarna, pengawet dan perasa yang sangat banyak. Dan kita begitu arif bahawa bahan-bahan ini adalah carcinogen. Selain itu, bahan-bahan ini juga melemahkan ingatan, mengurangkan ketajaman akal, membantutkan tumbesaran dan lain-lain lagi.  Kita lihat sahaja tanah air kedua kita, Mesir bumi kinanah ini. Snack dan ‘jajan-jajan’ begitu banyak sekali dijual di kedai-kedai. Fenomena ini baru sahaja berlaku dalam 5-6 tahun kebelakangan ini. Sebelum itu, tiada pun seumpama hari ini. Produk pertama yang diperkenalkan di Mesir ialah Syibsi, yang kita tahu produk boikot. Cukup menjadi perintis, tanpa perlu disuruh syarikat-syarikat Mesir sendiri turut sama rancak manghasilkan produk serupa dek kerana sambutan yang sungguh luar biasa. Hasilnya semua orang sudah menjadikannya makanan asasi. Pelajar-pelajar Malaysia di sini turut tidak ketinggalan menerima tempiasnya.  Sesungguhnya, untuk melawan musuh, kita harus mengenal pasti senjata-senjata yang dilontarkan ke arah kita.  Paling penting bagi kita adalah untuk kembali kepada fitrah, kembali kepada Quran dan sunnah. Kerana Quran dan sunnah adalah pegangan kita, dan satu-satunya yang diwariskan Nabi untuk kita. Dan sedarlah, Islam tidak akan tertegak melalui umat yang asyik dan leka, yang senang lenang tidur lena, yang hanyut membuat dosa dan noda  &amp;amp; yang tidak menjaga diri dan hawa. Marilah sama-sama memperbaik dan mengislah diri sendiri agar kita layak untuk menjadi sebahagian daripada generasi yang akan membebaskan Palestin tanah wakaf kita.  Wallahua’lam..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-197402872847596661?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/197402872847596661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/5s-propaganda-yahudi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/197402872847596661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/197402872847596661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/5s-propaganda-yahudi.html' title='#  5S PROPAGANDA YAHUDI #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8sWP7ymKLTM/TmO17IIsLTI/AAAAAAAAATw/609hVeWkHAM/s72-c/3878.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-1824737073066040923</id><published>2011-09-04T04:29:00.001-07:00</published><updated>2011-09-04T04:30:18.888-07:00</updated><title type='text'># ALLAH #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-S0-iCqsqxB4/TmNhQ42htgI/AAAAAAAAATo/UivACXrejwE/s1600/allah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 316px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-S0-iCqsqxB4/TmNhQ42htgI/AAAAAAAAATo/UivACXrejwE/s320/allah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648465300419622402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-1824737073066040923?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/1824737073066040923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1824737073066040923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1824737073066040923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/allah.html' title='# ALLAH #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-S0-iCqsqxB4/TmNhQ42htgI/AAAAAAAAATo/UivACXrejwE/s72-c/allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-7006349914315565349</id><published>2011-09-04T04:21:00.000-07:00</published><updated>2011-09-04T04:23:06.398-07:00</updated><title type='text'>#WANITA TIDAK MENUTUP AURAT SELALU GUNA 13 ALASAN INI....#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-kMw7nZYzT7w/TmNfiANQPPI/AAAAAAAAATg/uPgjAdsrHqk/s1600/46005_150044335022025_100000493794634_402088_1905189_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 249px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-kMw7nZYzT7w/TmNfiANQPPI/AAAAAAAAATg/uPgjAdsrHqk/s320/46005_150044335022025_100000493794634_402088_1905189_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648463395428515058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pernah nasihat dan tegur kawan-kawan wanita anda yang tidak menutup  aurat? Jom kita tengok apakah alasan yang selalu digunakan wanita yang  enggan menutup aurat apabila ditegur kesalahan mereka itu. Dan apa  jawapan yang mungkin sesuai untuk mereka:-&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;1. Semua yang tutup aurat, kompom masuk syurga ke?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Yang pasti, tak tutup aurat, kompom masuk neraka.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;2. Tudung labuh pun macam baik sangat. Buat dosa jugak. Mengumpat orang.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Bila  Iblis tak mahu ikut perintah Allah untuk bersujud kepada Adam, dia  menyalahkan perintah Allah itu. "Apahal pulak aku kena sujud, aku lebih  baik dan mulia". Samalah dengan tudung. Tudung pula yang disalahkan, "  pakai tudung tak mestinya baik..bla...bla...bla..."&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;3. Macamlah kau bagus sangat nak tegur aku. Kau dulu lagi jahat nak mampos.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Tidak  tersabit larangan dari Nabi untuk seseorang yang bahkan baru masuk  Islam untuk pergi berdakwah kepada kaumnya. Maksudnya, dakwah itu  tuntutan. Selagi kau Islam, dakwah tu wajib walaupun kau sendiri tak  berapa betul. Sekurang-kurang dia insaf dan bertaubat sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;4. Walau kami pakai seksi tapi hati kami baik.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Adakah  kau mendakwa diri kau mempunyai hati yang suci, iman yang tinggi dan  kononnya ia sudah cukup menjamin maruah diri kau tanpa perlu menutup  aurat?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;5. Pakai jarang ke ketat ke, itu hak kami. Kalau tak suka jangan tengok.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Adakah  kau berani menjamin bahawa semua lelaki ajnabi mempunyai hati suci dan  iman yang tinggi untuk menahan godaan syaitan serta nafsu yang  membuak-buak?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;6. Kami rasa apa yang kami pakai tak seksi. Terpulang kepada individu yang memandang kami.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Seksi atau tidak, kau tetap berdosa walaupun hanya menayang sehelai rambut kau.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;7. Walau kami tak bertudung, kami tetap sembahyang dan puasa.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Apakah ibadat kau diterima? Kau yakin cuma dengan berpuasa sudah cukup untuk menjamin kau masuk syurga?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;8. Sukahati kamilah nak pakai macam ni. Kami tak susahkan hidup orang lain.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Kau  sebenarnya dah susahkan bapa, abang, adik, suami serta orang lain  dengan menarik mereka ke neraka bersama kau disebabkan mereka tidak  menegur dan gagal mendidik kau.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;9. Apa yang kami pakai, ini antara kami dengan Tuhan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Berani cakap di dunia, berani ke kau cakap macam tu depan Allah nanti? Lawan perintah Allah, Neraka tempatnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;10. Kami pakai seksi macam ni, sebab ikut arahan photographer/pengarah filem untuk disesuaikan dalam scene. (ayat artis)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Sanggup patuh arahan mereka daripada patuh suruhan Allah?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;11. Bukan kami tak mahu menutup aurat, cuma masih belum sampai seru.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Mati tidak mengenal usia. Tak takut ke mati dalam usia muda? Tak sempat nak bertaubat nanti.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;12. Takkan nak buat perubahan secara drastik? Slow-slow la..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Boleh ke cakap kat Malaikat Izrail nanti, tunggu kejap! Lepak la dulu. Jangan ambil lagi nyawa aku.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;13. Tutup aurat tu bagus tapi kami tidak mahu hipokrit kerana tidak ikhlas melakukannya.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-Kalau begitu kau sebenarnya memang hipokrit kerana tidak ikhlas beragama Islam.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);" class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/320396_253056998058632_100000630024738_800237_2270494_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-7006349914315565349?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/7006349914315565349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/wanita-tidak-menutup-aurat-selalu-guna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7006349914315565349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7006349914315565349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/09/wanita-tidak-menutup-aurat-selalu-guna.html' title='#WANITA TIDAK MENUTUP AURAT SELALU GUNA 13 ALASAN INI....#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-kMw7nZYzT7w/TmNfiANQPPI/AAAAAAAAATg/uPgjAdsrHqk/s72-c/46005_150044335022025_100000493794634_402088_1905189_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-6987543349450149587</id><published>2011-08-26T04:22:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T05:26:59.377-07:00</updated><title type='text'>#APA YANG LELAKI MAHU DARI SEORANG WANITA#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-JEafBMD6rJU/TleD5qACpLI/AAAAAAAAATY/gzVSbT14XZw/s1600/2787968435_f878a9e1fb_z.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-JEafBMD6rJU/TleD5qACpLI/AAAAAAAAATY/gzVSbT14XZw/s320/2787968435_f878a9e1fb_z.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645125684482450610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Cinta  adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan  penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati  manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta  seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Rasa  cinta dapat menjadi anugerah jika caranya sesuai dengan bingkai  nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke  jurang kenistaan apabila digemburkan demi kesenangan semata dan  dikendalikan nafsu liar.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Islam  sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah  ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu tenaga yang dapat  menguatkan hubungan seorang lelaki dan wanita dalam mengharungi  kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang lelaki yang soleh tidak lari  daripada proses memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Ada  banyak faktor yang boleh menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang  lelaki kepada wanita untuk diperisterikan. Antaranya adalah seperti di  bawah ini.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;1.&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; Karena akidahnya yang Sahih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Keluarga  adalah salah satu benteng akidah.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;Sebagai benteng akidah, keluarga  harus benar-benar kukuh dan tidak dapat ditembus. Jika rapuh, maka  rosaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin  selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang dapat membantu seorang  lelaki menjaga kekukuhan benteng rumah tangganya adalah isteri solehah  yang berakidah sahih serta benar-benar faham akan peranan dan fungsinya  sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Allah menekankan hal ini dalam firmanNya,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Dan  janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman.  Sesungguhnya wanita hamba yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik,  walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang  musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman.  Sesungguhnya hamba yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun  dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke  surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya  (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil  pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;2. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Karena faham agama dan mengamalkannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Ada  banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang  karena kecantikannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak  sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tetapi, kata  Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang  faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan lelaki soleh.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Wanita  dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya,  kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama  (wanita solehah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Rasulullah saw. juga menegaskan,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang solehah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita solehah.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Dari keturunan yang baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Rasulullah saw. sering menasihati lelaki yang soleh untuk memilih wanita yang solehah.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Jauhilah  rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu,  ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di  tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Karena  itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman  untuk selektif dalam mencari isteri. Bukan saja harus mencari wanita  yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang mempunyai keturunan dan  saudara-saudara yang baik kualitinya.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Pilihlah  yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang  sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka  (lelaki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim,  dan Baihaqi).&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Carilah  tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki  itu mungkin menyerupai bapa saudaranya,” begitu perintah Rasulullah saw.  lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang solih, karena perangai orang tua  (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Karena  itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar  memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Wahai  anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah  seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu  jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak  lama.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;4. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Masih gadis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Siapapun  tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami  seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur,  manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam  hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah  berkongsi dengan orang lain, kecuali suaminya.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Hendaklah  kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya,  lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah  menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh  Ibnu Majah dan Baihaqi.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. &lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Ya  Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah  lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada  pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan  menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah  digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Menikahi  gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan  pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda  kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi kepada  seorang sahabat bernama Jabir.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Rasulullah  saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir,  apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.”  Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau  bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra  bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah  gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu  aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau  benar, insya Allah.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sihat jasmani dan penyayang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Seorang  lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku  mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak dapat  melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.”  Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata  Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga  kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak,  karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di  hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Karena itu, Rasulullah menegaskan,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Nikahilah  wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga  dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;6. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Berakhlak mulia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Abu  Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar  bin Khattab tentang memilih isteri yang baik merupakan hak anak atas  ayahnya,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Hak  seorang anak yang pertama sekali adalah mendapatkan seorang ibu yang  sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Iaitu  seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga  kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia,  mempunyai mental yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam  segala keadaan.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;7. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Lemah-lembut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Wahai  A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika  menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan  mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan,  “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah  memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;8. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Menyejukkan pandangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Rasulullah saw. bersabda,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Tidakkah  mahu aku khabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari  seorang wanita? (Iaitu) wanita solehah adalah wanita yang jika dilihat  oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah dia mentaatinya, dan jika  suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud  dan An-Nasa’i)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Sesungguhnya  sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang  rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya,  penghias bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada  ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan  dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti  lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Maka tidak hairan jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Engkau  akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan.  Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan  teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi  suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar  baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di  hadapannya seperti budak perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba  bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia boleh  melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia  melupakanmu. Jika ia mendekati kepadamu, maka kamu harus lebih  mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya.  Janganlah kamu menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan  janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyemak dengan baik dan  jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; Realistik dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajipan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Salah  satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki  shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang  Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima  pemberian suami.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Sebaik-baik  istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia  bersabar. Engkau senang bila memandangnya dan dia taat bila engkau  menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepaskan suaminya di  depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau  mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan  lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Kata Rasulullah,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Istri yang paling berkat adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Tapi,  “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajipan  menurut kemampuan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah  Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang isteri sebanding  dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah  kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan  seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud  menekan.” (At-Thalaq: 6)&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;10.&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Isteri yang solehah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang dapat kita jadikan tabung di dunia dan akhirat.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Iman  Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun  ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta  tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah  saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat  ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang  lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda,  “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur,  dan isteri solehah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara  keimanannya.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Nailah  binti Al-Farishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan  keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun.  Ketika itu Utsman bertanya,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Adakah kamu suka dengan ketuaanku ini?”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;“Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Tapi ketuaanku ini terlalu renta.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pandai bersyukur kepada suami&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Rasulullah saw. bersabda,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Allah  tidak akan melihat kepada seorang isteri yang tidak bersyukur  (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat memerlukannya”  (An-Nasa’i).&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;13. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Siapa  yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah  Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan  para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu  menyiapkan unta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat  tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang  sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata,&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;“Orang Islam telah rosak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mahu mengikuti.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Dengan  kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan  pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka  Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui  mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa  mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS',sans-serif;" &gt;Subhanallah,  Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing,  dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah  kerjakan. Inilah berkat dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan  pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang  lelaki yang Soleh.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS', sans-serif;" class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS', sans-serif;" class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS', sans-serif;" class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1NthQVCp0vc/Tb6qyWMkcfI/AAAAAAAAAVQ/XUfv3gOSSoM/s1600/purdah.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="undefined" title="" src="http://3.bp.blogspot.com/-1NthQVCp0vc/Tb6qyWMkcfI/AAAAAAAAAVQ/XUfv3gOSSoM/s400/purdah.jpg" height="400" border="0" width="381" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:'Trebuchet MS', sans-serif;" class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-6987543349450149587?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/6987543349450149587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/cinta-adalah-fitrah-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6987543349450149587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6987543349450149587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/cinta-adalah-fitrah-manusia.html' title='#APA YANG LELAKI MAHU DARI SEORANG WANITA#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-JEafBMD6rJU/TleD5qACpLI/AAAAAAAAATY/gzVSbT14XZw/s72-c/2787968435_f878a9e1fb_z.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-6187134983470139483</id><published>2011-08-26T04:20:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T04:22:38.753-07:00</updated><title type='text'>#KITA BERTANYA..AL-QURAN MENJAWAB#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-2o1be_WeTr0/TleB9LPADhI/AAAAAAAAATQ/AHbONBut6ZA/s1600/800px-Flag_of_Jihad.svg.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2o1be_WeTr0/TleB9LPADhI/AAAAAAAAATQ/AHbONBut6ZA/s320/800px-Flag_of_Jihad.svg.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645123545919917586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kita selalu bertanya...dan Al-Quran sudah menjawabnya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;" class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: KENAPA AKU DIUJI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"Apakah  manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan,"Kami telah  beriman."("I am full of faith to Allah")sedangkan mereka tidak  diuji?Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka  sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan sesungguhnya Dia  mengetahui org2 yg dusta."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah Al-Ankabut ayat 2-3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"Boleh  jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi  pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah  mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah Al-Baqarah ayat 216&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: KENAPA UJIAN SEBERAT INI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah Al-Baqarah ayat 286&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: KENAPA RASA FRUST?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"Jgnlah  kamu bersikap lemah. dan jgnlah pula kamu bersedih hati,padahal kamulah  org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah Al-Imran ayat 139&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"Dan  mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan dengan jalan sabar dan  mengerjakan sembhyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat  kecuali kepada orang-orang yang khusyuk."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah Al-Baqarah ayat 45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: APA YANG AKU DAPAT DARIPADA SEMUA INI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min,diri,harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka... ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah At-Taubat ayat 111&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BERTANYA: KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;'Cukuplah Allah bagiku,tidak ada Tuhan selain dariNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;-Surah At-Taubat ayat 129&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;KITA BERKATA: AKU TAK DAPAT TAHAN!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QURAN MENJAWAB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;"......dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yang kafir."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;font-size:small;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;-Surah Yusuf ayat 12&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-6187134983470139483?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/6187134983470139483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kita-bertanyaal-quran-menjawab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6187134983470139483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6187134983470139483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kita-bertanyaal-quran-menjawab.html' title='#KITA BERTANYA..AL-QURAN MENJAWAB#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2o1be_WeTr0/TleB9LPADhI/AAAAAAAAATQ/AHbONBut6ZA/s72-c/800px-Flag_of_Jihad.svg.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-3864617321243655499</id><published>2011-08-26T04:15:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T04:20:33.221-07:00</updated><title type='text'>#KAHWIN AWAL ANTARA KEMAHUAN ATAU REDHA#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-9JcYmusUfZ4/TleBearqsjI/AAAAAAAAATI/VuobbBGkjmI/s1600/ringz.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-9JcYmusUfZ4/TleBearqsjI/AAAAAAAAATI/VuobbBGkjmI/s320/ringz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645123017490739762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Pokwe, nak tanye sket...Apa pendapat ko kalau aku kahwin senyap-senyap??"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;‘Hmm...sebelum  tu, aku nak tanye ko dulu soalan ni. Apa pendapat ko misalkata ko ni  seorang ayah, dan tau-tau je, anak ko dah kahwin tanpa pengetahuan  ko??..Apa ko buat??'&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sunyi sepi....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Ala, aku bukan apa, dah setahun dah aku pujuk mak ayah aku nak kahwin, diorang tak bagi, terutama mak aku."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;'Hmm...ade ko tanya kenapa mak ko tak bagi?'&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Itulah, aku dah tanya, alasan dia, suruh habis belajar dulu. Lepas tu, baru boleh nak fikir pasal kahwin-kahwin ni.."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;‘Aku tak rasa satu tu je sebab yang mak kau tak nak bagi..Ko kena fikir dalam-dalam pandangan seorang ibu ni macamana..'&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Aku  tak fahamlah mak ayah zaman sekarang ni, diorang tak faham keadaan  kita. Aku takut tak dapat kawal diri je ni, tu yang aku fikir nak  teruskan niat aku"..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Serba  sedikit dialog yang pernah terjadi suatu ketika dahulu. Konflik tentang  perkahwinan, sentiasa membelenggu para pemuda zaman ini. Antara  kemahuan diri dan restu keluarga, sentiasa membelenggu pemikiran  anak-anak muda, lebih-lebih lagi yang sedang hanyut dibuai cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengapa ini semUa Dihalang?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Inilah  antara persoalan utama yang menjadi titik punca. Pandangan seorang  ayah, selalunya dalam hal perkahwinan anak-anak mereka sangat ringkas  dan tidak banyak kerenah. Kalau ada pun, hanya berkaitan dengan soal  calonnya, berkenan atau tidak , dan selalunya apa yang menjadi pilihan  si anak, ayah akan bersetuju. Apa yang dirasakan oleh si ayah, adalah  mungkin sudah sampai masanya si anak belajar untuk membina keluarga  sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berbanding  si ibu. Ibu , mendengar namanya sudah sayu. Dialah yang membesarkan,  dialah yang mengandungkan kita, dialah yang menyusukan kita, dan ada  kala, ketika si ibu sedang makan, terdengar sahaja rengekan anak kecil,  anak disegerakan jamahan makanan itu, tetapi selalunya akan ditinggalkan  terus juadahnya hanya untuk anak tercinta. Seorang ibu, membesarkan  anak-anaknya sepenuh kasih sayang yang ada padanya. Sedihnya anak, pilu  baginya, gembira si anak, senyuman dibibirnya, bak kata, setiap perilaku  si anak, semuanya berbekas di hati seorang ibu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Mak kau tak bagi mungkin sebab sayang sangat kat kau kot, tu yang tak nak lepas tu"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mungkin  ada benar dan mungkin perlu diselidik apa yang menyebabkan terhalangnya  kita meneruskan hasrat untuk berumah tangga. Seorang ibu, jarang  menolak permintaan anaknya. Buruk-buruk anaknya, itulah buah hatinya.  Sebut sahaja permintaan dari si anak, nak masak lemak la, nak nasi  beriyani la, nak jajan ( makanan ringan ), apa sahaja kalau dihitung  pasti kita akan mengakui seorang ibu jarang menolak permintaan anaknya.  Tetapi, mengapakah pada permintaan yang satu ini sangat susah baginya  untuk dia menyatakan persetujuannya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seorang  ibu, apabila dia menyatakan ketidak setujuannya, pasti ada sesuatu yang  tersimpul di sebalik itu. Seorang ibu, apabila menolak permintaan  anaknya untuk mendirikan rumah tangga, dia tahu anaknya belum tiba masa  lagi untuk diteruskan hajatnya. Ketika ini, apa yang bermain di  fikirannya, apakah anakku ini boleh menjadi ketua keluarga yang  bertanggungjawab? Mungkin soalan ini timbul kerana, dia akan  membandingkan sikap suaminya (ayah kita) dengan sikap kita. Jika dia  tidak bersetuju, pasti ada yang kurang pada diri kita yang menyebabkan  kurangnya keyakinan dia untuk bersetuju dengan hasrat kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana sikap Kita ?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selepas  subuh, tarik selimut kembali. Selepas makan , letak pinggan di dalam  sinki sahaja, mengharapkan ada orang tolong basuhkan. Baju-baju kotor  dibiarkan sahaja bersepah tanpa ada inisiatif untuk basuh. Jika inilah  sikap kita di rumah, bagaimanakah seorang ibu mahu membenarkan anaknya  untuk mendirikan rumah tangga jika dirinya tidak ada sifat  bertanggungjawab sekurang-kurangnya pada diri sendiri, inikan pula bila  sudah berumah tangga...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sikap  yang ada ini perlulah diubah dalam memberikan keyakinan si ibu bahawa  anaknya sudah kenal erti tanggungjawab. Balik rumah , dalam seminggu  dua, pujuklah hati si ibu dengan kerja-kerja rumah yang dilakukan.  Unjurkan apa sahaja kerja-kerja rumah dari ibu, bahawa biar sahaja kita  yang buat. Belikan sedikit cendera hati pada ibu, untuk menarik hatinya.  Bila balik rumah, salam tangan ibu, cium tangan ibu. Kalau boleh buat  lebih lagi, kucup pipi ibu, bisikkan pada telinganya ‘bang cik sayang  mama'. Usahakan cara-cara yang boleh menarik hati ibu ataupun ayah.  Keras mana hati ibu untuk melepaskan kita, pasti akan lembut jua  akhirnya jika kita memujuk dengan kerja-kerja, kata-kata kita, dan yang  terpenting bahawa kita takkan melupakan mereka walaupun sudah berkahwin  nanti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Mengapa Mahu Tergesa-gesa?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Leceh.  Mungkin itulah antara yang terbit dari mulut kita bila diberikan  penyelesaian untuk masalah yang timbul. Tetapi, perlu ditanya semula,  mengapa mahu tergesa-gesa? Mungkin dengan kelecehan itulah, tersingkap  suatu keberkatan. Perkahwinan bukan hanya kita berkahwin dengan pasangan  kita, tetapi kita juga 'berkahwin' dengan keluarganya. Selain itu juga,  kita membesarkan keluarga kita. Kalau sebelum ini, kita hanya ada 3  orang adik, selepas berkahwin, ada 10 orang adik, sebelum kahwin , hanya  ada seorang ibu dan seorang ayah, tetapi selepas berkahwin, kita ada  dua orang ayah dan dua orang ibu. Dengan kata lain, keluarga kita  membesar. Dengan membesarnya keluarga ini, benda paling utama kena jaga  adalah hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika  dengan kahwin senyap-senyap itu boleh menyelesaikan ‘perasaan' itu,  boleh mengelakkan zina, maka itu hanya satu segi. Tetapi mengapakah  dalam bab ini, kita membelakangkan keluarga yang selama ini membesarkan  kita? Kita sanggup bersama pasangan kita yang hanya dikenali tidak  terlalu lama, dan membelakangkan kasih sayang yang selama ini dicurahkan  kepada kita sejak kecil?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kita  mudah mendapat syurga, tetapi kita ikut jalan yang tidak membawa ke  syurga. Syurga ada pada ibu, tetapi kita tidak cuba mendapat syurga itu.  Redha Allah pada redha kedua ibu bapa, maka apakah dengan  membelakangkan keluarga dalam hal membina keluarga ini kita akan  mendapat redha Allah pada keluarga yang kita mahu bina itu? Perkahwinan  bukanlah sehari dua, tetapi kalau boleh sehingga hujung nyawa dan  sehingga ke syurga. Jika berkahwinnya dengan tergesa-gesa itu atas  alasan kerana tidak mahu terjebak dengan zina atau dengan kata lain,  kerana nafsu, maka renunglah kembali. Selama manakah nafsu itu akan  bertahan. Apakah sampai mati? Apakah kesabaran dalam berpuasa itu tidak  boleh mengatasi nafsu yang mengawal diri, aduh, sungguh lemah dirimu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika  perkahwinan itu dibina atas agama, maka agama tidak akan terlepas dari  diri kita sehingga ke syurga kelak. Setiap hari seseorang itu perlukan  agama. Agamalah yang membimbing manusia. Apakah kita mahu membimbing  anak-anak dengan nafsu atau agama? Perkahwinan yang dibina di atas kecil  hati keluarga, kejayaan rumah tangga yang dibina sangatlah tipis  berjaya. Tidak ada bukti bahawa perkahwinan yang dibina di atas  tergurisnya hati keluarga membina keturunan yang memberi manfaat pada  masyarakat. Jika kita berkahwin di kala ini tanpa pengetahuan ibu dan  ayah, maka bolehkah kita boleh menjamin anak-anak yang akan dilahirkan  dari sulbi isteri kita tidak akan mengulangi apa yang kita lakukan pada  ibu bapa kita? Mungkin ianya boleh jadi, lebih teruk dari apa yang kita  lakukan pada kedua ibubapa kita?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Jika Sudah Terjadi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perkahwinan  yang telah berlaku tanpa pengetahuan ibu bapa, eloklah dibawa  berbincang kembali dengan kedua ibu bapa. Cubalah sedaya mungkin untuk  mengambil hati mereka yang terguris. Mohonlah kemaafan dari mereka.  Ceritakan kesilapan yang dilakukan bahawa memang betul-betul kesilapan  kita. Pokok utama disini, adalah perbincangan dua mata antara kita dan  kedua-dua belah keluarga. Mungkin kesilapan yang yang dirasakan kecil  itu,boleh menyebabkan dua keluarga berperang. Berbincanglah dengan nada  merendah diri, akui kesilapan yang dilakukan. Moga dengan kesilapan yang  dilakukan itu, mematangkan lagi kita. Manusia bukan makhluk sempurna,  tetapi ketika melakukan kesilapan itulah yang perlu difikir semula  dimana silapnya selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style=" color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yang  penting disini, sikap berlapang dada kita dalam menilai sesuatu  masalah. Walau sebesar manapun masalah itu, ingatlah , bahawa masalah  itu, pemiliknya Allah. Dia memberikan kita masalah agar kita untuk  menilai kita sejauh mana keimanan kita, sejauh mana kebergantungan kita  kepadanya. Semua benda yang berlaku di atas muka bumi ini, ada sebab  musababnya. Jika kita yakin dengan keputusan Allah, kita yakin dengan  janji Allah, maka di situ kita akan dapat lihat jalan keluar pada setiap  masalah yang timbul. Apa yang penting, cekalkan hati, tingkatkan amal  agar keteguhan hati bertambah dan lapangkan dada dalam menilai sesuatu,  insyaallah, pasti kita akan nampak jalan keluar di dalam kekusutan yang  dihadapi..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;waALLAHualam..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-3864617321243655499?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/3864617321243655499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kahwin-awal-antara-kemahuan-atau-redha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3864617321243655499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3864617321243655499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kahwin-awal-antara-kemahuan-atau-redha.html' title='#KAHWIN AWAL ANTARA KEMAHUAN ATAU REDHA#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-9JcYmusUfZ4/TleBearqsjI/AAAAAAAAATI/VuobbBGkjmI/s72-c/ringz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-8615316223656373467</id><published>2011-08-26T02:54:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T05:31:08.525-07:00</updated><title type='text'>#JANGAN ENGKAU KAHWINI WANITA YANG ENAM#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-MyKTN9Sy1Zw/Tlduc-IwBUI/AAAAAAAAATA/-5_Tn-ppqiE/s1600/sml.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 290px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-MyKTN9Sy1Zw/Tlduc-IwBUI/AAAAAAAAATA/-5_Tn-ppqiE/s320/sml.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645102101927298370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;1- &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Wanita Ananah:-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Wanita yang banyak mengeluh dan mengadu dan tiap saat memperalatkan sakit atau berpura-pura sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;2- &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Wanita Mananah:&lt;/span&gt;-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Wanita yang suka mengungkit-ngungkit terhadap suaminya. Wanita ini sering menyatakan seperti ini: “Aku membuat itu keranamu”.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3- &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Wanita Hananah:-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Wanita  yang menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain, yang  dikahwininya sebelum ini atau kepada anaknya dari suami yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;4- &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Wanita Hadaqah:&lt;/span&gt;-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Wanita  yang melemparkan pandangan dan matanya pada tiap sesuatu, lalu  menyatakan keinginannya untuk memiliki barang itu dan memaksa suaminya  untuk membelinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;5- &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Wanita Baraqah&lt;/span&gt;: -&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;1) Wanita yang sepanjang hari mengilatkan dan menghias mukanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;2) Wanita yang marah ketika makan dan tidak mahu makan kecuali sendirian dan diasingkannya bahagiannya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6- &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Wanita Syadaqah:-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Wanita yang banyak bercakap perkara yang lagha dan lagi membisingkan."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-8615316223656373467?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/8615316223656373467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/jangan-engkau-kahwini-wanita-yang-enam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8615316223656373467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8615316223656373467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/jangan-engkau-kahwini-wanita-yang-enam.html' title='#JANGAN ENGKAU KAHWINI WANITA YANG ENAM#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-MyKTN9Sy1Zw/Tlduc-IwBUI/AAAAAAAAATA/-5_Tn-ppqiE/s72-c/sml.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-1416156515556084139</id><published>2011-08-26T02:43:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:53:17.019-07:00</updated><title type='text'>#MUSLIMAH TAK GUNA#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-BsgOTYSz3eY/Tldsxd81w5I/AAAAAAAAAS4/xzBmXYJqkm0/s1600/DSC03122%2B%25281%2529.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BsgOTYSz3eY/Tldsxd81w5I/AAAAAAAAAS4/xzBmXYJqkm0/s320/DSC03122%2B%25281%2529.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645100255041405842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Kawan-kawan aku pon ada gak yang pakai tudung besar-besar ni, tapi  sekarangkan macam-macam tudung ada. Kau, ni up to date la sikit. Kita  sekarang kena ada style la"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Rungutan berbaur sinis ini masih tidak menggoyangkan rasa cinta aku pada tudung bulat..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"  kesianlah aku tengok kau ni.", sambil tangan beliau mencari-cari tudung  berjenama artis dan menghulurkannya pada ku. Aku ambil, sebagai  menyenangkan hatinya. Ku gantikan tudung bulat yang ku pakai dengan  tudung biru terqouis yang beliau berikan. Memang padan dengan baju  kurung putih berbunga sama warna dengan tudung itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Ish, tak reti la, tudung ni melekat kat badan. Tak selesa la, panas." Terfikir juga, betulkah jawapanku ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Melekat  kat badan? Abes tudung kau tu tergantung ke kat badan kau tu. Tudung  bulat kau yang boleh buat kain kemah tu tak panas ke?".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Huh, berdesing telingaku mendengar kutukan mereka pada tudung kesayanganku itu. Sanggup beliau mengatakan&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;sedemikian  padaku. Apakah kesalahannya tudung bulat ni sehingga ia amat di benci  dipandangan mata muslimat kini. Malah, pemakainya juga tidak terlepas  dari pelbagai fitnah dan cemuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Ish tudung besar tu tah dalam tudung tu macam-macam ada."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Ala tudung melingkup macam cendawan tu datging gak we."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Kawan anak aku, tudung die besar bukan main, berjubah lagi, tup-tup mengandung kau tahu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kami  manusia, wahai saudara-saudaraku. Seperti kata pepatah, "kerna nila  setitik, rosak susu sebelanga". Bukan niat mahu membenarkan yang  salah,cuma tidak perlulah kami sentiasa dicemuh dan dihina. Biarkan  mereka menanggung dosa sebagai munafik,usah kalian menambah pula dosa  kalian dengan mengumpat mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ya!! Kami juga muslimah biasa yang tidak kebal dari dosa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ya! Benar! Kami muslimah tak guna. Kami memang tak guna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kami  memang tidak guna pewarna-pewarna untuk memberi warna pelangi pada  rambut kami, pewarna mata, pewarna pipi malah bibir juga kami tidak  warnakan, kerana pada kami hanya benda buruk yang perlu dicat untuk  menarik orang menatapnya. Kami yakin rambut kami adalah mahkota terindah  yang amat bernilai. Maka, kami jaganya dengan rapi agar tidak rosak di  mamah mentari, dan tidak lapuk disimbahi hujan. Kami baluti ia dengan  rapi agar ia terjaga dan tersimpan untuk menjadi tatapan yang berhak  menatapnya. Kami jauhkan sebarang pewarna di wajah kami kerna kami tidak  mahu menipu sekalian yang menatapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kami juga  muslimah-muslimah tak guna kain sempit untuk membaluti tubuh kami.  Kain-kain jarang pada kami hanya untuk di buat kain langsir yang  fungsinya menghalang cahaya matahari terik, tetapi dalam pada masa yang  sama matahari itu perlu sebagai penyuluh di siang hari dan penyegar  kediaman kami. Andai kain jarang kami baluti tubuh kami, kami juga  membenarkan cahaya matahari menjadi punyuluh badan kami dan menjadi  penyegar mata kalian. Oh tidak, kami bukanlah semudah itu untuk menjadi  tatapan kalian. Kami juga tak guna baju-baju adik kami untuk dibawa  berjalan ke bandar. Kami lebih mengamalkan perinsip yang tua memberi  pada yang muda, bukan membuli yang muda. Jadi, adik-adik kami selalunya  yang meminjam baju kami, dan kami meminjam pada kakak kami dan begitulah  seterusnya. Kerna ini juga baju kami tidak perlulah jarang atau  berlubang-lubang atau senteng ke pusat untuk menyejukkan badan, tetapi  baju yang longgar amat selesa kerana pengudaraanya amatlah baik sekali.  Seperti mana rumah yang besar lebih sejuk berbanding rumah yang kecil  dan sempit. Hal ini juga, dapat memudahkan pergerakan kami dan  membesarkan langkah kami. Tidaklah kami perlukan belahan kain sampai ke  paha untuk melangkah dengan lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sungguh aneh dunia kini,  baju yang cukup sifatnya dikecilkan, dikoyakkan, dibelahkan. Makin  lama, tubuh itu ibarat orang-orang di sawah lagak pakaiannya. Malah,  pakaian orang-orang itu lagi indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ya, kami masih lagi muslimah tak  guna kasut-kasut bertumit tajam, kerna kami saying bumi kami. Bumi ini  juga bernyawa dan pastinya setiap yang bernyawa pasti mempunyai  perasaan. Kami takut kasut tumit tajam kami akn mnyakitkan bumi ini.  Kami sedar satu hari nanti, kami akan berada dalam bumi ini. Kami takut  akan di balas pula perbuatan kami dengan tusukan yang kami sendiri tidak  dapat menanggungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;AURAT. Apa definisinya pada kalian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Ala, pakai tudung dah kira tutup aurat la tu…"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pakai  tudung dan berbaju t-shirt, sudah sempurna tuntutan menutup aurat  kalian? Tudung pendek menampakkan dada itu menutup aurat pada kalian?  Baju jarang dan sempit itu menutup aurat. Itu tidak di sentuh hal seluar  lagi. Aduh, makin sakit mata makcik-makcik yang memandang melihat gaya  seluar yang menjelikkan kini. Untuk apa berbaju jika sudah tahu di mana  tanda lahirnya. Untuk apa berseluar jika mahu diberitahu saiz  pinggangnya. Untuk apa berbaju dan berseluar jika boleh diteka apa yang  ditutupinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Mungkin pada kalian menutup aurat adalah menutupi  keaiban kalian. Tapi pada kami, menutup aurat adalah menutup  bahagian-bahagian terindah pada kami. Yang kami tutup bukanlah rabut  rosak yang penuh dengan kelimumur. Yang kami tutup bukan juga  parut-parut luka jatuh pokok di waktu nakal dahulu. Yang kami tutup  adalah kecantikan yang kami jaga rapi untuk kalian yang berhak  menatapnya. Kami jadikan kalian yang pertama melihatnya, bukan yang ke  25 ataupun yang terakhir setelah puas orang laian menatapnya. Amanah ini  kami jaga kerna pada kecantikan-kecantik an ini juga terletak maruah  kami, maruan ibubapa kami, dan yang paling utama maruah agama kami. Kami  tidak mahu kalian terkeliru dan tertipu dengan identiti kami. Kami  muslimah bukan Harajuku girl, mahupun gadis barat berkulit sawo matang  tapi berambut blonde.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Isu tudung dan aurat ini tidak pernah akan  menjadi isu basi kerna ianya perlu diingatkan selalu. Apa yang kami  perlihatkan pada kalian mungkin pada kalian adalah kehodohan semata,  tapi kami peduli apa, kami tak ingin cantik di mata kalian, tapi kami  mahu cantik di mata ALLAH;KEKASIH awal dan akhir kami...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kita  manusia mudah lupa walaupun sering diberi peringatan. Muslimah perlu  sedar, tugas kalian amatlah besar kerna guru-guru pendidik bangsa,  pemimpin-pemimpin negara, pejuang-pejuang Islam, semuanya akan lahir  dari kalian . Andai kalian rosak, adakah bakal yang lahir dari perut  kalian akan elok? Benar, semuanya adalah ketentuan Allah, dan iman juga  tidak boleh diwarisi, tetapi prevention is better than cure kan…? Cuba  elak sejauh mungkin, berusaha menjadi yang terbaik,seterusnya baru  diserahkan pada sebaik-baik perancang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Andai diri ini tersasar  dari landasan, ringan-ringankanlah tangan kalian untuk memimpinku  kembali ke landasan yang benar. Jangan kalian mengutukkan aku dibelakang  kerna aku tidak dapat mendengarnya. Jangan pula kalian menjauh kerna,  aku juga tidak bisa membaca hati kalian. Aku juga manusia biasa yang  tidak lari dari melakukan kesilapan. Tegurlah aku andai ada yang tidak  enak di mata kalian. Segalanya mungkin ada hikmah kerana itu kita  dituntut untuk saling menasihati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Andai kalian ingin bersahabat  denganku, aku berjanji menjadi sahabat yang terbaik buat kalian, kerna  aku mencintai kalian seperti mana aku mencintai diri aku sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tetapi  andai kalian ingin aku mengikut arus semasa memakai tudung berjenama  selebriti negara, aku rela kehilangan kalian dari kehilangan tudung  bulat. InsyaALLAH.. .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-1416156515556084139?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/1416156515556084139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/muslimah-tak-guna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1416156515556084139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1416156515556084139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/muslimah-tak-guna.html' title='#MUSLIMAH TAK GUNA#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BsgOTYSz3eY/Tldsxd81w5I/AAAAAAAAAS4/xzBmXYJqkm0/s72-c/DSC03122%2B%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-3964642441089902835</id><published>2011-08-26T02:41:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:43:26.450-07:00</updated><title type='text'>#ISTERI YANG CURANG#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-uTx-GGzfCGc/TldqtHDV4MI/AAAAAAAAASw/dbivdm9oD94/s1600/aa.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-uTx-GGzfCGc/TldqtHDV4MI/AAAAAAAAASw/dbivdm9oD94/s320/aa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645097981151928514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Kisah ini saya petik dari suatu laman web… Kisahnya benar² menyentuh  hati. Buat wanita yang bakal bergelar isteri, jadikan kisah ini sebuah  pedoman. Buat lelaki, kisah ini boleh disampaikan buat mereka yang  berkenaan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Akhirnya setelah dua tahun menghilang diri, Normah  kembali ke rumahnya. Seperti dahulu, dia masih cantik bergaya.  Lenggoknya masih gemalai, pinggang masih ramping, gincu masih merah dan  mekap masih tebal. Jika berselisih, aroma pewanginya masih kuat menusuk  hidung. Namun bezanya, Normah kelihatan tidak begitu ceria. Zahirnya dia  begitu anggun tapi wajahnya terlukis warna yang muram dan lesu. Tutur  katanya perlahan dan tidak bermaya seperti orang keresahan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Kenapa  awak balik? Pergilah ikut jantan. Awak tak ada pun saya boleh jaga  anak-anak kita ni!!” jerkah suaminya, Halim sebaik melihat Normah pulang  dengan menjinjing sebuah beg besar.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Normah tidak menjawab kerana  dia tahu, itu memang salahnya. Dia cuma berdiri di pintu dan  menundukkan muka. Halim sebaliknya terus membelasah isterinya itu dengan  kata-kata keras. Sudah lama geram itu menggelodak di hati, lalu&lt;/span&gt;&lt;span style="display: inline; color: rgb(255, 255, 0);" id="fullpost"&gt; inilah masa untuk melepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normah  masih terpaku di muka pintu. Dikesat air mata yang bergenang. Tiada  sepatah perkataan pun di balasnya kata-kata Halim itu kerana hajatnya  pulang bukanlah untuk bertengkar. Hasratnya Cuma satu, untuk pulang ke  pangkuan suami dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika diikutkan hati memang hendak  dihalaunya Normah, tapi disebabkan anak-anak, Halim menahan juga  kemarahannya. Dibiarkan Normah masuk ke rumah yang telah lebih dua tahun  ditinggalkannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Halim, kepulangan Normah tidak membawa  apa-apa erti lagi dalam hidupnya. Malah ia cuma memulakan semula  kekalutan yang sudah dirungkaikannya, mengeruhkan hidup yang mula jernih  dan memarakkan semula api yang telah dipadamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun  dahulu, Normah meninggalkan Halim dan dua anaknya, Iffa, 5, dan Aina,  2.Yang ditinggalkan hanyalah sekeping nota menyatakan yang dia ingin  hidup bersama kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Saya rasa kita dah tak ada  persefahaman lagi. Saya mahu hidup bahagia dengannya” demikian antara  lain nota yang ditinggalkannya untuk Halim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalnya dia dengan  tindakan Normah tidak terkata. Halim akui sejak akhir-akhir ini Normah  sudah berubah. Kalau dulu layanannya begitu baik, sekarang mula dingin.  Pantang silap sedikit, mulalah naik angin. Kata-katanya pula, selalu  saja diiringi sindiran. Sudahlah begitu, sering pula Normah meminta  barang-barang mewah di luar kemampuan Halim. Itulah yang menghairankan  Halim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-kelamaan, Halim terhidu pula berita Normah menjalin  hubungan sulit dengan lelaki berada. Dia ada bertanya tentang hal itu,  namun Normah lantas menafikannya. Walaupun Halim menekannya dengan  cerita dan bukti-bukti, tapi Normah tetap tidak menidakkannya. Malah  dituduh pula suaminya cemburu buta. Nah, sekarang terbukti sudah  kebimbangannya itu. Tapi apa yang boleh dilakukan, nasi sudah menjadi  bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Normah meninggalkannya, hidup Halim tidak terurus.  Terpaksalah dia membesarkan anaknya itu sendirian. Dialah ibu dialah  bapa. Dengan gajinya sebagai penyelia kilang yang tidak seberapa dan  menyewa pula di sebuah rumah di pinggir Kuala Lumpur, tentulah sukar  untuk dia menguruskan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kanak-kanak lain selalu  bertukar pakaian, anak-anaknya dengan baju dua tiga pasang itulah. Makan  yang mewah jauh sekali, kecuali apabila dia mendapat gaji. Rutin  hidupnya, awal pagi menghantar anak-anaknya ke rumah ibunya dan malam  menjemput mereka pulang. Dialah yang memasak dan mengemas rumah.  Kadangkala adik perempuannya turut membantu menguruskan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang  hidupnya sukar, tapi Halim belum tergerak untuk berkahwin lagi.  Baginya, biar susah macam mana pun, semua halangan itu akan  dirempuhinya. Tambahan pula Normah masih tidak diceraikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halim  juga mahu membuktikan kepada Normah bahawa tanpa wnita itu, dia boleh  menguruskan keluarga. Dan juga, kalau kemewahan yang menyebabkan Normah  meninggalkannya, Halim ingin buktikan bahawa tanpa wang yang banyak  sekalipun dia boleh hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tanpa Normah, Halim  mampu membesarkan anak-anaknya seperti ibu bapa lain. Iffa dan Aina juga  kian lama kian melupakan ibu mereka. Malah melihat gambar pun mereka  benci. Bukan Halim yang menghasut tapi kerana Normah sendiri yang bengis  terhadap anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana itulah, kepulangan Normah  membangkitkan semula kemarahan Halim. Tambahan pula Halim mendapati ada  sesuatu yang tidak kena dengan perut Normah. Ia membuncit seperti sedang  hamil. Bagaimanapun dia tidak mahu bertanya kepada wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tempat  awak di sana!” kata Halim menunjukkan Normah ke arah sebuah bilik  kecil. Di dalamnya ada sebuah tilam bujang yang kusam. Bertompok sana,  bertompok sini. “Nak alas, cari sendiri,” kata Halim, lalu menyindir  “itupun kalau awak ingat kat mana nak cari….” Normah ditinggalkan  sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, Normah tidur seorang diri dalam bilik  sempit dan penuh barang-barang. Sementara Halim tidur bersama dua  anaknya di bilik lain. Bila anak-anaknya pulang, Normah cuba membelai  mereka tapi Iffa dan Aina segera menjauhkan diri. Dipujuk dengan  bermacam-macam cara pun tidak berkesan. Terpaksalah Normah membawa diri  ke dalam bilik dan menangis teresak-esak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah keadaan  mereka setiap hari. Normah menjadi orang asing di dalam rumahnya sendiri  sementara Halim meneruskan hidup seperti biasa. Mereka tidur berasingan  dan setiap pagi, anak-anak dihantar ke rumah ibunya tidak jauh dari  situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata telahan Halim tepat. Dari sehari ke sehari  dilihatnya perut Normah semakin membusung. Lain macam bulatnya. Setelah  didesak dan dijerkah berkali-kali, Normah terpaksa mengaku dirinya  berbadan dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku dah agak. Patutlah awak balik…nak suruh aku  jadi bapak pada budak tu, kan? Nak jadikan aku pak sanggup?” Halim  melepaskan paku buah keras. “Bukan macam tu bang, saya…” tapi belum pun  sempat Normah menghabiskan cakap, Halim memintas ” Saya apa?! Saya tak  buat benda tak senonoh tu? Budak tu anak aku? Tolong sikit….bila masa  aku sentuh badan kau tu? Hah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi menutup malu, Normah memakan  makanan yang tajam, pedas dan berasid untuk menggugurkan kandungannya,  tetapi gagal. Perutnya terus-menerus membesar. Gagal cara itu, dia pergi  ke klinik swasta pula. Bagaimanapun doctor tidak mengizinkan kerana  risikonya terlalu tinggi. Kata doktor, kandungannya sudah besar dan jika  digugurkan, ia boleh mengundang maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin hari jiwa Normah  semakin tertekan. Perut kian memboyot sedangkan anak dan suami pula  tidak menghiraukan kehadirannya. Dia menjadi melukut di tepi gantang  dalam rumah sendiri. Suami menjauhkan diri bila hendak mengadu dan anak  pula tidak menganggapnya ibu untuk mereka bermanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada  jalan lain, Normah meminta Halim menghantarkan dia ke rumah ibunya.  Tentu saja Halim tidak membangkang. Memang itu yang dia mahukan. Namun  sambutan ibu bapanya juga mengecewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dua tahun kamu  tinggalkan suami dan anak, tiba-tiba baru dua bulan balik perut kamu dah  besar macam ni. Huh…memang patut pun Halim buat macam ni. Kamu derhaka  pada dia!” kata bapa Normah, Haji Shafie bila mendapati anaknya itu  hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sehari ke sehari tekanan perasaannya tambah menebal.  Ia kian merundung bila tumbuh pula cacar di badannya. Dari kecil ia  membesar, dan dari sebiji-sebiji ia merata memenuhi badan. Di dalam  cacar itu, menguning nanah busuk dan jelik baunya. Pada waktu yang sama,  Normah mengidap darah tinggi pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan perasaan yang  melampau itu menyebabkan Normah dibawa oleh ibu bapanya berjumpa dengan  pakar jiwa. Bermacam-macam ubat dan rawatan diberikan tapi ternyata  begitu sukar untuk dia dipulihkan. Disebabkan badannya terlalu lemah,  doktor mencadangkan supaya Normah bersalin melalui cara pembedahan  apabila usia kandungannya mencecah tujuh bulan lebih sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  waktu yang ditetapkan, Normah dimasukkan ke wad. Seminggu sebelum  dibedah, dia mula meracau-racau dan meraung. Bermacam-macam  dijeritkannya tanpa hujung pangkal. Dimaki hamunnya emak dan ayah serta  jururawat yang datang. Kemudian Normah menangis pula hendak balik dan  melihat anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan yang kritikal itulah ayahnya,  Pak Cik Shafie menelefon saya dan menceritakan keadaan anaknya itu  secara ringkas. ” Pak cik tak mahu nak salahkan sesiapa. Dua-dua ada  buat silap. Tapi sekarang ni pak cik minta ustaz usahakanlah ubat anak  pak cik tu,” katanya. Daripada suaranya itu saya tahu dia sedang menahan  sebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya di Sarawak sekarang ni pak cik. Dua hari lagi saya  balik. Tapi buat sementara ni, usahakan baca Yasin dulu. Bila saya balik  nanti, saya terus ke sana,” jawab saya. Sekembalinya ke Semenanjung  saya terus menziarahi Normah. Keadaannya sama seperti yang diceritakan  oleh bapanya.Mengerang kesakitan, meracau, meronta-ronta, dan bercakap  tidak keruan. Keadannya ketika itu memang menyedihkan kerana dalam  keadaan perut memboyot dia meraung seperti hilang akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  timbul pertanyaan di fikiran saya selepas dibacakan Yasin, keadaan  Normah bertambah buruk. Keadaanya ibarat mencurah minyak ke api, makin  disiram makin besar maraknya. Ibu bapa dan adik beradik Normah menangis  milihat keadaan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak cik mana suami dengan anak-anaknya?” saya bertanya bila melihat suami dan anak-anak Normah tidak menziarahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”  Itulah yang saya nak cakap pada ustaz. Saya dah pujuk, rayu dia  datanglah tengok anak saya ni. Kata saya, walau besar mana pun dosa anak  saya, kalau dia menderhaka sekalipun, tapi dalam keadaan macam ni  bukankah elok kalau dia di ampunkan? Tapi dia tak mau. Jengah pun  tidak,” kata Haji Shafie kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia marah lagi agaknya,” saya menyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya  tau… kalau jadi pada kita pun kita marah. Saya bukanlah nak salahkan  dia, tapi yang sudah tu sudahlah. Anak saya pun bersalah, saya mengaku,”  tambah Haji Shafie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau macam tu,” tambah saya,” bawa saya jumpa menantu pak cik tu. Insya-Allah kita sama-sama pujuk dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dipersetujui, beberapa hari kemudian saya dibawa oleh Haji Shafie berjumpa dengan menantunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang sudah tu sudahlah Lim, ampunkanlah dia. Normah tengah tenat tu,” Haji Shafie merayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”  Dua tahun dia tinggalkan kami anak beranak. Balik-balik,  mengandung…suami mana yang tak marah, ayah ?. Mana saya nak letak muka  saya ni ? Dayus, pucuk layu , tak ada punai, tak tau jaga bini,  macam-macam lagi orang hina saya…’ tambah Halim melepaskan segala yang  terbuku di hati. Bermacam-macam lagi di rungutkan hingga tidak sanggup  kami mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ayah faham perasaan kau. Ayah tau Normah  yang salah, derhaka pada kau , tapi dia tengah tenat sekarang ni,” Haji  Shafie merayu lagi , Halim tidak menjawab sepatah pun Nafasnya saja yang  turun naik manakala muka merah padam menahan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila  keberangan nya semakin reda saya menasihatkan Halim supaya melupakan  perkara yang telah berlalu itu. “Mengampunkan orang lain lebih baik  daripada membalas dendam . Isteri awak menderita sekarang ini pun sebab  dia sudah sedar dengan kesalahan dia, jadi eloklah awak maafkan,” kata  saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya ..hadis dan firman Allah berkaitan …Ternyata  Halim sudah berpatah arang berkerat rotan . ” Saya tak akan jenguk dan  saya tak akan ampunkan dia. Isteri durhaka ! ” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah  hari Normah di bedah , Halim langsung tidak menjengukkan mukanya. Iffa  dan Aina juga di larang daripada menjengah ibu mereka. Bagaimanapun , di  sebabkan keadaan Normah yang tenat, makan minum tidak menentu , bayi  yang di lahirkannya meninggal dunia beberapa hari kemudian. Normah pula  sejak sedar daripada pembedahan semakin teruk jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap  hari, terutamanya tengah malam dan senja dia akan meracau. Yang  mengaibkan , racauannya kini mendedahkan segala pelakuan jelik yang di  lakukannya selama meninggalkan Halim dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antaranya,  Normah menceritakan yang dia telah mengikut lelaki hingga ke Siam dan  kemudian hidup seperti suami isteri. Selepas berpisah dengan lelaki itu,  dia bersekedudukan pula dengan lelaki lain. Tidak kurang dengan tiga  lelaki telah dia berzina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Abang..ampunkanlah saya. Saya derhaka, saya jahat, saya malukan abang…maafkanlah saya…”dia terus menangis dan meratap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap  hari bermacam-macam rahsia di dedahkannya; tentang tempat-tempat  maksiat yang pernah dia pergi bersama teman lelaki, kawan-kawan lain  yang sama saja perangai dengannya juga kekecewaannya bila dipermainkan  lelaki-lelaki terbabit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Abang, Iffa, Aina…marilah tengok emak .  Emak tak jahat lagi,. Emak nak jadi baik. Emak nak jadi lawa, pandai,  suka masak, kita pergi sungai…” ratapnya lagi bercampur dengan kata-kata  yang melalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat hendak di gambarkan bagaimana malunya  Haji Shafie dan isterinya setiap kali Normah menelanjangkan keburukannya  sendiri. Berbagai-bagai cara mereka lakukan supaya Normah berhenti  meracau seperti menutup mulut, memujuknya diam dan kadangkala turut sama  bercakap supaya orang-orang di sekeliling tidak mendengar , tetapi  usaha itu tidak berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir sebulan Normah  mendedahkan kecurangannya, keadaan wanita itu bertambah parah. Tekanan  darahnya menurun dan kerap tidak sedarkan diri. Badannya yang kurus  makin melidi kerana Normah tidak mahu menjamah makanan. Yang di lakukan  sepanjang hari hanyalah menangis dan meminta ampun kepada Halim. Setelah  itu dia kembali terkulai tidak sedarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haji Shafie sekali lagi menemui saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ustaz  pujuklah menantu saya tu. Mintalah dia datang jenguk Normah dan  ampunkan lah kesalahan dia. Memang anak saya bersalah , tapi dalam  keadaan sekarang, Cuma keampunan suami saja yang boleh selamatkan dia,”  kata haji Shafie. Isterinya sejak tadi saya tengok tiada berhenti-henti  mengesat air mata .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Kalau begitu, mari kita pergi jumpa Halim,” kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas  kami memujuknya . Alhamdulillah, setelah berbagai-bagai alasan di beri,  akhirnya Halim bersetuju. Bagaimanapun saya lihat dia seperti terpaksa  saja. Langkahnya berat dan nampak kurang ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sudahlah Lim,  lupakan yang lepas-lepas. Buangkan dendam, gantikan dengan kemaafan.  Insya-Allah, semua pihak akan dapat keberkatanNya,” kata saya semasa  Halim hendak memasuki kereta. Dia cuma tersenyum tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi terpandang saja Halim datang menjenguk, Normah dengan suara yang amat lemah memohon maaf kepada suaminya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sa..sa..ya  der…haa..ka pada abaaaang..” katanya antara dengar dengan tidak. Sambil  air mata jatuh berlinangan , dia mengangkat tangannya untuk meminta  maaf, tapi terlalu sukar. Ibunya cepat-cepat membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yalah…”jawab Halim perlahan lantas menyambut tangan Normah. Reaksinya masih tawar. Dia belum benar-benar ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petang  itu kami bersama-sama membacakan surah Yasin dan ayat-ayat suci  al-Quran untuk Normah yang kelihatan semakin teruk. Bagaimana pun bila  Normah meminta ampun sekali lagi, saya lihat Halim semakin ikhlas  menyambutnya. Saya tersenyum. Mungkin hatinya sudah sejuk melihat  penderitaan Normah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih kurang pukul 5.00 petang saya meminta  diri kerana ada urusan penting. Sebelum pulang saya berpesan; ” Lim,  sekarang ni awak saja yang boleh selamatkan Normah. Dia harapkan sangat  keampunan daripada awak. Selepas itu, serahkan kepada Allah. Kalau  sembuh, alhamdulillah, kalau tidak biarlah dia pergi dengan aman “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Terima kasih ustaz,” balas Halim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu  kemudian Halim datang ke rumah saya dan memaklumkan bahawa Normah telah  meninggal dunia. Bagaimanapun, dia membawa juga kisah yang menginsafkan  mengenai pemergian Normah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ustaz,” Halim memulakan ceritanya,  “Malam tu Cuma tinggal saya dan anak-anak saja duduk di tepi Normah. Ibu  dan bapa dia ke kantin untuk makan. Bila saya bacakan Yasin , saya  tengok air mata arwah mengalir setitik demi setitik. Saya tau dia  benar-benar insaf dengan kesalahannya dulu, curang pada saya, derhaka  pada suami, tinggalkan anak-anak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampai di ayat salamun qaulam  mirrabir rahim, saya ulang tiga kali. Setelah habis, saya usap dahi  arwah. Saya lakukannya dengan ikhlas sebab tidak sampai hati tengok hati  dia menderita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Setelah menciumnya tiga kali tiba-tiba dia  nazak. Nafasnya di tarik dalam-dalam tapi nampak susah sangat. Sekejap  kemudian nafasnya laju, tapi lepas itu lambat betul. Saya cemas. Dah  dekat ke?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiba-tiba Aina menangis Entah apa yang di gaduhkan  dengan kakaknya saya pun tak tau . Kuat betul dia menangis sampai saya  tak sanggup nak dengar. Berbelah bagi juga sama ada antara anak dan  isteri yang tengah sakit, tapi bila fikirkan tangisan budak itu  mengganggu pesakit lain, saya terus ambil Aina dan pujuk dia. Susah pula  nak pujuk dia hari tu sampai terpaksa dukung dan bawa ke luar wad.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun bila kembali ke wad, saya dapati Normah dah tidak bernafas lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Luka  memang berdarah lagi, ustaz, tapi bila dia meninggal tanpa ada  sesiapapun di sebelahnya, menitis juga air mata saya. Yalah, kalau orang  lain pergi dengan baik, ada orang tolong bisikan syahadah, bacakan  Yasin, dia pula pergi macam tu. Agaknya itulah balasan untuk isteri yang  derhaka ‘.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup menginsafkan, kan? Ambil iktibar dan sampaikanlah pada yang lain. Wallahualam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-3964642441089902835?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/3964642441089902835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/isteri-yang-curang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3964642441089902835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3964642441089902835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/isteri-yang-curang.html' title='#ISTERI YANG CURANG#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-uTx-GGzfCGc/TldqtHDV4MI/AAAAAAAAASw/dbivdm9oD94/s72-c/aa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-5842750294187079051</id><published>2011-08-26T02:35:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:40:58.766-07:00</updated><title type='text'>#AIR MATA#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ot8GIMRLoAo/TldqC4utuzI/AAAAAAAAASo/HxNrQ_gipfk/s1600/airmata.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 196px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ot8GIMRLoAo/TldqC4utuzI/AAAAAAAAASo/HxNrQ_gipfk/s320/airmata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645097255752809266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Salam kalian semua teman-teman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Rasullulah bersabda, “Tiada suatu  yang lebih kusukai dari dua tetesan, yaitu titisan darah yang tumpahan  darah karena jihad fisabilillah dan titisan air mata yang mengalir  karena rasa takut dan rindu kepada Allah” (HR Turmudzi). Dalam riwayat  lain, “Tiada setetes yang lebih disukai Allah ‘Azza wajla daripada  setitis darah di jalan Alla”. (HR Aththahawi). Betapa mahalnya titisan  air mata yang mengalir itu karena ibadah, titisan air mata itu menjadi  benda berharga. Di tengah-tengah kehidupan yang serba mekanis dan  teoritis, fatwa-fatwa pun sudah tidak terdengar bijak dan nyaman untuk  didengar kita. Fatwa itu tidak menyentuh lagi, karena banyak yang  diobral dan menggombal, bahkan diintrik-intrik oleh muatan politik.  Hampir saja kita kehilangan potensi diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Di tengah-tengah  kehidupan itu, pernahkah kita, barang sekali, menjerit, menumpahkan air  mata ketika kita bangun di tengah malam, mengadukan hidup yang penuh  dengan nista dan dosa ini kepada Dia yang Maha Rahmat? Ibarat tanah yang  gersang, padang yang kering semua, tetumbuhan yang layu, maka datanglah  rintik hujan jatuh dari langit, begitulah air mata penyesalan, air mata  kerinduan, air mata manusia yang tawadhu’ dan para penaka yang  bertaubat, bagaikan menghapus ‘kegersangan’ jiwa yang nista tadi. Jiwa  yang layu menjadi tegak dan tumbuh kembali optimisme, kegelisahan qalbu  yang gersang dengan bergagai nista, kini pupus, bagaikan&lt;/span&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; debu-debu yang hanyut terbawa arus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Rasullulah  S.A.W.. kekasih Allah, merengguk menumpahkan air mata, karena penuh  harap untuk jumpa denga-Nya? Sayyidina Abu Bakar ash-Shidiq ra.  senantisa menangis ketika menegakkan shalat? Mereka adalah manusia  pilihan Allah. Mereka adalah orang-orang yang punya derajat tinggi di  depan Allah.Dalam Suatu hadis seusai shalat (fardu) Rasullullah S.A.W..  beristighfar kepada Allah tiga kali, “Ya Allah Engkau Maha Pemberi  ketentraman dan perdamaian. Dari Engkaulah datangnya ketentraman dan  perdamaian, wahai Rabb yang Maha Memiliki keagungan dan kemulyaan.”  (H.R.Muslim) .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Bagaimana dengan kita? Pernahkah kita seperti  manusia pilihan Allah itu? Tatkala kita lahir, kita menangis dan  orang-orang di sekeliling kita tertawa terbahak-bahak bahagia karena  menyambut kedatangan kita, maka ketika kita mati nanti, jadikanlah kita  tertawa bahagia karena akan jumpa dengan Allah Sang Maha Kekasih,  walaupun orang-orang yang kita tinggalkan menangis pilu karena  kehilangan anggota keluarga yang mereka cintai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sesungguhnya,  menangis di dunia itu lebih baik bagi kita ketimbang kita menangis di  akhirat nanti. Sebab itu, sudah sepantasnyalah setiap kita waspadai  diri, agar kita terhindar dari kegersangan jiwa yang nista, agar kita  terhindar dari tipe manusia yang tidak tahu bertaubat. Padahal  Rasulullah bersaba, “Tidak akan masuk ke dalam neraka seorang yang  menangis karena takut kepada Allah” (HR.Tirmidzi dan Abu Hurairah ra).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kita  mengarungi samudra dunia, bukan untuk tenggelam terpikat oleh ilusi  fatamorgana. Kayuhlah biduk kehidupan kita, dan seberangi samudra dunia  untuk mencapai tujuan abadi surgawi. Kerahkan seluruh potensi untuk  tetap survive dalam perjuangan menembus badai samudra, sesekali kita  boleh menyelam, tetapi ingatlah! Tujuan kita bukan untuk mati tenggelam,  tetapi tujuan kita yang hakiki adalah mencapai pantai kebahagiaan  sebagai ultimate goal dari segala makna yang kita berikan untuk  kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kita tengok wajah kita setiap hari di muka cermin,  bersolek dan hiasi tubuh kita, tetapi jangan lupa menengok pigura ruhani  kita. Hiasi dan percantik qalbu itu, adakah hari ini iman kita lebih  baik dari hari kemarin? Adakah prestasi amal kita lebih baik menyongsong  hari-hari yang semakin singkat dan pendek. Lahir, hidup, mati, kemudian  dilupakan orang! Tergolek abadi menanti pengadilan akhir dari kehidupan  yang panjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ya Allah apa yang telah diperbuat oleh hamba  selama ini? Jawabannya ada dalam dada masing-masing. Apakah hamba hanya  mengumpukan dosa dan menanti kematian? Jawabannya, entahlah, hati kita  yang menjawab dengan lancar walaupun lidah terdiam malu. Anas ra.  berkata, “Pada suatu hari, Rasullulah Saw. berkhutbah, belum pernah saya  mendengar khutbah seperti ini, lalu beliau bersabda, ‘Andaikan kamu  mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa dan  lebih banyak menangis.’ Mendengar ucapan Rasullullah ini, seluruh  sahabat menutup mukanya masing masing sambil menangis tersedu-sedu”  (HR.Bukhari- Muslim).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Alah berfirman dalam QS an-Najm ayat 59-60,  “Apakah setelah mendengar keterangan ini, engkau merasa heran lalu  tertawa dan tidak menangis?” Selanjutnya dalam QS al-Isra: 109, Allah  berfirman, “Dan sujudlah/tersungkur lah mereka sambil menangis, dan  mereka bertambah khusuk.” Oleh sebab itu, menangislah sebelum datang  hari dimana engkau akan ditangisi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-5842750294187079051?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/5842750294187079051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/salam-kalian-semua-teman-teman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5842750294187079051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5842750294187079051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/salam-kalian-semua-teman-teman.html' title='#AIR MATA#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ot8GIMRLoAo/TldqC4utuzI/AAAAAAAAASo/HxNrQ_gipfk/s72-c/airmata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-1179030284910571568</id><published>2011-08-26T02:18:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:26:34.248-07:00</updated><title type='text'>#CEMBURU DAN BIDADARI#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-L3sut4qHDME/TldlnAWTtqI/AAAAAAAAASg/rEkALQBOLes/s1600/ring.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-L3sut4qHDME/TldlnAWTtqI/AAAAAAAAASg/rEkALQBOLes/s320/ring.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645092378715076258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kisah ini saya ambil dari salah seorang sahabat.Mungkin bahasanya agak keterlaluan.Namun apa yang penting,kita mengambil 'ibrah untuk kita jadikan panduan..selamat berhibur dalam taman ilmu^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Ustaz, boleh tak kalau di syurga nanti, saya tak nak suami saya ada&lt;br /&gt;bidadari?”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Soalan ini pernah dikemukakan oleh seorang wanita (entah datin mana tah),&lt;br /&gt;sewaktu sesi soal jawab dalam satu kuliah (kalau aku tak silap, oleh Ustaz&lt;br /&gt;Dato Abu Hassan Din Al-Hafiz), pada sekitar awal 90-an.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Jawapannya nanti dulu. Aku nak bincang hal yang lebih penting. Haha..&lt;br /&gt;&lt;span id="more-298"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Datin tersebut wajar diberi ucapan syabas kerana berani menyuarakan apa&lt;br /&gt;yang terbuku di kalbu ramai wanita. Tapi pasti kebanyakannya tak tergamak&lt;br /&gt;nak luahkan perasaan tu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Mmm..nampaknya sampai begitu sekali kaum wanita ni meluat dengan bidadari&lt;br /&gt;syurga. Aku guna perkataan ‘meluat’ sebab aku rasa inilah istilah yang&lt;br /&gt;paling sopan. Mungkin ada yang sampai rasa benci bila mendengar perkataan&lt;br /&gt;‘bidadari’, aku tak nafikan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Apa puncanya sampai jadi macam tu?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Penjelasan yang paling mudah, sebab cemburu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Penjelasan yang lebih mendalam; sebab wanita sebegitu menyangka bahawa&lt;br /&gt;suaminya adalah MILIK mutlak si isteri. Sebagaimana miliknya terhadap&lt;br /&gt;kereta Mercedesnya dan rumah banglonya. Tak mahu KONGSI dengan orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Aku pernah menghadiri majlis ilmu yang dianjurkan satu jemaah&lt;br /&gt;tabligh..ustaz yang sedang memberi amanat kepada bakal-bakal da`ie itu ada&lt;br /&gt;menyebut, “Jangan sekali-kali ceritakan mengenai bidadari apabila anda sedang&lt;br /&gt;membicarakan tentang nikmat syurga di khalayak yang ada wanita&lt;br /&gt;menghadirinya. Dikhuatiri jika anda tidak bersedia dengan ilmu yang cukup,&lt;br /&gt;majlis ilmu itu akan hanya menimbulkan rasa benci di kalangan wanita yang&lt;br /&gt;masih lemah imannya..”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Fuhh~! Sampai begitu sekali rupanya. Dahsyat..&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Aku tak sangka sampai begitu sekali, hingga ‘pantang’ disebut tentang&lt;br /&gt;bidadari di depan wanita.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tapi..Dalam Al-Qur’an kan bidadari disebut tanpa berselindung?&lt;br /&gt;Ohoho…mungkin tak apa la sebab kebanyakan wanita di luar sana tak faham&lt;br /&gt;pun bila mendengar atau membaca Qur’an.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Habis, nak biarkan macam tu je? Biarkan je wanita ‘bermusuh’ dengan&lt;br /&gt;bidadari? Tak ada cara nak ‘mendamaikan’ dua golongan ni ke?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Biar aku beritahu apakah jawapan ustaz yang awal tadi.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Di syurga nanti, selagi puan tak berenggang dengan suami puan, suami puan&lt;br /&gt;seakan-akan tak nampak pun bidadari. Tak perlu lah puan risau sangat. Yang&lt;br /&gt;penting sekarang, usahakan agar puan bersama suami dapat menjadi ahli&lt;br /&gt;syurga. Kalau isteri terpaksa masuk neraka buat sementara, dan suami yang&lt;br /&gt;masuk syurga dulu, saya tak jamin la bidadari tak ganggu dia..” Padat dan&lt;br /&gt;bersahaja jawapan yang diberikan ustaz, disambut gelak ketawa hadirin. Si&lt;br /&gt;datin tunduk sambil tersenyum kelat.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Hmm..kenapa suami tak nampak bidadari bila isterinya ada? Sebab wanita&lt;br /&gt;ahli syurga kelak akan dijadikan oleh Allah sebagaiketua bidadari.&lt;br /&gt;Hebatnya kecantikan ketua bidadari ni, adalah ibarat cahaya bulan&lt;br /&gt;mengambang penuh di musim panas. Para bidadari yang lain pula ibarat&lt;br /&gt;bintang-bintang yang bertaburan di sekelilingnya. Hanya menyerlah tika&lt;br /&gt;bulan menyepi.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maka apabila Ketua Bidadari itu hadir, si suami seolah-olah terpukau, dan&lt;br /&gt;bidadari yang lain seakan tak kelihatan, ataupun nampak kecil saja. Macam&lt;br /&gt;gadis jelita dikelilingi budak-budak tadika. Tentu saja fokus si suami&lt;br /&gt;takkan beralih dari melihat isterinya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Hebat kan? Tapi macam mana kalau tiada bidadari langsung? Kan lagi bagus&lt;br /&gt;kalau tiada saingan?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tidak juga.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Andai tiada bidadari, maka cantiknya Ketua Bidadari umpama bulan penuh di&lt;br /&gt;langit yang kosong. Kejelitaannya jadi kurang menyerlah kerana dia cantik&lt;br /&gt;sorang-sorang, tak ada siapa yang kurang dari dia, jadi pada siapa dia nak&lt;br /&gt;dibandingkan? Pada jiran di mahligai bersebelahan yang jaraknya sejauh&lt;br /&gt;mata memandang?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Wahai wanita penghuni syurga; anda sama cantik saja dengan Ketua Bidadari&lt;br /&gt;yang lain. Tak berapa seronoklah. Anda hanya paling cantik di mata suami&lt;br /&gt;anda. Begitu juga Ketua Bidadari yang menjadi jiran anda, tercantik di&lt;br /&gt;mata suaminya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Satu perkara lagi, para bidadari syurga adalah penghuni asal yang telah&lt;br /&gt;Allah tempatkan di situ. Mereka penduduk asal syurga. Tak bolehlah nak&lt;br /&gt;halau mereka pula. Nanti mereka mengadu pada Allah. Mereka tidak pernah&lt;br /&gt;berbuat dosa, taraf mereka seakan malaikat yang sentiasa makbul doanya.&lt;br /&gt;Cuma mereka ini Allah kurniakan nafsu sebagaimana manusia. Tetapi nafsu&lt;br /&gt;mereka bersih (tidak takabbur terhadap Allah) dan tidak terhijab.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dalil tentang mereka mempunyai nafsu, dalam surah Al-Waqi`ah ada ayat yang&lt;br /&gt;berbunyi `uruban atraaba, yang apabila diterjemahkan bermaksud:&lt;br /&gt;“sentiasa merindui (suami mereka yang berada di dunia) dan muda belia usia&lt;br /&gt;mereka”.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Di dalam bahasa Arab, kalimah `uruban juga bermaksud berahi berpanjangan.&lt;br /&gt;Dalam istilah yang agak kurang sopan (minta maaf), mereka ini sentiasa&lt;br /&gt;merindui jimak. Saya mohon maaf sekali lagi, tapi wanita dengan sifat&lt;br /&gt;sebeginilah yang diidamkan oleh hampir semua lelaki. (ah..aku rasa bukan&lt;br /&gt;HAMPIR semua, tapi memang SEMUA lelaki normal macam tu).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tentang pengertian kalimah atraaba pula, nantilah bila ada masa yang&lt;br /&gt;sesuai aku huraikan dalam artikel yang khusus tentang bidadari..for guys&lt;br /&gt;only. ;-j&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;—&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Baiklah. Anda dah nampak, cara untuk mengelakkan suami anda dari melayani&lt;br /&gt;bidadari, ialah dengan sentiasa ada di sisi suami. Senang saja bukan?&lt;br /&gt;Barulah bidadari lain tak ‘kacau daun’.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Betul?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tapi adakah anda pasti?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Kita rujuk sebuah hadith yang menceritakan tentang keadaan penghuni&lt;br /&gt;syurga;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Para Sahabat bertanya, adakah penghuni syurga melakukan jimak, dan&lt;br /&gt;bagaimanakah keadaan mereka? Dijawab oleh Rasulullah, “Benar. Oh, sungguh&lt;br /&gt;hebat sekali. Tenaga dan kenikmatan mereka Allah gandakan kepada seratus,&lt;br /&gt;dan mereka sekali pun tidak akan merasa letih.” ~au kama qaal&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Hmm. Maknanya, kalau Ketua Bidadari tak mahu berenggang dengan suami, maka&lt;br /&gt;alamatnya tak keluar dari bilik la. Layanlah sampai dia puas.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Tak kisah, janji dia tak layan bidadari..” mungkin itu jawapan seorang&lt;br /&gt;wanita.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Saya beritahu lagi; Ahli syurga juga tidak tidur, kerana terdapat hadith&lt;br /&gt;yang menyatakan bahawa “tidur itu saudara mati, maka ahli syurga tidak&lt;br /&gt;memerlukan kepada tidur, tidak mengantuk, dan tidak letih, lapar, atau&lt;br /&gt;dahaga..”. (au kama qaal)&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Jenuh la kali ni tak turun-turun dari katil. Sanggupkah anda? Berapa&lt;br /&gt;minggu anda sanggup? Berapa tahun? Berapa dekad? Berapa kurun?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Jika di hati anda terdetik rasa bosan, para bidadari di luar bilik akan&lt;br /&gt;mengetuk pintu sambil bertanya bilakah gilirannya akan sampai. “Ketua!&lt;br /&gt;Biar kami pula ambil alih!” …mungkin itu yang mereka kata.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Biarlah diorang menunggu kat luar..aku takkan tinggalkan suami aku!”&lt;br /&gt;Mungkin ada wanita yang berfikir begini.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Izinkan saya bertanya lagi; “Tak nak pergi shopping ke?” ; )&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Eh, shopping? Shopping apa? Kat mana?”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Mafhum daripada beberapa hadith yang mutawatir,&lt;br /&gt;Pada setiap Jumaat Allah adakan suatu ‘pasar’ di syurga. Di pasar inilah,&lt;br /&gt;ahli syurga diberi nikmat terbesar antara segala nikmat di syurga, iaitu&lt;br /&gt;diizinkan melihat kepadaNya. Tiada satu pun ciptaanNya yang mengatasi&lt;br /&gt;keindahan Sang Pencipta, Rabbul Jalil yang bersifat Al-Jamiil.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dan di ‘pasar’ syurga inilah Allah sediakan segala pakaian, makanan, dan&lt;br /&gt;perhiasan (barang kemas dan aksesori) yang berbagai-bagai rupa, beraneka&lt;br /&gt;warna dan bentuk.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ahli syurga cuma perlu melihat kepada contoh ‘produk’ yang dipamerkan,&lt;br /&gt;niatkan “Aku mahu yang ini!”; maka dengan serta-merta benda itu sudah&lt;br /&gt;dipakai di tubuhnya. Boleh juga meminta seperti itu apabila terlihat ada&lt;br /&gt;ahli syurga yang lain, memakai sesuatu yang menarik perhatiannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Kenapa perlu ada pasar? Kan boleh minta saja dari dalam bilik?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Perlunya ada pasar ini kerana ahli syurga ketika itu dah tak tahu apa lagi&lt;br /&gt;yang mahu diminta, kerana terlalu lama dan banyaknya nikmat yang&lt;br /&gt;diperolehi mereka.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ibarat anda dah dapat semua file/software yang anda ingini, sampai anda&lt;br /&gt;tak tahu nak download software/file apa lagi di internet. Dah tak tahu nak&lt;br /&gt;’search’ apa, sampai termenung di depan superkomputer yang terhebat dan&lt;br /&gt;terlaju di dunia, milik anda. Lebih kurang macam tu la ibaratnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maka di ‘pasar’ syurga inilah terdapat pakaian dan barang kemas serta&lt;br /&gt;aksesori wanita (dan lelaki) dalam ‘rekabentuk terbaru’…’latest design’&lt;br /&gt;kata sesetengah orang. Sebab itu ahli syurga tidak akan merasa jemu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dan apa yang paling hebat, semua yang ada di pasar ini adalah PERCUMA!&lt;br /&gt;Ibarat Ivana Trump pergi shopping di HyperMall milik ayahnya yang asyik&lt;br /&gt;pecat orang (”you’re fired!”). Tapi di syurga pastinya berjuta-juta-juta&lt;br /&gt;kali lebih mewah. Dan anda kekal muda selama-lamanya, tak macam minah&lt;br /&gt;saleh tu..&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Di pasar syurga tu, semua benda yang menyenangkan hati anda boleh&lt;br /&gt;didapati. Niat saja nak pakaian baru, anda akan tiba di Department Pakaian&lt;br /&gt;Wanita.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Handbag LV (Louis Vuitton) ada ke?” ..cheh. Ada sorang minah yang baca&lt;br /&gt;artikel ni boleh terfikir nak tanya camni..&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Begini sajalah. Biar saya bacakan mafhum sebuah hadith lagi.&lt;br /&gt;“Jannah itu ialah satu kawasan yang tersangat luas. Terdapat lembah,&lt;br /&gt;sungai, pohon, dan bukit. Tanah di tengah-tengahnya yang paling tinggi,&lt;br /&gt;dan Al-Firdaus berada di tempat yang paling tengah dan paling tinggi”.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;belum habis lagi..ada sambungan hadith ni;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;“Keseluruhan syurga itu terdapat seratus tingkat. Pada tingkat yang&lt;br /&gt;terendah dan pertama, kesemua sudu senduknya, gelas pinggannya, kerusi&lt;br /&gt;mejanya diperbuat daripada perak. Tingkat yang kedua, semua sudu&lt;br /&gt;senduknya, gelas pinggannya, kerusi mejanya daripada emas; pada tingkat&lt;br /&gt;yang ketiga, sudu senduknya, gelas pinggannya, kerusi mejanya daripada&lt;br /&gt;yaqut, lu’lu’ dan zabarjad (batu-batu permata yang mahal), dan pada&lt;br /&gt;sembilan puluh tujuh tingkat lagi hanya Allah yang mengetahuinya. Jarak&lt;br /&gt;antara satu tingkat dengan tingkat yang lain adalah sejauh jarak langit&lt;br /&gt;dan bumi.”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Rasulullah hanya sempat meninjau tiga tingkat yang pertama sahaja sewaktu&lt;br /&gt;isra’ dan mi`raj.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Syurga tingkat pertama yang terendah adalah untuk ahlul fitrah, manusia&lt;br /&gt;yang tidak pernah beriman tetapi seruan tauhid tidak pernah sampai kepada&lt;br /&gt;mereka ketika hidup di dunia dahulu. Mereka diizinkan masuk ke syurga&lt;br /&gt;setelah selesai menjalani qisas di mahsyar, jika mereka ada menzalimi&lt;br /&gt;sesama mereka. Inilah tanda betapa Maha Pemurahnya Allah Yang Maha Adil,&lt;br /&gt;tidak menzalimi seorangpun hambaNya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tingkat pertama ini juga adalah untuk para muallaf yang hanya sempat&lt;br /&gt;mengucapkan syahadah tanpa satu pun amalan baik, dan tiada satu pun&lt;br /&gt;kalimah Allah yang sempat dipelajarinya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maka sekiranya kita umat Islam ini berjaya ke syurga, tempat kita adalah&lt;br /&gt;bermula dari tingkat yang kedua, atau lebih tinggi lagi. Tingkat kedua,&lt;br /&gt;barang-barang perkakas dapur serta perabutnya diperbuat daripada emas.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Saya tanya; Di dunia sekarang (di bumi) ini, adakah pakaian dan barang&lt;br /&gt;kemas kita diperbuat daripada bahan yang serupa dengan bahan membuat&lt;br /&gt;perabut dan peralatan dapur?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Anda tahu jawapannya ialah tidak. Bahan untuk pakaian dan perhiasan kita&lt;br /&gt;lazimnya mestilah lebih mahal daripada bahan membuat perabut dan perkakas&lt;br /&gt;dapur.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ertinya, bila sudu dan meja pun diperbuat daripada emas, agaknya apakah&lt;br /&gt;bahan yang jadi pakaian dan barang kemas ahli syurga? Sudah tentu lebih&lt;br /&gt;mahal daripada emas!&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ya. Bahan dan unsur yang lebih mahal itulah yang dibuat pakaian ahli&lt;br /&gt;syurga..termasuk juga kasut tumit tinggi dan handbag (jika anda mahu,&lt;br /&gt;pasti ada!), termasuk juga barang kemas yang ada di Pasar Syurga tu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ketika itu jika anda ternampak handbag LV dari alam dunia, mungkin anda&lt;br /&gt;akan terasa jijik nak menyentuhnya macam tengok tahi ayam. Mana ada kelas!&lt;br /&gt;Emas pun setakat jadi jug air je..Gelas minuman pun dibuat daripada&lt;br /&gt;berlian (kalau anda menghuni syurga tingkat atas sikit).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Hm..Di pasar yang bagaikan real-life catalogue ini, semuanya lebih mahal&lt;br /&gt;dari perkakas dan pinggan mangkuk anda. Terlalu banyak pilihan. Shopping&lt;br /&gt;la sebanyak mana yang anda mahu. Tak perlu trolley. Kalau anda nak suruh&lt;br /&gt;bidadari bawakan barang yang anda shopping itu pun, mereka pasti gembira&lt;br /&gt;dapat membantu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Janganlah lupa pula..para bidadari itu juga khadam anda yang sangat suka&lt;br /&gt;berkhidmat. Anda kan ketua mereka?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ingat ni, kesemuanya anda tak perlu bayar! Bayarannya telah dilangsaikan&lt;br /&gt;dengan keringat, darah dan air mata anda ketika di dunia dahulu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Tapi kalau nak dapatkan ‘design’ terbaru tu, kenalah keluar dari rumah&lt;br /&gt;(istana) dan tengok sendiri di pasar Jumaat. Di pasar ini juga ahli syurga&lt;br /&gt;akan bersosial, bertemu rakan lama dan saudara mara.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Berapa luas pasar tu? Jika anda terbang menaiki buraq selama sehari pun&lt;br /&gt;belum habis melihat keseluruhan bahagian ‘pasar’ itu. (kalau naik&lt;br /&gt;kenderaan yang lebih laju, anda tak nampak apa-apa sebab laju sangat,&lt;br /&gt;mengatasi kelajuan cahaya).&lt;br /&gt;Dan sudah tentu suami anda pun nak pergi ke Pasar Jumaat itu juga untuk&lt;br /&gt;melihat Allah Rabbul Jalil. Ajaklah suami shopping sekali!&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Setiap minggu, akan ada design terbaru yang boleh anda dapati. Setiap&lt;br /&gt;minggu juga anda boleh datang shopping di pasar ini. Sampai tahun depan,&lt;br /&gt;kurun hadapan, alaf hadapan…sampai bila-bila. Tiada had usia di syurga..&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Soalan terakhir saya: Yang mana lebih menyeronokkan bagi anda; shopping&lt;br /&gt;dengan suami, atau pergi shopping bersama bekas teman-teman rapat, rakan&lt;br /&gt;sekolej (atau rakan serumah) anda dahulu? &lt;img src="http://www.petua.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";-)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;..dan mungkin pada kurun hadapan, suami anda nak pergi memancing di sungai&lt;br /&gt;syurga bersama bekas rakan sekampungnya…atau mungkin dia cuma nak&lt;br /&gt;‘berehat di rumah’ saja.. ;-j&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dah la..tak payah risau. Perasaan cemburu tu kerana disebabkan kejahilan&lt;br /&gt;tentang fitrah lelaki dan tak faham kehendak suami. Ahli syurga tidak ego&lt;br /&gt;dan cemburu buta. Di syurga tiada hasad dengki dan tiada sifat takabbur.&lt;br /&gt;Qaalu salaaman-salaama~&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-1179030284910571568?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/1179030284910571568/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/cemburu-dan-bidadari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1179030284910571568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1179030284910571568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/cemburu-dan-bidadari.html' title='#CEMBURU DAN BIDADARI#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-L3sut4qHDME/TldlnAWTtqI/AAAAAAAAASg/rEkALQBOLes/s72-c/ring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-5271479306614416454</id><published>2011-08-26T02:12:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:17:03.947-07:00</updated><title type='text'>#MURABBI CINTA..SEORANG NABI#</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/S5N3zwFszhI/AAAAAAAAARQ/z8zzzTGCZCA/s1600-h/Rasulullah_s_a_w_by_riddler_inc.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="undefined" title="" src="http://1.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/S5N3zwFszhI/AAAAAAAAARQ/z8zzzTGCZCA/s320/Rasulullah_s_a_w_by_riddler_inc.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Kepalaku!” kata Aisyah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Baginda  Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam dan Aisyah radhiyallaahu ‘anha  baru sahaja pulang daripada menziarahi perkuburan al-Baqi’ lewat malam  tadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kepala Aisyah sakit berdenyut-denyut.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt; Baginda menyedarinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Bahkan kepalaku juga wahai Aisyah. Oh kepalaku!” kata Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Jika suami pening, tangan isteri yang memicit banyak mendatangkan rasa lega.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Jika isteri yang sakit, belaian seorang suami adalah penyembuh paling berharga.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Tetapi di malam itu kedua-duanya sakit. Kepala mereka berat. &lt;span id="more-7654"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Janganlah  engkau bersusah hati wahai Aisyah. Seandainya engkau mati sebelumku,  nescaya aku akan menyempurnakan urusanmu. Aku akan mandikan dikau,  kukafankan dirimu dan akan kudirikan solat buatmu serta engkau akan  kukebumikan!!”, usik sang suami.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Demi  Allah, aku rasa kalau begitulah kisahnya pasti selepas itu engkau akan  pulang ke rumahku dan berpesta gembira dengan isteri-isterimu yang masih  hidup!” si isteri tersentak dengan gurauan sang suami.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Merajuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Nabi sallallaahu ‘alayhi wa sallam ketawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Dalam  sakit yang luar biasa itu, baginda masih suami yang hangat dengan  mawaddah. Sakitnya tidak menjadikan beliau keluh kesah. Sempat pula  mengusik isteri yang tidak tentu rasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;SAKIT YANG BERTAMBAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Malam itu berlalu dengan sakit yang tidak beransur kurang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kesakitan  itu memuncak semasa Nabi sallallaahu ‘alayhi wa sallam memenuhi giliran  Baginda di rumah isterinya, Maimunah radhiyallaahu ‘anha. Bukan sakit  yang sembarangan. Ia sakit yang menjadi kemabukan sebuah kematian.  Sakaraat al-Maut!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Esok aku di mana? Esok aku di mana?” Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Dalam sakit yang bersangatan, Baginda masih ’sedar’ akan tanggungjawab dirinya berlaku adil kepada para isteri.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Itulah  ukuran adil seorang mukmin terhadap isteri-isterinya. Mengusahakan  segala tenaga yang berbaki untuk tidak memalit zalim dalam melunaskan  amanah sebagai seorang suami. Tidak mengambil mudah hanya dengan alasan  yang remeh temeh untuk melebihkan seorang isteri berbanding yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Itulah juga ukiran makna bagi sebuah Mawaddah. Cinta yang bertambah hasil kesungguhan mengatasi ujian dan musibah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Namun di situlah terselitnya Rahmah. Sifat belas ihsan yang terbit daripada hati yang mengasihi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Izinkan  aku berhenti bergilir dengan menetap di rumah Aisyah” Rasulullah  sallallaahu ‘alayhi wa sallam meminta izin daripada para isterinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Siapakah  yang pernah membantah permintaan seorang Rasul. Namun Baginda tetap  meminta izin kerana keizinan itu hakikatnya kekal bagian seorang isteri.  Tiada isteri yang dipinggirkan. Hak masing-masing dihormati. Andaikata  seorang Rasul boleh meminta izin menahan giliran daripada isteri  Baginda, bagaimana mungkin seorang suami menjadi angkuh mempertahankan  haknya di hadapan isteri atau isteri-isterinya?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;HARI-HARI TERAKHIR&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Masruq meriwayatkan daripada Aisyah radhiyallahu ‘anha:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Tatkala  Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam gering, kesemua isteri Baginda  berada di sisi. Tiada seorang pun yang tercicir antara mereka. Ketika  mereka berhimpun, anakanda kesayangan Baginda sallallaahu ‘alayhi wa  sallam, Fatimah radhiyallahu ‘anha datang berjalan. Demi sesungguhnya  cara berjalan Fatimah tidak ubah seperti ayahandanya, Rasulullah  sallallaahu ‘alayhi wa sallam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Selamat  datang wahai anakandaku,” Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam dengan  suara yang lemah menjemput Fatimah duduk di sisinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Baginda membisikkan sesuatu ke telinga Fatimah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Anakanda itu menangis.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kemudian Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam membisikkan sesuatu lagi ke telinga anak kesayangannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Fatimah ketawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Apabila  Fatimah bangun dari sisi ayahandanya, Aisyah radhiyallahu ‘anha  bertanya, “apakah yang diperkatakan oleh Rasulullah sallallaahu ‘alayhi  wa sallam hingga menyebabkan engkau menangis dan engkau ketawa?”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Fatimah menjawab, “Aku tidak akan mendedahkan rahsia Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam!”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Demi  sesungguhnya, selepas wafatnya Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam,  Aisyah radhiyallahu ‘anha mengulang kembali soalan yang sama kepada  Fatimah, “Aku bertanyakan engkau soalan yang engkau berhak untuk  menjawab atau tidak menjawabnya. Aku ingin sekali engkau memberitahuku,  apakah rahsia yang dikhabarkan oleh Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa  sallam dahulu?”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kata Fatimah, “ada pun sekarang, maka ya, aku bisa memberitahunya!&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: white; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/S5N3zwFszhI/AAAAAAAAARQ/z8zzzTGCZCA/s1600-h/Rasulullah_s_a_w_by_riddler_inc.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Baginda  sallallaahu ‘alayhi wa sallam berbisik kepadaku dengan berkata:  sesungguhnya Jibril selalunya mendatangiku untuk mengulang semakan  al-Quran sekali dalam setahun. Namun di tahun ini beliau mendatangiku  dua kali. Tidaklah aku melihat kelainan itu melainkan ia adalah petanda  ketibaan ajalku. Justeru… bertaqwalah kepada Allah dan bersabarlah kamu  dengan ketentuan ini. Atas segala yang telah ditempuh dalam kehidupan  ini, sesungguhnya aku adalah untukmu wahai Fatimah!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Aku menangis…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kemudian  Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam berbisik lagi kepadaku dengan  berkata: apakah engkau gembira kalau aku khabarkan kepadamu bahawa  engkau adalah penghulu sekalian wanita di Syurga? Dan sesungguhnya  engkau adalah insan pertama yang akan menurutiku daripada kalangan ahli  keluargaku!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Aku ketawa”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Sesungguhnya…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Fatimah  radhiyallahu ‘anha benar-benar kembali kepada Allah, menuruti pemergian  ayahandanya enam bulan selepas kewafatan Baginda sallallaahu ‘alayhi wa  sallam. Benarlah beliau ahli keluarga pertama Baginda yang pergi. Dan  benarlah kalam utusan Allah… sallallaahu ‘alayhi wa sallam!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #274e13;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/S5N4JwA_8zI/AAAAAAAAARY/WYDGu2Bmd9I/s1600-h/7531_126574997150_95908112150_2588471_1038966_n.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/S5N4JwA_8zI/AAAAAAAAARY/WYDGu2Bmd9I/s320/7531_126574997150_95908112150_2588471_1038966_n.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;DETIK SEMAKIN HAMPIR&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Dhuha itu tepu dengan kegelisahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Senyuman  yang dilemparkan Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam kepada Abu Bakr  dan sahabat semasa mereka mengerjakan Solat Subuh tadi, benar-benar  mengubat rindu mereka. Namun para sahabat tidak tahu bahawa kerinduan  mereka hanya terubat seketika, dan mereka akan kembali merindui wajah  itu, buat selamanya. Senyuman itu bukan senyuman kesembuhan. Ia adalah  senyuman perpisahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Badan  Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam semakin panas. Sesekali ada  dengusan yang keras dari nafas kekasih Allah itu mendepani mabuknya  kesakitan sebuah kematian.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;“Laknat  Allah ke atas Yahudi dan Nasrani, mereka menjadikan kubur-kubur Nabi  mereka sebagai masjid!” bibir Baginda masih tidak berhenti sallallaahu  ‘alayhi wa sallam menuturkan pesan-pesan yang penting buat umat yang  bakal dilambai perpisahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Aisyah radhiyallahu ‘anha meneruskan catatannya:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Aku melihat sendiri Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam mendepani kematian Baginda.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kami  ketika itu berbicara sesama kami bahawa sesungguhnya Nabi sallallaahu  ‘alayhi wa sallam tidak akan meninggal dunia sehinggalah Baginda membuat  pilihan antara Dunia dan Akhirat. Tatkala Baginda sallallaahu ‘alayhi  wa sallam semakin gering mendepani kematian, dalam suara yang serak aku  mendengar Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam berkata: Aku bersama  dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah ke atas mereka daripada  kalangan para Nabi, Siddiqin, Syuhada’ dan Solihin, dan itulah  sebaik-baik peneman yang menemankan aku!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Dan tahulah kami, Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam telah menyempurnakan pilihannya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Dalam  kegeringan itu, aku sandarkan tubuh Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa  sallam rapat ke dadaku. Telingaku menangkap bicara lemah di ambang  kematian, Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam berbicara: Allahumma,  ampunkanlah diriku, rahmatilah aku, dan temukanlah aku dengan-Mu,  Temanku yang Maha Tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Ketika  Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam bersandar di dadaku, datang  adikku, Abdul Rahman bin Abi Bakr dengan siwak yang basah di tangannya.  Aku menyedari yang Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam merenung siwak  itu, sebagai isyarat yang Baginda menggemarinya. Apabila ditanya,  Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam mengangguk tanda mahukan siwak  itu. Lalu kulembutkan siwak itu untuk Baginda dan kuberikan kepadanya.  Baginda cuba untuk melakukannya sendiri tetapi ketika siwak yang telah  kulembutkan itu kena ke mulut Baginda, ia terlepas daripada tangan dan  terjatuh… air liurku bersatu dengan air liur Rasulullah sallallaahu  ‘alayhi wa sallam di detik akhirnya di Dunia ini, dan detik pertamanya  di Akhirat nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Di sisinya ada sebekas  air. Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam mencelupkan tangannya dan  kemudian menyapu wajahnya dengan air itu lalu berkata: Laa Ilaaha  Illallaah! Sesungguhnya kematian ini kesakitannya amat sakit hingga  memabukkan! Allahumma, bantulah aku mendepani Sakaraat al-Maut ini!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Baginda  sallallaahu ‘alayhi wa sallam mengangkat jari kirinya ke Langit lalu  berkata: Kembalilah aku kepada Teman yang Maha Tinggi! Kembalilah aku  kepada Teman yang Maha Tinggi!”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Tangan itu layu. Jatuh ke dalam bejana.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Leher Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam terkulai di dada Aisyah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Pencinta  Ilahi yang rebah di pelukan isteri tercinta. Melambai pergi ummah yang  dirindui. Pencinta yang agung itu telah mati. Tetapi cintanya harum  hingga ke detik ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Innaa Lillaah wa Innaa Ilayhi Raaji’un.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="undefined" class="aligncenter size-full wp-image-7665" src="http://saifulislam.com/wp-content/uploads/2010/03/33_56.gif" title="33_56" height="114" width="339" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya  Allah dan malaikat-Nya berselawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang  beriman berselawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah salam sejahtera  dengan penghormatan yang sepenuhnya.&lt;/i&gt; [Al-Ahzaab 33: 56]&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kami rindukanmu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: left;"&gt;Murabbi cinta!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: left;"&gt;Sumber Rujukan : Saifulislam.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-5271479306614416454?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/5271479306614416454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/murabbi-cintaseorang-nabi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5271479306614416454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5271479306614416454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/murabbi-cintaseorang-nabi.html' title='#MURABBI CINTA..SEORANG NABI#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/S5N3zwFszhI/AAAAAAAAARQ/z8zzzTGCZCA/s72-c/Rasulullah_s_a_w_by_riddler_inc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-3582417557122628182</id><published>2011-08-26T02:10:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:12:12.966-07:00</updated><title type='text'>#HIKMAH SATU TAMPARAN#</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;Ada seorang pemuda yang lama belajar di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;luar negeri &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;kembali ke tanahair dengan angkuh dan sombong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Di dalam benak kepalanya telah lama tersimpan 3 pertanyaan yang dianggapnya tiada &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;siapa yang boleh menjawab. Satu hari beliau &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;bertemu seorang imam tua ditempatnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda: Pak imam apakah boleh menjawab &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;pertanyaan-pertanyaan saya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Saya hamba ALLAH dan dengan izin- Nya saya akan menjawab pertanyaan kamu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda: Pak imam yakin? Profesor dan banyak orang pintar yang saya tanya tidak mampu menjawab pertanyaan saya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam: Saya akan mencuba sejauh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;kemampuan saya, InsyaALLAH. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda: Saya ada 3 pertanyaan.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;1. Kalau benar Tuhan itu ada, tunjukkan wujud TUHAN kepada saya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;2. Apakah yang dinamakan TAKDIR? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;3.  Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa mereka dimasukkan ke neraka  yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syaitan,sebab mereka  memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Dengan sepontan Pak Imam tersebut menampar pipi si Pemuda itu dengan amat kuat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;span class="postbody1"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/TA_HAKC2oxI/AAAAAAAAAR4/KKk0jFCmeOs/s1600/Slap.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/TA_HAKC2oxI/AAAAAAAAAR4/KKk0jFCmeOs/s320/Slap.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;Pemuda (sambil menahan sakit) : Kenapa pak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;imam marah kepada saya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Saya tidak marah... Tamparan itu adalah jawapan saya untuk 3 pertanyaan yang awak tanyakan kepada saya... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Saya amat tidak faham...?? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="MS"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Bagaimana rasanya tamparan saya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit dan pedih...!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Jadi awak percaya bahwa sakit itu ada? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Ya....! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Tunjukan pada saya wujudnya sakit itu..., atau macam mana rupanya?? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Tak boleh pak imam...!!!? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak  Imam : Itulah jawapan kepada pertanyaan pertama awak, kita semua  merasakan kewujudan Tuhan itu tanpa mampu melihat wujudNya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Adakah malam tadi awak bermimpi atau telah tahu saya akan menampar awak? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Tidak....!!? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Apakah awak pernah terfikir akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Tidak....!!!? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Itulah yang dinamakan TAKDIR. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : dibuat dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar awak ini? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Kulit dan daging...!!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : dibuat dari apakah pipi awak itu...? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Kulit dan daging....!!!?? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak Imam : Bagaimana rasanya tamparan saya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pemuda : Sakit dan pedih....!!!? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody1"&gt;Pak  Imam : Itulah...Walaupun Syaitan dibuat dari api dan Neraka terbuat  dari api, Jika TUHAN berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat yang  menyakitkan untuk syaitan.... walaupun sama unsur asalnya... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-3582417557122628182?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/3582417557122628182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/hikmah-satu-tamparan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3582417557122628182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3582417557122628182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/hikmah-satu-tamparan.html' title='#HIKMAH SATU TAMPARAN#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xHbIMDf8Bx0/TA_HAKC2oxI/AAAAAAAAAR4/KKk0jFCmeOs/s72-c/Slap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-767558758905862093</id><published>2011-08-26T02:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:05:40.684-07:00</updated><title type='text'>#PERBUALAN SEORANG BAYI SEBELUM KELAHIRANNYA#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-vVEEWfWI638/TldhqcKAPxI/AAAAAAAAASY/2j8AVC8Mias/s1600/ibu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-vVEEWfWI638/TldhqcKAPxI/AAAAAAAAASY/2j8AVC8Mias/s320/ibu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645088039672758034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Adalah dikisahkan….pada ketika seorang bayi akan dilahirkan ke dunia nyata.&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bayi  itu bertanya kepada Tuhan : “Para malaikat di sini mengatakan bahawa  besok Engkau akan mengirimkan saya ke dunia, tetapi bagaimana cara saya  hidup di sana? Saya begitu kecil dan lemah.”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan menjawab: “Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Dia akan menjaga dan mengasihimu dengan sepenuh hatinya.”&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bayi  bertanya lagi: “Tetapi disini, didalam syurga ini, apa yang saya  lakukan hanyalah bernyanyi, bermain dan tertawa…Inikan sudah cukup bagi  saya untuk berbahagia.”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan menjawab: “Malaikat mu nanti  akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan  merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia di sana”&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bayi  bertanya lagi: “Bagaimana mungkin saya dapat memahami orang-orang  bercakap dengan saya sedangkan saya tidak memahami bahasa mereka?”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan  menjawab: “Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling  indah yang pernah kamu dengar. Dan dengan penuh kesabaran dan  perhatian. Dia akan mengajar kepadamu cara untuk berkata-kata.”&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bayi bertanya lagi: “Apakah yang boleh saya lakukan ketika saya ingin berbicara kepadaMu?”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan menjawab: “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa dan bermunajat kepadaKu.”&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bayi bertanya lagi:”Saya mendengar bahawa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya nanti?”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan menjawab: “Malaikatmu lah yang akan melindungimu, walaupun mungkin jiwa dan raga terpaksa dikorbankannya.’&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Bayi bertanya lagi: “Tapi, saya pasti akan merasa sedih kerana tidak lagi dapat melihatMu lagi.”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan  menjawab: “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku dan akan  mengajarkan bagaimana kamu nanti akan kembali juga kepadaKu, walaupun  sesungguhnya Aku akan sentiasa disisimu.”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pada saat itu, Syurga begitu tenang dan hening sehingga suara dari Bumi dapat jelas kedengaran.&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Dan  sang bayi bertanya perlahan : “Tuhan, jika saya terpaksa pergi sekarang  ini, bolehkah Kamu khabarkan kepadaku nama malaikat yang Kamu maksudkan  itu?”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan menjawab: “Kamu akan memanggil malaikatmu itu sebagai “IBU”. &lt;strong&gt;Maka  ingatlah, sentiasa kamu berkasih sayang dengannya dan menghargai setiap  pengorbanan ibu mu. Berbakti, berdoa dan cintailah dia sepanjang masa.  Dialah satu-satunya harta mu yang tiada galang gantinya, dunia mahupun  akhirat. &lt;/strong&gt;”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dan untuk para ibu, ingatlah kisah ini  dikala kamu hilang sabar dengan karenah anak-anak mu yang sedang  membesar. Sesungguh nya Syurga itu dibawah telapak kakimu. Sucikanlah 4  perkara dengan 4 perkara :&lt;/p&gt;&lt;ol style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Robb mu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dosa-dosa mu yang lalu dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-767558758905862093?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/767558758905862093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/perbualan-seorang-bayi-sebelum.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/767558758905862093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/767558758905862093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/perbualan-seorang-bayi-sebelum.html' title='#PERBUALAN SEORANG BAYI SEBELUM KELAHIRANNYA#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-vVEEWfWI638/TldhqcKAPxI/AAAAAAAAASY/2j8AVC8Mias/s72-c/ibu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-393450474090463241</id><published>2011-08-26T01:57:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T02:01:19.680-07:00</updated><title type='text'>#AKU MAHU..TAPI...#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-smqmBFpjKnw/Tldgw6nXRCI/AAAAAAAAASQ/EIvy-8jFyp0/s1600/1-Jihad.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-smqmBFpjKnw/Tldgw6nXRCI/AAAAAAAAASQ/EIvy-8jFyp0/s320/1-Jihad.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645087051416552482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Sabda Nabi: huffat al jannah bil makarih, wa huffat an nar  bissyahawat.(jalan ke syurga itu penuh dengan kesusahan, jalan ke neraka  itu penuh dengan syahwat.)&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu hidup dunia cuma sementara&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi seolah-olah kuhidup untuk selamanya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu segala amalan bakal dihisab,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi masih kulupakan alam akhirat&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu rakib atid setia di sisi mencatat amalan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi maksiat masih berterusan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu solat itu penting&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi selalu memandangnya enteng&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu solat itu tiang agama,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi sering saja aku lewatkannya&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu ajalku tiba bila-bila masa sahaja,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi solat masih tak dijaga&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu berat amanahku sebagai hamalatul quran,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi masih liat nak mengulang&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu aurat itu aib diri,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi masih x pandai menjaga diri&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu cinta itu fitrah,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi aku jadikannya fitnah&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu apa itu dosa apa itu pahala,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi aku seolah x endahkannya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu Allah sentiasa memerhati&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi sering kulakukan maksiat secara sembunyi&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu ujian Allah pasti ada hikmahnya,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi aku sering berputus asa&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu aku ini hamba-Nya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi masih hanyut dengan dunia&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu azab-Nya api neraka,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi masih kulakukan maksiat pada-Nya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;aku tahu betapa nikmat kehidupan di syurga&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;tapi x berusaha untuk medapatkannya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;... ... ... ... ... ... ...&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Ya Allah, banyaknya benda yang telah aku tahu, tapi buat seolah- olah tidak tahu..&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;sedangkan  Nabi berkata: tidak berguna ilmu seseorang itu sehingga dia mengamalkan  ilmu tersebut. kenapa aku jadi begini. aku tahu AKU INI MUSAFIR SAHAJA  DI DUNIA DAN DESTINASI TERAKHIR IALAH AKHIRAT. tapi aku seolah- olah  menjadi hamba dunia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;sama2 kita renungi  dalam diri kita: 'kenapa dalam hal dunia kita pasti nakkan yang terbaik,  tapi bab akhirat selalu saja kita mencari alasan utk menjadi yg  terbaik'... Hanya ingin mengutarakan beberapa persoalan untuk kita  renungi bersama: 'Kalau pointer, pasti semua berusaha sehabis daya untuk  mengejar pointer 3.5 and above, semua pasti mahukan yang terbaik. Tapi  dalam bab agama, kenapa kita tidak berusaha untuk menjadi yang terbaik  juga??'... Diri saya sendiri, terlalu susah untuk istiqamah dengan  amalan tertentu, solat di awal waktu, menjaga mulut daripada dosa dan  banyak lagi... Apabila ditanya, pasti kita mejawab KESUNTUKAN MASA,  BADAN PENAT, X NAK JADI HIPOKRIT dan macam2 lagi alasan yang dijawab  oleh nafsu... TAPI,kenapa kita mesti mencari alasan utk sesuatu yg  berkaitan dengan akhirat, tapi bukan untuk dunia. Kalau untuk dunia,  pasti ada kata-kata motivasi yang membisikkan di telinga: there's a  will, there's a way...&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Alangkah hebatnya sahabat2 nabi dahulu  dan Rasulullah sendiri. Pernah Rasulullah berkata kepada Bilal bin  Rabah: Rehatkanlah kami dengan solat. Di sini, saya ingin berkongsi 1  artikel yang pernah terbaca dalam mastika keluaran lama, seorang  wartawan membuat liputan tentang kehidupan Tuan Guru Nik Abdul Aziz, MB  Kelantan. Pada hari itu, beliau menghadiri majlis tahnik bayi. kerna  bilangan bayi yang ramai, TG terasa letih berdiri lantaran usianya yang  sudah lanjut. Jadi, beliau memohon ruang untuk berehat sekejap. apa yang  dimaksudkan rehat itu? TG mengambil wudhu' dan mengerjakan solat sunat.  Itulah rehat yang dimaksudkan oleh TG. Masya Allah, hebatnya  keperibadian seorang ulama'. Kalau kita sendiri, mesti rehat yang kita  maksudkan ialah dengan cara relax dan baring di atas katil, bawah kipas,  tapi tidak bagi seseorang yang benar- benar meletakkan cintanya pada  ALLAH.. Allahummaghfirli...&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;banyaknya benda yang aku tahu, tapi masih mahu melakukan maksiat pada-Mu. ampuni aku, pimpinlah aku ke jalan yang benar.&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Wahai Tuhan ku tak layak ke syurgaMU,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;namun tak pula aku sanggup ke nerakaMU&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;ampunkan dosaku terimalah taubatku&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;sesungguhnya Engkaulah Pengampun dosa-dosa besar..&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Di mana bumi dipijak, di situ ISLAM dijunjung.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Jika bukan kita siapa lagi?&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;jika bukan sekarang bila lagi?&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Jika bukan di dunia, di mana lagi?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-393450474090463241?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/393450474090463241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/aku-mahutapi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/393450474090463241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/393450474090463241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/aku-mahutapi.html' title='#AKU MAHU..TAPI...#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-smqmBFpjKnw/Tldgw6nXRCI/AAAAAAAAASQ/EIvy-8jFyp0/s72-c/1-Jihad.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-119341299679150621</id><published>2011-08-18T05:06:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T05:10:23.740-07:00</updated><title type='text'># KERANA AKU AN-NISA' #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-UZL3f2Y_0kk/Tk0BI8MbmwI/AAAAAAAAASI/voF44dlUqr4/s1600/blue-tear-wallpapers_13598_1024x768.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-UZL3f2Y_0kk/Tk0BI8MbmwI/AAAAAAAAASI/voF44dlUqr4/s320/blue-tear-wallpapers_13598_1024x768.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642167161273948930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Aku cuma An-Nisaa (WaNItA)&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Jadikan aku setabah seperti Ummu Khadijah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sehingga dirinya digelar afifah solehah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dialah wanita pertama&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tiada ragu mengucap syahadah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Pengorbanan bersama Rasulullah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Susah senang bersama&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Walau hilang harta kerana berdakwah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Walau dipulau 3 tahun 3 bulan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Imannya sedikit pun tidak berubah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mampukah aku setabah dirinya?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Andai diuji sedikit sudah rebah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Baru dihina sudah mengalah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..tabahkan aku sepertinya..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Jadikan aku semulia Fatimah Az-Zahrah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Betapa tinggi kasihnya pada ayahandanya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tidak pernah putus asa pada perjuangan dakwah baginda&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Anak yang semulia peribadi baginda&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tangannya lah yang membersihkan luka&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tangannya jua yang membersihkan cela&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Pada jasad Rasulullah tercinta&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Gagahnya dirinya pada dugaan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mampukah aku sekuat Fatimah?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Saat diri terluka dendam pula menyapa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Saat disakiti maki pula mengganti&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Rabbi..teguhkan hatiku sepertinya..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Jadikan aku sehebat Masyitah dan Sumaiyah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tukang sisir yang beriman&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;dan Keluarga Yasir yang bertakwa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sungguh kesabaran mereka menggoncang dunia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Iman tetap terpelihara walau nyawa jadi taruhan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mampukah sabarku seperti mereka?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tatkala digoda nafsu dunia..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Entah mana hilangnya Iman di dada&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Ya Rahman..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kuatkan Imanku seperti Masyitah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Terjun penuh yakin  bersama bayi ke kuali mendidih&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kerana yakin Allah pasti disisi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sabarkan aku seperti sumaiyah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Biar tombak menusuk jasad..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Iman sedikit pun takkan rapuh.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Jadikan aku semulia Ummu Sulaim&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Perkahwinannya dengan Abu Talhah atas mahar Iman&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Islamlah Abu Talhah sehingga menjadi sahabat Rasulullah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Betapa hebatnya tarbiyyah isteri pada suami&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Hinggakan segala panahan ke Rasulullah pada hari uhud&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Disambut dengan belakang jasad Abu Talhah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tarbiyyahkan aku pada cinta sepertinya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tingginya nilai cinta pada harga Iman&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mampukah aku menatap cinta itu?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sedangkan rupa yang menjadi pilihan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ketulusan Iman diketepikan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ilhamkan aku pada cinta sepertinya..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah...&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Jadikan aku sehebat Aisya Humaira&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Isteri termuda Rasulullah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Biar dilempar fitnah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dia tetap teguh pada ketetapanNya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Isteri sejati yang memangku Nabi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Pada saat terakhir baginda&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Hadis dan Sunnah Rasulullah dipertahankan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Betapa hatimu seorang mujahidah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mampukah aku mencontohi dirinya?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Pada fitnah yang melanda&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Diri mula goyah dan putus asa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Teguhkan Imanku sepertinya..Ya Rahim..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Teringat diri pada Khansa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Empat orang anaknya mati di Jalan ALLAH&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dia meratap tangis..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Anak sulungnya syahid&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Anak keduanya turut syahid&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Anak ketiganya dan keempat jua mati syahid&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Namun tangisan itu bukan kerana pemergian anak tercinta&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Jawabnya kerana tiada lagi anak yang akan dihantar untuk berjihad&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Allah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mampukah aku menjadi ibu yang berjihad?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sedang anak tak tutup aurat pun masih tak terjawab&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sedang anak tinggal solat pun buat tak kisah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Berikan aku kekuatan sepertinya..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Agar bersedia pada akhirat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Wahai kaum Adam yang bergelar khalifah..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Diriku bukan setabah Ummu Khadijah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Bukan jua semulia Fatimah Az-Zahrah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Apa lagi sesabar Masyitah dan Sumaiyah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Mahupun sehebat Ummu Sulaim&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dan tidak seteguh Aisya Humaira&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kerana diri cuma An-Nisaa akhir zaman&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dimana Aurat semakin dibuka terdedah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dimana syahadah hanya pada nama&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dimana Dunia yang terus dipuja&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dimana nafsu fana menjadi santapan utama&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dimana batas sentiasa dileraikan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Dimana ukhwah sentiasa dipinggirkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Wahai Kaum Hawa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kita cuma An-Nisaa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Para pendosa yang terbanyak di neraka&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Lantas walau tak setabah para Mujahidah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Namun Tabahlah pada ketetapan Allah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kerana padanya ada Syurga!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Walau tak semulia para wanita sirah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tapi muliakan diri dengan agama yang memelihara&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;kerana padanya ada Pahala!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Walau tak sesabar para wanita solehah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Namun sabarkan jiwa pada nafsu dunia yang menyeksa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kerana padanya ada bahagia!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Sesungguhnya Hawa tercipta dari Tulang rusuk kaum Adam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Bukan untuk ditindas kerana lemah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tapi untuk dilindungi kerana Indah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;dan Indah apabila tertutup terpelihara&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Kerana disitulah terjaganya Syahadah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Bak mekarnya wanita dalam sirah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Tuntunlah kami ke arah syurga..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Bicara dari An-Nisaa yang hina..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Makbulkan doaku..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Aamiin..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-119341299679150621?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/119341299679150621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kerana-aku-nisa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/119341299679150621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/119341299679150621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kerana-aku-nisa.html' title='# KERANA AKU AN-NISA&apos; #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UZL3f2Y_0kk/Tk0BI8MbmwI/AAAAAAAAASI/voF44dlUqr4/s72-c/blue-tear-wallpapers_13598_1024x768.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-4689126759702163241</id><published>2011-08-18T04:59:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T05:06:11.961-07:00</updated><title type='text'># DI SEBALIK KEJUJURAN #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3bgSWAg9CcY/Tk0AJyjsM9I/AAAAAAAAASA/twAJkkhSlNM/s1600/honesty-road-sign-20b9b7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3bgSWAg9CcY/Tk0AJyjsM9I/AAAAAAAAASA/twAJkkhSlNM/s320/honesty-road-sign-20b9b7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642166076355392466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Kerap kali kalau kita jujur kita dituduh bodoh. Bila kita mengalah,  kita dianggap lemah. Pada hal, kita inginkan keamanan dan kedamaian  tanpa kehilangan hak dan harga diri. Namun begitu sukar untuk  mendapatnya!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Paling teruji apabila ada orang lain yang  mengikut lorong salah… lalu dia cepat sampai, sedangkan kita di lorong  yang betul masih lelah menapak dan merangkak. Bila yang batil ketawa,  yang benar pastinya teruji melihat kegembiraan itu. Dan hampir-hampir ia  melepaskan kebenaran itu semula hanya kerana tidak tega melihat  kebatilan melonjak ria.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Acapkali duri berselindung di  sebalik bunga… lalu kita yang tercium keharumannya alpa akan tusukan  bisa di sebaliknya. Huluran tangan yang ikhlas dan lembut kekadang  dikilas dalam diam dan dendam. Sering juga baldu yang lembut dan halus  dihamparkan tetapi di bawahnya ada belati tajam yang sedia terhunus.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Namun  inilah hakikat, tidak ada keadilan yang mutlak di dunia ini. Justeru,  di sana ada akhirat supaya segala topeng kepura-puraan yang selama ini  bertahta akan terhenyak dan mendapat pembalasan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Namun, jika itu yang kita ingatkan kepada yang lain, pasti ada yang mengatakan bahawa itu hanya ‘&lt;em&gt;escapisme&lt;/em&gt;’  . Bila kecewa dengan manusia, orang ‘lari’ kepada Tuhan, bila tidak  dapat meraih dunia orang mula merindui akhirat, bila terlepas kenikmatan  nafsu baru ada yang merintih syurga itu ada!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Bukan, tidak  begitu. Keyakinan kepada Allah dan Hari akhirat itu adalah tunjang,  teras dan pegangan semasa kita hidup di dunia. Jangan terperangkap oleh  ‘etheis’ dalam diri yang mendakwa bahawa manusia itulah yang ‘mencipta’  Tuhan demi ketenangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Selalu kita diperingatkan bahawa  selesaikanlah urusan kita dengan Allah, barulah Allah akan membantu kita  menyelesaikan urusan kita dengan manusia. Dan siapa yang memburu  akhirat, dunia akan melutut di kakinya!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; Kita tidak selalu  benar dalam pendirian dan tindakan… kita hanya manusia. Walaupun sungguh  hati kita ingin mengikut jalan Allah, tetapi kerana kealpaan dan  kejahilan kita tersasar jua. Kita ingin tenang, tetapi oleh kerana  ketipisan&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;iman dan zikir, pendirian kita goyah jua. Ada rasa  marah, ada rasa resah… tetapi semua itu adalah ‘bayaran tol’ di lebuh  raya mujahadah.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; &lt;em&gt;Ya Allah, ampunkanlah  kami. Berilah kami kekuatan untuk memaafkan diri kami sendiri dan juga  orang lain. Kami masih tidak pandai mensyukuri nikmatMu kerana kami  masih mendidik hati dalam menerima ujian-Mu.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Ya  Allah, cuma satu… cuma satu… janganlah Engkau serahkan diri kami kepada  diri kami sendiri walau sekelip mata. Kutiplah kami ya Allah untuk  selalu dibimbing oleh hidayah dan taufik Mu!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; &lt;em&gt;Ya  Allah, kami sentiasa yakin bahawa kejujuran itu kemenangan dan pilihlah  kami untuk menjadi orang yang jujur dan benar… walau apa jua keadaan  dan cabarannya!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Amin.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-4689126759702163241?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/4689126759702163241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/di-sebalik-kejujuran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4689126759702163241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4689126759702163241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/di-sebalik-kejujuran.html' title='# DI SEBALIK KEJUJURAN #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-3bgSWAg9CcY/Tk0AJyjsM9I/AAAAAAAAASA/twAJkkhSlNM/s72-c/honesty-road-sign-20b9b7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-866265506866095498</id><published>2011-08-18T04:56:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:59:45.646-07:00</updated><title type='text'># SUARA HATI LELAKI #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-WVPQftMxdEg/Tkz-pzn0BXI/AAAAAAAAAR4/WSGwOubB6sU/s1600/tree.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-WVPQftMxdEg/Tkz-pzn0BXI/AAAAAAAAAR4/WSGwOubB6sU/s320/tree.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642164427373675890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Wahai bakal teman hidupku...&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Inginku berpesan agar kau tidak lupa dan lalai&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;akan amalan harian mu, jangan kau seronok dengan dunia...&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Aku sebagai lelaki yang punya nafsu dan akal, terdetik meluahkan apa yang terpendam..  &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Aku  ingin meng"highlight"kan dasar-dasar pemakaian dan penampilan mu wahai  hawa.. kerana apa?? kerana aku merasa kau sudah jauh meninggalkan  tuntutan agama mu.. Pakaian mu bukan pakaian yang berlandaskan Islam,  kau mendedahkan apa yang tidak perlu didedahkan, kau menyentengkan apa  yang tak perlu kau sentengkan..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;kau kecilkan baju yang tak patut kau ubahnya.. kenapa?? Dengarlah suara hatiku ini..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Sebagai lelaki pendamba wanita mulia..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Aku  berharap kau mengubah apa yang tidak baik kepada baik, bersyariatlah  hidup mu.. penampilan mu.. pemakaian mu.. mencerminkan identiti diri mu  wahai wanita.. antara wanita baik dan tidak baik.. Sosok badan mu&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;jangan  kau pamerkan sesuka hati mu, kerana aku sebagai lelaki punya nafsu,  inginku tunduk memandang, tetapi kadang kala aku terpandang jua..  salahkah aku?? kau juga patut dipersalahkan..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Astaghfirullahhal'azim..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Firman Allah s.w.t :&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;"....dan  memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan  perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah  mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka...."&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;[Surah al-Nur : 31]&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Bakal zaujahku...&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Jagalah  adab dan aurat mu dalam semua keadaan.. terutama bila kau bergaul  dengan bangsa ku sendiri.. jagalah batasan mu.. jangan kau runtuhkan  iman kami dan jangan kau musnahkan nilai kewanitaan mu yang kami&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;pandang tinggi.. yang kami ingini.. kau bakal zaujah ku..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Bakal teman syurgaku...&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Jangan  mudah kau menutur kata-kata godaan mu, rayuan mu.. pada kami, kaum  adam, kami kalah dengan nada lenggokan suara mu.. kami mudah  terangsang...tolong... Jagalah rambut mu jua.. aku tidak rela melihat  rambut mu&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;digantung kelak oleh kerana kau tidak menjaga rambut mu  walau seutas.. aurat tetap aurat.. Jangan kau perhebatkan diri mu dengan  mempamerkan setiap urat kilauan rambut mu kerana tanpa kau sedar, kau  telah menempah seksaan pedih di sana kelak.. aku tidak melihatnya.. aku  sayang kamu wahai wanita..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; Bakal mawarku..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Bergaullah  dengan kami bila berkeperluan, jangan kau penuhi kehendak kami jika ia  bertentangan dengan syariat Islam dan hukum hakam yang digariskan Ad-din  kita... Gauli kami jika berbataskan keperluan dan janganlah  berlebih-lebihan..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Aku nyatakan ini kerana aku sayang para  muslimah.. bangsa hawa.. bakal peneman hidup ku.. bakal ibu solehah  kepada anak-anak ku.. kami (lelaki) pandang mulia, kami menyayangi mu..  kami mendoakan kebahagiaan mu..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;kami inginkan mu menjadi zaujah kami..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Aku  tidak rela melihat kaum mu memakan badan mu sendiri oleh kerana kau  suka bersolek untuk dilihat lelaki lain yang bukan mahram mu...dan suka  membicarakan keaiban orang.. jangan kau pertontonkan ia pada kami..  simpanlah dahulu, kami sanggup menunggunya kelak... (setelah berkahwin).&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; Bila ku memikirkan hidup mu wahai wanita, aku mula menangis.. bisakah aku membantu mu jika kau tidak&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;membantu diri mu sendiri...Kami juga punya dosa dan alpa, sama-samalah kita berubah menjadi baik seterusnya lebih baik..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; wassalam..&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-866265506866095498?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/866265506866095498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/suara-hati-lelaki.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/866265506866095498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/866265506866095498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/suara-hati-lelaki.html' title='# SUARA HATI LELAKI #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-WVPQftMxdEg/Tkz-pzn0BXI/AAAAAAAAAR4/WSGwOubB6sU/s72-c/tree.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-864485215342344541</id><published>2011-08-18T04:53:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:56:10.292-07:00</updated><title type='text'># KUBUR MUSLIM DAN NON-MUSLIM BERCAMPUR #</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Assalammualaikum..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Artikel di bawah saya ambil dari sebuah  blog.  Gambar menujukkan suasana di sebuah kubur di Indonesia yang  bercampur  antara kubur Islam &amp;amp; bukan Islam.. Ini tidak sepatutnya  terjadi..Di  sana,bukan sahaja kahwin campur,tetapi kubur turut  bercampur.Semoga  tidak terjadi di Malaysia.So, kena BIJAK memilih  pemimpin. TAKBIR!!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Ust. ada bertanya kpd penduduk di sana, mengapa kubur org kafir &amp;amp; org Islam di tanam setempat? salah seorang penduduk menjawab &lt;em&gt;"....takkan lah malaikat tak tau membezakan kubur org Islam &amp;amp; org bukan Islam..?"~renung-renungkan&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/197663_2159061810602_1068228569_2603942_1348286_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/223068_2159062890629_1068228569_2603946_1714908_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-864485215342344541?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/864485215342344541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kubur-muslim-dan-non-muslim-bercampur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/864485215342344541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/864485215342344541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/kubur-muslim-dan-non-muslim-bercampur.html' title='# KUBUR MUSLIM DAN NON-MUSLIM BERCAMPUR #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-2373756603751766159</id><published>2011-08-18T04:48:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:52:26.647-07:00</updated><title type='text'># SAKSIKAN BAHAWA AKU MUSLIMAH BERCADAR #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ON4ldEZBVZ8/Tkz8zeVVR0I/AAAAAAAAARw/S4QGS_mqNXk/s1600/butterflies-on-a-flower.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ON4ldEZBVZ8/Tkz8zeVVR0I/AAAAAAAAARw/S4QGS_mqNXk/s320/butterflies-on-a-flower.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642162394434455362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Lihatlah, sekarang aku bercadar…….&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Ya, akan aku kabarkan ke seluruh dunia……&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; Aku telah memakai cadar kawan…..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Akan aku serukan kepada mereka……&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; Pandangi aku dengan pandangan Illahi…..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Biar mereka semua tahu,&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; Aku sedang mengemban syiar Islam…..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Biar mereka paham,&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt; Wanita sudah selayaknya dihormati…..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;strong&gt;Akan aku pasang fotoku di internet…!!!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;em&gt;“Hai  anak Adam , sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk  menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa  itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari  tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”&lt;/em&gt; (Al-A’raaf: 26)&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;em&gt;“Katakanlah  kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan  kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali  yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain  kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada  suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau  putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau  saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki  mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita  islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan  laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau  anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka  memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.  Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang  beriman supaya kamu beruntung”&lt;/em&gt; (An-Nur: 31)&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;( Ketika muslimah  tidak lagi memiliki iffah, dan hijab tak lagi bermakna haya’ , Tidak  ada kata malu meskipun cercaan selalu menghantam jiwa fitrah kami)&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;" class=""&gt;&lt;img class="photo_img img" src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/281953_101629376604839_100002733301968_4112_2264856_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-2373756603751766159?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/2373756603751766159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/saksikan-bahawa-aku-muslimah-bercadar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2373756603751766159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2373756603751766159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/saksikan-bahawa-aku-muslimah-bercadar.html' title='# SAKSIKAN BAHAWA AKU MUSLIMAH BERCADAR #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ON4ldEZBVZ8/Tkz8zeVVR0I/AAAAAAAAARw/S4QGS_mqNXk/s72-c/butterflies-on-a-flower.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-3332228870856161075</id><published>2011-08-18T04:23:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:47:58.036-07:00</updated><title type='text'># BELAJAR DARI DUA UMAR #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-IuHLhgHF-fE/Tkz7cLlhGHI/AAAAAAAAARo/r-I3LrO00OQ/s1600/800px-Flag_of_Jihad.svg.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 206px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-IuHLhgHF-fE/Tkz7cLlhGHI/AAAAAAAAARo/r-I3LrO00OQ/s320/800px-Flag_of_Jihad.svg.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642160894753446002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;" class="notranslate"&gt;UMAR bin Abdul Aziz membersihkan kedua-dua tangannya. Dia berdiri di&lt;br /&gt;depan makam Sulaiman bin Abdul Malik, khalifah sebelumnya. Berdasarkan&lt;br /&gt;wasiat almarhum, Umar bin Abdul Aziz memegang takhta khalifah. Baru&lt;br /&gt;sahaja Umar bangkit berdiri,tiba-tiba dia mendengar suara riuh.&lt;br /&gt;"Ada apa?" tanya khalifah ke-8 Bani Umaiyyah itu kehairanan.&lt;br /&gt;"Ini adalah kenderaan tuan, wahai Amirul Mukminin," ujar salah seorang&lt;br /&gt;sambil menunjukkan sebuah kenderaan mewah yang khusus disediakan&lt;br /&gt;untuk khalifah.&lt;br /&gt;Dengan suara gementar dan tersekat-sekat kerana keletihan dan kurang&lt;br /&gt;tidur, Umar berkata,''Apa hubungannya dengan ku? Jauhkan kenderaan ini.&lt;br /&gt;Semoga Allah memberkati kalian." Lalu dia berjalan ke arah seekor keldai&lt;br /&gt;yang menjadi tunggangannya selama ini.&lt;br /&gt;Baru sahaja dia duduk di belakang haiwan itu, serombongan pengawal&lt;br /&gt;datang berbaris di belakangnya. Di tangan masing-masing tergenggam&lt;br /&gt;tombak tajam. Mereka sedia menjaga khalifah daripada bahaya. Melihat&lt;br /&gt;kehadiran pasukan itu, Umar menoleh hairan dan berkata,"Aku tidak&lt;br /&gt;memerlukan kalian. Aku hanyalah orang biasa daripada kalangan kaum&lt;br /&gt;muslimin. Aku berjalan pagi dan petang sama seperti rakyat biasa."&lt;br /&gt;Selanjutnya, Umar berjalan bersama orang ramai menuju ke masjid. Dari&lt;br /&gt;segala penjuru orang ramai kedatangan. Ketika mereka sudah berkumpul,&lt;br /&gt;Umar bin Abdul Aziz berdiri. Setelah memuji Allah dan berselawat ke atas&lt;br /&gt;Nabi dan para sahabatnya, dia berpidato,"Wahai manusia, sesungguhnya aku&lt;br /&gt;mendapat cubaan dengan urusan ini (khalifah), di mana aku tanpa diminta&lt;br /&gt;persetujuan terlebih dahulu, memintanya ataupun bermusyawwarah terlebih&lt;br /&gt;dahulu dengan kaum muslimin. Sesungguhnya, aku telah melepaskan bai'at&lt;br /&gt;yang ada di bahu kamu untuk ku. Untuk selanjutnya silakan pilih daripada&lt;br /&gt;kalangan kalian sendiri seorang khalifah yang kami redhai."&lt;br /&gt;Mendengar ucapannya itu, orang ramai pun berkata dengan satu suara,"Kami&lt;br /&gt;telah memilih tuan, wahai Amirul Mukminin. Kami redha terhadap tuan.&lt;br /&gt;Aturlah urusan kami dengan kurnia dan berkat Allah."&lt;br /&gt;Banyak perkara yang dapat kita teladani dairpada sikap hidup Umar bin&lt;br /&gt;Abdul Aziz. Selain sikap zuhud dan bersederhana, kita juga belajar warak&lt;br /&gt;(menjauhi syubhat). Misalnya, kisah tentang memadamkan lampu ketika&lt;br /&gt;kedatangan anaknya, diabadikan dalam sejarah. Dia tidak mahu&lt;br /&gt;menggunakan kemudahan negara untuk keperluan peribadi ataupun&lt;br /&gt;keluarga.&lt;br /&gt;Kita bandingkan dengan sikap pemimpin hari ini. Sulit membezakan mana&lt;br /&gt;harta peribadi dan mana harta rakyat. Berapa banyak kakitangan yang tetap&lt;br /&gt;menggunakan kemudahan kerajaan ketika berkempen untuk kepentingan&lt;br /&gt;sendiri. Begitu juga setelah mereka mereka berkuasa. Bahkan, mereka yang&lt;br /&gt;selama ini dikenali dekat dengan rakyat menjadi jauh. Akibatnya, mereka&lt;br /&gt;sendiri merasa tidak selamat. Ke manapun pergi selalu dikawal ketat oleh&lt;br /&gt;para pengawal.&lt;br /&gt;Kenyataan ini sangat bertolak ke belakang jika kita tengok jauh lagi ke&lt;br /&gt;belakang. Pada akhir abad ke-17 Hijrah, misalnya. Ketika itu kaum muslimin&lt;br /&gt;sedang menikmati kemenangan pasukan mereka di Iraq dan Syam. Namun di&lt;br /&gt;tengah kegembiraan itu, mereka dikejutkan oleh datangnya musim kemarau&lt;br /&gt;yang berpanjangan. Selama sembilan bulan hujan tidak turun. Bumi gersang&lt;br /&gt;dan penuh gebu. Haiwan dan tanaman seakan enggan hidup.&lt;br /&gt;Keadaan Madinah tidak terlalu buruk. Di bawah pemerintahan Umar bin&lt;br /&gt;Khattab, khalifah kedua setelah Rasulullah SAW wafat, penduduk Madinah&lt;br /&gt;dibiasakan menyimpan makanan. Akibatnya, masyarakat dari berbagai-bagai&lt;br /&gt;daerah datang berbondong-bondong, berhijrah ke kota Nabi itu. Selama&lt;br /&gt;beberapa saat sahaja Madinah boleh bertahan. Tapi lama-kelamaan&lt;br /&gt;penduduknya semakin tertekan. Mereka mulai kekurangan bahan makanan.&lt;br /&gt;Lalu apa yang dilakukan Umar bin Khattab pada ketika itu?&lt;br /&gt;Ketika kelaparan memuncak, Umar pernah dihidangkan roti yang dicampur&lt;br /&gt;minyak zaitun. Umar memanggil seorang Badwi dan mengajaknya makan&lt;br /&gt;bersama. Umar tidak menyuapkan makanan ke mulutnya sebelum Badwi itu&lt;br /&gt;melakukannya terlebih dahulu. Orang Badwi itu benar-benar menikmati&lt;br /&gt;makanan itu.“Agaknya, kamu tidak pernah menikmati lemak?’’ tanya Umar.&lt;br /&gt;“Benar’’ kata Badwi itu.“Aku tidak pernah makan dengan minyak zaitun. Aku&lt;br /&gt;juga sudah lama tidak menyaksikan orang lain memakannya sehingga&lt;br /&gt;sekarang,’’tambahnya.&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata nya, Umar bersumpah tidak akan memakan lemak&lt;br /&gt;sampai semua rakyatnya kembali hidup seperti biasa. Ucapannya benarbenar&lt;br /&gt;dibuktikan. Kata-katanya diabadikan sehingga kini,“Kalau rakyatku&lt;br /&gt;kelaparan, aku ingin menjadi orang pertama yang merasakannya. Kalau&lt;br /&gt;rakyatku kekenyangan, aku ingin menjadi orang terakhir menikmatinya,’’ujar&lt;br /&gt;Umar.&lt;br /&gt;Padahal ketika itu Umar boleh sahaja menggunakan segala kemudahan&lt;br /&gt;negara. Kekayaan Iraq dan Syam sudah berada di tangan kaum muslimin.&lt;br /&gt;Tapi tidak, Umar lebih memilih makan bersama-sama rakyatnya. Kita&lt;br /&gt;mendapat pengajaran berharga oleh kedua-dua Umar. Dengan meneladani&lt;br /&gt;kehidupan kedua-dua khalifah itu, para pemimpin akan merasakan&lt;br /&gt;penderitaan rakyat. Perasaan inilah akan melipatgandakan perjuangannya.&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin sorang pemimpin akan dapat berjuang kalau dia sendiri&lt;br /&gt;tidak merasakan apa yang dirasakan rakyatnya. Sikap zuhud dan kedekatan&lt;br /&gt;dengan rakyat akan melahirkan kecintaan.Bayangkan dengan diri Rasulullah&lt;br /&gt;SAW. Bagaimana mungkin rakyat tidak dekatnya kalau menjelang ajal pun&lt;br /&gt;baginda masih menyebut-nyebut,“Ummati, ummati, ummati (umatku,&lt;br /&gt;umatku, umatku!)’’ Kepedulian Rasulullah SAW kepada umatnya hampir tidak&lt;br /&gt;terbatas.&lt;br /&gt;Kecintaan inilah akan menciptakan rasa selamat. Kedekatan dengan rakyat&lt;br /&gt;berbanding lurus dengan tingkat keselesaan seorang pemimpin. Semakin&lt;br /&gt;dekat dirinya dengan rakyat, semakin tinggi juga rasa selamat kpd dirinya.&lt;br /&gt;Inilah yang menjelaskan mengapa kedua-dua Umar – sama ada Umar bin&lt;br /&gt;Abdul Aziz mahupun Umar bin Khattab – tidak pernah mahu dikawal. Mereka&lt;br /&gt;tidak memerlukan pengawal kerana merasa diri mereka selamat. Merka&lt;br /&gt;terbiasa berkeliling di tengah gelapnya malam. Mereka juga biasa berbaring&lt;br /&gt;di tempat umum. Tidak ada rasa takut dan khuatir dalam diri mereka.&lt;br /&gt;Penyebabnya: Mereka berlaku adil, bersih, dekat dengan rakyat, maka rakyat&lt;br /&gt;pun mencintai mereka.&lt;br /&gt;...seorang hamba ALLAH...tanpa pinjaman dariNYA siapalah aku...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-3332228870856161075?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/3332228870856161075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/belajar-dari-dua-umar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3332228870856161075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3332228870856161075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/belajar-dari-dua-umar.html' title='# BELAJAR DARI DUA UMAR #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IuHLhgHF-fE/Tkz7cLlhGHI/AAAAAAAAARo/r-I3LrO00OQ/s72-c/800px-Flag_of_Jihad.svg.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-8062157575703159667</id><published>2011-08-18T04:14:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:23:43.496-07:00</updated><title type='text'># SUSAHNYA JADI PEREMPUAN,PAYAHNYA JADI LELAKI #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-SImxmdrCMQo/Tkz2N6qzkpI/AAAAAAAAARg/xYPIAixTCAg/s1600/myeye.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 232px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SImxmdrCMQo/Tkz2N6qzkpI/AAAAAAAAARg/xYPIAixTCAg/s320/myeye.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642155152135918226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Ada orang mengatakan alangkah susahnya menjadi perempuan. Banyak benar  kekangan, sedari kecil tidak boleh hidup bebas. Pergerakannya  diperhatikan orang tua. Gerak gerinya menjadi bualan. Hinggalah ada juga  yang memberontak jiwanya, ingin keluar dari kepompong sehinggalah  dibuang sifat-sifat kewanitaannya untuk menyamai lelaki. Yang jauh dari  itu mempersoalkan taqdir yang telah ditentukan oleh Yang Maha Esa. Lalu  ia melanggar naluri dan fitrah seorang wanita.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Wanita perlu pula  menutup auratnya dengan sempurna. Maklumlah aurat yang rata-rata  difahami hanya sekadar menutup rambut sudah memadai katanya sedangkan ia  jauh dari itu. Tutur katanya juga perlulah dijaga agar tidak timbul  perasaan jahat di hati lelaki. Hinggalah terbit dari hati "Wahai,  sukarnya menjadi seorang wanita"&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Rupanya apabila Islam telah  menyebarkan sinarnya pada zaman Jahiliyyah yang menzalimi wanita dan  anak-anak perempuan maka tinggilah martabat kemuliaan wanita.  Sehinggalah di dalam al Quran terdapat surah An Nisa' iaitu surah wanita  dan Islam amat menjaga wanita serta ditunjukkan hak-hak yang perlu  diberi kepada kaum hawa ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Wahai wanita, janganlah hendaknya  dirimu dibiarkan rosak oleh kaum Adam yang jahat perangainya,  dipergunakan untuk mendapatkan keuntungan. Lihat sahajalah di setiap  iklan di dalam media massa, bukan barangan yang menjadi tontonan. Tetapi  di sebaliknya wanita yang berada di sisinya, maka larislah barangan  disebabkan wanita dipergunakan setiap mahkota yang ada padanya. Alangkah  harubirunya dunia ini apabila pemudinya rosak akhlaknya. Bila tiada  kekuatan aqidah dan pendidikan agama, walau seorang profesional  sekalipun tidaklah lepas dari jatuh ke lembah kehinaan jika tiada cinta  kepada ALlah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Wanita Kebanggaan Islam&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Wanita jika yang  dibentuk dirinya dengan acuan yang betul, lahirlah serikandi Islam  sebagaimana Aisyah radiyaLlahu 'anha, lahirlah anak yang taat kepada ibu  dan ayahnya sebagaimana Asma' binti Abu Bakar yang digelar zatun  nitaqoin membawa bekal, memanjat sehingga ke pintu gua untuk memberi  bekalan kepada 2 orang kekasih ALLah iaitu ayahnya sendiri Saidina Abu  Bakar As Siddiq dan junjungan besar Nabi Muhammad SallaLLahu 'alaihi  wasallam. Alangkah bahagianya apabila ada pendorong di dalam hidup,  pendokong ketika dalam kesusahan dan kesedihan, menjadi teman  seperjalanan menemani hayat sebagaimana Ummul Mukminin Saidatina  Khadijah binti Khuwailid. Tentunya menjadi ibu kebanggaan para pencinta  Islam sebagaimana Ummu Habibah (gelaran bagi Ramlah binti Abu Sufyan),  walau ditimpa ujian bertalu-talu, dipaksa untuk murtad oleh ayahnya  ketika ia memeluk Islam. Ditambahi pula dengan karenah suaminya yang  telah berpaling dari Islam dengan memeluk agama Kristian, beliau rela  berpisah kerana cintanya kepada ALlah melebihi segala-galanya dan  tinggilah darjatnya apabila dilamar oleh RasuluLlah untuk menjadi teman  hidupnya. Balasan untuk orang yang sabar dan gigih di dalam agama ALlah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Jika  diselusuri sejarah, ramainya tokoh-tokoh wanita Muslimah yang memberi  sumbangan besar di dalam dunia Islam. Fatimah binti Sa'ad al Khair al  Ansari al Andalusi, lahirnya di China pada tahun 522 Hijrah. Mengajar di  Kaherah dan Damsyiq dan ramai tokoh yang mengambil hadith darinya  seperti al Hafiz al Munziri. Siti Zubaidah, isteri Khalifah Harun al  Rasyid telah membelanjakan sebahagian besar hartanya untuk memperkuatkan  kubu pertahanan dan kawasan sempadan. Jasanya dalam menampungi saluran  air yang dibina dari Baghdad hinggalah ke Mekah untuk jemaah haji  sehinggalah saluran air ini dikenali sebagai "Ain Zubaidah" (Mata Air  Zubaidah). Lihatlah perkataannya - apabila dibentangkan kepadanya kos  perbelanjaan saluran itu, beliau telah mencampakkan bil perbelanjaan itu  ke dalam sungai sambil berkata : "Kami tinggalkan hitungannya untuk  Hari Perhitungan". ALLahu... ALlah..&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Kitalah Lelaki Itu&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Ada  orang mengatakan payahnya menjadi lelaki. Besarnya tanggungjawab yang  perlu dipikul untuk meneruskan kehidupan. Maklumlah di zaman ini,  besarlah cabaran bagi seorang lelaki yang dipenuhi dengan tribulasinya.  Kita diuji dengan penglihatan yang menggoda iman, patutlah ALlah  menyuruh kita di dalam firmanNya yang bererti :&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;" Katakanlah  kepada orang2 beriman laki2 agar mereka menundukkan pandangan mata (  terhadap wanita ), dan memelihara akan kemaluan mereka ( menutupya ).  Yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah amat  mengetahui akan apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah kepada wanita  yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara  kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang  biasa nampak daripadanya."&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;( An-Nur : 30-31 )&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Berapa ramai yang telah kalah di dalam menjaga pandangan dan kemaluannya ?...&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Suami  diuji dengan isteri, harta, anak-anak. Orang lelaki perlu bekerja  mencari rezeki dan bukannya duduk goyang kaki. Orang lelaki perlu kuat  pegangan agamanya, tahu menjadi imam, mempunyai daya kepimpinan, membuat  keputusan yang betul. Kita tetaplah lelaki untuk meneruskan perjalanan  di bumi ALLah ini, tidak mudah mengalah, berusaha untuk menjadi pemimpin  yang baik dan memperbaiki diri. Begitulah, hidup orang yang beriman,  kesusahan itu sebenarnya adalah hiburan, ujian itu menambahkan cinta  kepada ALlah. Kita selusuri kembali dari kacamata sirah siapakah lelaki  sejati yang menjadi tauladan umat ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Lelaki Sejati Perlu Mencontohi Mereka&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Agungnya  akhlaqmu ya RasuluLLah menjadi suri tauladan sepanjang zaman. Tarbiah  dan didikanmu kepada para sahabat melahirkan Abu Bakar yang sikapnya  lemah lembut tetapi tegas di dalam menjalankan hukum ALLah. Menjadikan  Saidina Umar berani di hadapan para kafir Musyrikin serta besar  jasa-jasanya dalam menyebarkan dakwah Islam dan diteruskan  kegemilangannya oleh Saidina Uthman dan Saidina Ali radiyaLlahu 'anhum.  Begitulah seorang dari seorang sahabat yang amat memusuhi Islam akhirnya  menjadi panglima Islam yang berani sebagaimana Khalid bin Al Walid.  Adakah kesusahan, kesulitan menjadikan mereka cengeng dan berundur dari  melaksanakan tugas sebagai hamba ALlah?&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Siapakah yang tidak kenal  seorang hamba yang berkulit gelap berbangsa Habsyi yang upahnya setiap  hari adalah dua genggam kurma. Tetapi putih bersih hatinya, kebal  imannya dari dicarik dan dirosakkan oleh ketulan batu yang menghempap  dirinya. Beliaulah muazzin ar Rasul (tukang azan RasuluLlah), pelopor  kebebasan peribadi walaupun zahirnya diikat sebagai hamba kepada  Muawiyah bin Khalaf, namun jiwanya bebas hanya untuk menyembah ALlah  sehinggalah ia benar-benar bebas dimerdekakan oleh sahabat yang mulia  hatinya iaitu Saidina Abu Bakar radiyaLLahu 'anhu. Lelaki sejati inilah  yang berjuang di barisan hadapan di dalam siri-siri peperangan ketika  bersama RasuluLLah dan berjaya membunuh Umaiyah bin Khalaf semasa  peperangan Badar al Kubra.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Kentalnya jiwa Urwah bin Zubair  seorang ahli fiqh yang terbesar. Menurut ceritanya sebelah kakinya  mendapat penyakit yang menyebabkan para doktor memutuskan ia perlu  dipotong agar tidak merebak sehingga ke betis dan seluruh tubuhnya. Lalu  beliau disuruh untuk meminum satu minuman yang boleh menghilangkan  kewarasan akalnya supaya dia tidak merasa sakit. Lalu beliau berkata&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;"Aku  tidak mengira, bahawa seorang yang beriman kepada ALlah akan mahu minum  sesuatu yang dapat menghilangkan akalnya, sehingga dia tidak mengenal  dan ingat la akan Tuhannya. Biarlah kakiku ini dipotong"&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Lalu dipotong pada lututnya. Dia diam sahaja, tidak berkata apa dan tidak mengeluh atau merintih barang sedikitpun.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Selanjutnya  qadar ALlah telah pun tertulis, untuk menguji iman lelaki sejati ini.  Di malam hari kakinya dipotong itu terjatuh pula putera kesayangannya  dari tingkat atas rumah lalu meninggal ketika itu juga. Kawan-kawannya  pun datang mengucapkan takziah (menyatakan turut rasa duka cita). Urwah  bin Zubair mengucapkan :&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;"Ya ALlah! Pujian untuk Engkau. Anakku  tujuh orang, lalu Engkau ambil satu, dan tinggal enam orang. Kaki  tanganku ada empat, lalu Engkau ambil satu dan masih tinggal tiga. Kalau  Engkau yang memberikan cubaan, sesungguhnya Engkau juga yang  menyelamatkan (menyembuhkan)"&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;ALLahu...ALlah...&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Tugas Kita Sebagai HambaNya&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Di  antara rasa susah dan payahnya menjadi perempuan dan lelaki. Maka perlu  bertanya juga di dalam hati, sudahkah kita mensyukuri nikmat yang ALlah  telah beri selama menjadi perempuan dan lelaki? Wanita dan lelaki yang  beriman tetaplah perlu bergandingan bantu membantu di dalam perjuangan  diri, keluarga dan masyarakat ke jalan ALlah. Mengajak ke arah kebaikan,  menegur kemungkaran bukan tugas 'seseorang'. Lupakah kita firmanNya  yang bererti :&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan  perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian  yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang  munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah  dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya  Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;(Surah at Taubah : Ayat 71)&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Ya  saudaraku sekalian, bukan bergandingan bahu membuat maksiat atau  penzinaan tetapi bahu membahu di dalam meninggalkan larangan dan  mengerjakan taat kepada ALlah..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-8062157575703159667?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/8062157575703159667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/susahnya-jadi-perempuanpayahnya-jadi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8062157575703159667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8062157575703159667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/susahnya-jadi-perempuanpayahnya-jadi.html' title='# SUSAHNYA JADI PEREMPUAN,PAYAHNYA JADI LELAKI #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-SImxmdrCMQo/Tkz2N6qzkpI/AAAAAAAAARg/xYPIAixTCAg/s72-c/myeye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-8836679543067311735</id><published>2011-08-18T04:09:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T04:14:30.417-07:00</updated><title type='text'># WANITA DAN JIIHAD #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;" href="http://4.bp.blogspot.com/-LSytG1rKluM/Tkzzir0DMCI/AAAAAAAAARY/Nf69EGQiEUs/s1600/jihad.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-LSytG1rKluM/Tkzzir0DMCI/AAAAAAAAARY/Nf69EGQiEUs/s320/jihad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642152210390528034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Pada suatu hari seorang wanita bernama Zainab yang bergelar  Khatibatin-nisa’ telah menemui Rasulullah SAW lalu berkata: "Aku telah  diutus oleh kaum wanita kepada engkau. Jihad yang diwajibkan oleh Allah  ke atas kaum lelaki itu, jika mereka luka parah, mereka mendapat pahala.  Dan jika mereka gugur pula, mereka hidup disisi Tuhan mereka dengan  mendapat rezeki. Manakala kami kaum wanita, sering membantu mereka. Maka  apakah pula balasan kami untuk semua itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Bersabda Rasulullah SAW:  "Sampaikanlah kepada sesiapa yang engkau temui daripada kaum wanita,  bahawasanya TAAT KEPADA SUAMI SERTA MENGAKUI HAKNYA adalah menyamai  pahala orang yang berjihad pada jalan Allah, TETAPI SANGAT SEDIKIT  DARIPADA GOLONGAN KAMU YANG DAPAT MELAKUKANNYA." (Riwayat Al-Bazzar dan  Ath-Thabrani)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sememangnya  kaum wanita itu mempunyai peranan yang sangat penting dalam  kehidupannya. Kerana wanita itulah ibu, wanita itu jugalah seorang  isteri , anak saudara, teman dan rakan. Jika baik wanita itu, maka  baiklah juga masyarakatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Tetapi  malangnya ramai kaum wanita yang lupa dan tidak tahu bahawa mereka juga  mempunyai peranan yang penting dalam mmbantu memperjuangkan agama,  ataupun &lt;strong&gt;BERJIHAD&lt;/strong&gt;. Tetapi bagaimanakah skop jihad itu bagi kaum wanita? Adakah perlu mengangkat senjata dan berperang di medan jihad? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jihad itu menurut bahasa adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;em&gt;“Mengerah  kekuatan dan apa yang  termampu”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;img style="float:left;" src="http://i213.photobucket.com/albums/cc251/nurtakwa88/1_290214375l.jpg" alt="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sedangkan mengikut syara’pula:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;em&gt;“Melawan  orang-orang kafir, mengajak mereka masuk ke dalam agama islam yang haq  dan memerangi mereka jika menentang untuk menerima islam&lt;/em&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Manakala  Ibnul Qayyin Al-Jauziyah rahimahullah menyebut jihad itu sebagai  perjuangan menegakkan Islam dengan cara Islam. Dan beliau membahagikan  jihad itu kepada  empat tingkat:&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;1.    Jihad melawan nafsu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;2.    Jihad melawan syaitan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;3.    Jihad melawan orang-orang kafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;4.    jihad melawan kemungkaran dan orang-orang zalim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:12pt;"&gt;&lt;strong&gt;Jihad Melawan Nafsu.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jihad ini juga terbahagia kepada 4 :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;strong&gt;1.    Jihad untuk mempelajari ajaran islam yang benar.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Setiap  muslimah itu mempunyai tanggungjawab  sebagaimana juga kaum lelaki.  Seperti di dalam hadtith riwayat Muslim, Nasa’I dan Ibnu Majah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Sesungguhnya wanita itu adalah saudara kandung lelalki”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dalam sebuah hadith yang lain pula Rasullullah Salallahu A’laihi Wa Saalam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Menuntut ilmu adalah kewajipan setiap Muslim” (H.R  Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Kewajipan  menuntut ilmu itu ternyata diperintahkan secara umum kepada semua  Muslim samada lelaki mahupun perempuan. Antara ilmu yang perlu  dipelajari adalah  ilmu asas dalam agama iaitu aqidah,hukum solat,  puasa, zakat dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Ilmu  ini ternyata amat penting untuk difahami dan dipelajari oleh kaum  wanita khasnya  kerana dilihat pada masa kini kaum wanita sering kali  melakukan perkara-perkara yang menjurus kepada syirik juga khurafat.   Hanya kerana ceteknya pengetahuan dan ilmu mereka dalam hal agama. Jika  kita lihat adat-adat dan budaya melayu yang selalunya dihidupkan dan  diamalkan oleh kaum wanita, kebanyakkannya termasuk dalam perkara bida’h  yang sesat juga mempunyai unsur-unsur khurafat. Ini semua tidak lain  berpunca kerana tidak mempunyai ilmu. Cuba bayangkan jika nanti  kefahaman dan amalan yang salah itu diturunkan pula kepada anak-anak dan  keluarganya, maka rosaklah agama dan aqidah masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin ada menyebut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Mempelajari ilmu agama tentang kewajipan agama, halal dan haram adalah fardhu a’in”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Bermaksud  bahawa menuntut ilmu agama itu adalah fardhu ai’n iaitu wajib. Oleh itu  sudah menjadi satu kewajipan kepada kita semua umat islam untuk  mempelajari ilmu-ilmu tersebut, tidak kira lelaki mahupun wanita.Tiada  pengkhususan hanya kepada kaum lelaki sahaja tau kaum wanita sahaja.  Semua orang Islam wajib mempelajari dan menuntut ilmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Malah  Saidatina Aisyah Radiyallahu A’nha sendiri dikenali dengan  kecerdikkannya dalam pelbagai ilmu. Beliau juga seorang wanita dan  isteri tetapi perjuangannya dan perananannya dalam menyebarkan ilmud an  islam tidak pernah tersekat mahupun terhalang. Sehinggakan beliau sering  menjadi rujukan orang ramai. Urwah Bin Zubair dari ayahnya mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Saya  tidak mendapati seorang pun yang lebih pandai dengan Al Quran,  perkara-perkara  fardhu, halal dan haram , syair, perkataan arab dan  nasab daripada Aisyah &lt;em&gt;Radiyallahu a’nha&lt;/em&gt;“.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jadi  pemikiran bahawa wanita itu tidak perlu untuk menuntut ilmu sampai ke  tahap yang tinggi amat salah sekali. Ilmu itu dituntut bukan inginkan  segulung ijazah, tetapi untuk menjadi panduan dalam hidup kita seharian.  Biarpun nanti wanita itu tempatnya hanya di dalam rumah, tetapi dalam  urusan menguruskan keluarga seharusnya juga perlu kepada ilmu. . Bukan  hanya tertumpu pada ilmu keduniaan sehingga mengabaikan terus ilmu agama  dan akhirat yang merupakan penyuluh jalan kehidupan kita di dunia ini.  Andai tiada cahaya penyuluh itu,maka akan kegelapan da tersesatlah kita  dalam perjalanan hidup  kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Malah  ilmu juga amat penting dalam setiap amalan kita. Kerana setiap  amalan  itu seharusnya bertunjangkan ilmu. Kita semua perlu tahu dan faham  kenapa perkara ini perlu dilakukan.Adakah ia bertepatan dengan syaria’t  islam atau tidak?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Seperti di dalam sebuah hadith Rasulullah &lt;em&gt;Salallahu A’laihi Was Salam&lt;/em&gt; bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Tanpa ilmu semua amal kebaikan yang kita lakukan akan ditolak (HR Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Allah juga ada berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;”Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya…” [Al-Israa’:36]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Seperti  kebanyakkan orang awam walaupun tidak mempunyai kemampuan memahami  hukum hakam agama dengan baik dan hanya bergantung dengan ilmu dan  ajaran dari guru, mereka  juga tidak seharusnya hanya mengikut begitu  sahaja, malah digalakkan juga bagi kita untuk mencari dalil dari alquran  dan hadith untuk meneguhkan lagi keyakinan dan membenarkan lagi ilmu  yang dipelajari. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Ingatlah,  bahawa segala  usaha dan kesusahan kita dalam usaha mendapatkan ilmu  juga akan mendapat ganjaran dari Allah. Seperti di dalam sebuah hadith:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju syurga.” [Bukhari-Muslim]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;strong&gt;2.    Berjihad untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki setelah mempelajarinya.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Apabila  ilmu sudah penuh di dada, kewajipan dan tanggungjawab seterusnya sudah  pasti adalah mempraktikannya dalam kehidupan seharian.Ada pepatah  mengatakan ilmu tanpa amal ibarat pokok yang tidak berbuah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Misalnya  jika sudah tahu, menutup aurat itu wajib, maka wajiblah  bagi kita  untuk memakai tudung, dan berpakaian yang sopan menepati syaria’t.  Begitu juga apabila sudah tahu bahawa ibadah solat itu wajib, maka  wajiblah bagi wanita itu untuk tetap dengan solatnya 5 kali sehari tanpa  melengahkan atau  sengaja meninggalkannya. Ini lah yang dikatakan ilmu  dan amal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dalam sebuah hadith dari riwayat Ad-Dailami ada menyebut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Seorang alim yang tidak beramal seperti lampu yang membakar dirinya sendiri”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Sebaliknya  jika orang yang berilmu itu mengamalkan ilmu yang dipelajari, ganjaran  pula yang akan diterima seperti  firman Allah dalam surah Al Buruj:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“„Sesungguhnya  orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang soleh bagi  mereka syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;keberuntungan yang besar”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Malah  banyak lagi ayat-ayat AlQuran yang menceritakan tentang ganjaran kepada  orang berilmu dan mengamalkannya. Oleh itu, berusahalah untuk berjihad  dan berusngguh-sungguh untuk mengamalkan dan mempraktikannya dalam  kehidupan kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;strong&gt;3.    Berjihad untuk menyampaikan ilmu tersebut.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Setelah  ilmu dituntut, kemudian di amalkan, tidak lengkap jika ilmu itu tidak  disebarkan dan dikongsikan bersama orang lain. Rasullullah &lt;em&gt;Sallahu A’laihi Was salam&lt;/em&gt; pernah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah &lt;em&gt;Azza wajalla&lt;/em&gt;, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;adalah  sedeqah. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam  kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah  keindahan bagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;ahlinya di dunia dan di akhirat. “(HR. Ar-Rabii’)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Baginda bersabda lagi:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Wahai  Abu Dzar, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah lebih baik bagimu  daripada solat sunat seratus rakaat. Pergi mengajarkan satu bab ilmu  lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;baik daripada solat seribu raka’at. ” (HR. Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Dalam hadith yang lain pula Rasullaullah &lt;em&gt;Salallahu A’laihi Was Salam&lt;/em&gt; bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Sesungguhnya  Allah, para malaikat,para penduduk langit dan bumi, sehingga  semut-semut didalam lubangnya, juga ikan-ikan di lautan, semuanya  mendoakan seseorang yang mengajarkan kebaikkan kepada manusia”(H.R At  Tirmidzi)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Inilah dia  kelebihan dan ganjaran bagi orang yang menyebarkan ilmu yang bermanfaat  kepada orang lain. Sebaliknya pula jika ilmu itu disimpan dan  dirahsiakan, Sabda baginda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Barangsiapa  ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahsiakannya maka dia akan datang  pada hari kiamat dengan kendali di mulutnya dari api neraka.” (HR. Abu  Daud)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Tetapi kita sebagai  seorang wanita, tugas dalam menyebarkan ilmu, tidaklah dalam lingkungan  yang luas dan besar seperti kaum lelaki. Mulakan dahulu dakwah kepada  ahli keluarga terdekat terlebih dahulu seperti yang dilakukan oleh  Luqman Al- Hakim yang mengajarkan kepada anaknya tentang larangan  mempersekutukan Allah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” [Luqman:13]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Jadi,  cukuplah jika wanita itu menumpukan dakwah dan penyampain ilmunya  terlebih dahulu kepada ahli keluarganya. Kemudian kepada saudara dan  kenalan rapat. Sampaikan kepada mereka semua tentang ilmu-ilmu yang  bermanfaat dan ajaklah mereka kepada melakukan amal makruf dan  ingatkanlah mereka agar menjauhkan kemungkaran. Usaha ini juga adalah  satu jihad membantu agama islam. Biarpun dalam skop dan lingkuangan yang  kecil, sesuailah dengan kemampuan dan kudrat seorang wanita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;strong&gt;4.    Berjihad dengan sentiasa bersabar ketika menyampaikan ilmu dan dakwah.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Perjuangan  menegakkan islam itu tidak pernah melaui jalan yang mudah. Penuh duri  dan liku seperti yang dialami oleh rasul-rasul ulul a’zmi yang  terdahulu. Tetapi hanya kesabaran yang membantu menguatkan dan  meneguhkan semnagat mereka dalam usaha dakwah dan menegakkan islam.  Kerana itu, Allah membalas kesabaran setiap hamba-Nya dengan ganjaran  yang tidak ternilai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Sesungguhnya hanya orang-orang bersabarlah yang dicukupkan pahala meraka tanpa batas.” (surah Az-Zumar:10)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Seperti  mana usaha kita dalam menasihati anak-anak, suami dan ahli keluarga  yang lain, pasti tidak semua yang kita sampaikan akan diterima terus  oleh mereka. Lebih-lebih lagi wanita ini apabila bercakap sering kali  dikaitkan dnegan berleter. Ternyata kesabaran sahaja lah yang menguatkan  semangat kita untuk tidak jemu menasihati dan berdakwah kepada mereka  insan-insan tersayang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Begitu  juga sesama rakan-rakan, tidak mudah untuk menegur teman sendiri. Malah  berdakwah kepada teman terdekat adalah yang paling sukar sekali untuk  dilakukan. Jika tersilap, mungkin ikatan persahabtan yang terjalin  sekian lama boleh terputus. Malah kita juga berkemungkinan akan  dipulaukan dan dimusuhi oleh teman-teman lain yang tidak berpuas hati  dengan teguran dan nasihat yang kita berikan. Tetapi, sesukar mana pun  usaha kita, itu lah jihad kesabaran yang perlu kita lakukan jika  benar-benar kita ingin membantu agama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Seperti di dalam firman Allah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;“Demi  masa.(1) Sesunggungguhnya semua manusia berada dalam kerugian.(2)  Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholih. Saling berpesan  kepada kebenaran dan berpesan pada kesabaran. (3) (Surat Al-‘Asr : 1-3)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;Semoga  kita semua tergolongan dalam golongan ini, golongan yang beruntung.  Iaitu golongan yang beriman dan beramal soleh yang menegakkan kebenaran  dengan membantu agama Allah dengan penuh kesabaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-8836679543067311735?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/8836679543067311735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/pada-suatu-hari-seorang-wanita-bernama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8836679543067311735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8836679543067311735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/pada-suatu-hari-seorang-wanita-bernama.html' title='# WANITA DAN JIIHAD #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-LSytG1rKluM/Tkzzir0DMCI/AAAAAAAAARY/Nf69EGQiEUs/s72-c/jihad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-7923081596371205438</id><published>2011-08-18T02:35:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:03:36.564-07:00</updated><title type='text'># MALU SEBAHAGIAN DARI CABANG IMAN #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-lBy2_NFbUiA/TkzjaMdW6II/AAAAAAAAAO4/Xi5cbQX271M/s1600/th_shy.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-lBy2_NFbUiA/TkzjaMdW6II/AAAAAAAAAO4/Xi5cbQX271M/s320/th_shy.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642134472348854402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="MaluSebahagianCabangIman"&gt;Malu mempunyai pengertian yang besar dalam islam. Sifat malu adalah sebahagian daripada iman. Mereka yang telah hilang sifat malu adalah orang yang tipis imannya. Ini kerana malu dan iman berjalan beriringan. Jika salah satu ditinggalkan, maka kedua-duanya akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah meriwayatkan bahawa Rasulullah saw ada bersabda bermaksud: "Iman itu ada lebih 60 cabang. Dan sifat malu adalah sebahagian daripada cabang iman."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu atau haya dalam bahasa arab berasal daripada perkataan hayat yang bermaksud kehidupan. Ia mencakupi sifat malu, memelihara aib diri dan orang lain, kesopanan, harga diri dan bersikap jujur dalam menjaga dan memelihara maruah kerana Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menggariskan sifat malu itu perlu ada pada diri setiap muslim sebagai perisai kepada orang yang beriman setiap kali hendak melakukan pekerjaan atau perbuatan dosa. Mereka yang benar-benar beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan hari kiamat adalah mereka yang mempunyai sifat malu yang teramat sangat setiap kali ingin membuat dosa, biarpun ia bukanlah sesuatu yang disengajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah mengajar umat Islam mengenai perkara pentingnya seseorang menghiasi dirinya dengan sifat malu. Dan betapa malunya seorang yang bergelar muslim tetapi tidak mempunyai sifat malu sebagai hamba kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah ibn Umar meriwayatkan bahawa Rasulullah berjalan melintasi seorang pemuda yang memarahi saudara lelakinya yang sangat pemalu. "engkau seorang yang sangat pemalu dan aku bimbang sifat malumu itu akan memusnahkan dirimu". Mendengar kata-kata lelaki itu, Rasulullah bersabda, "Tinggalkanlah ia, kerana sifat pemalu itu sebahagian daripada iman". (Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua-dua hadis diatas membuktikan bahawa sifat pemalu bukan dikhususkan untuk kaum wanita tetapi mesti ada pada kaum lelaki yang beriman kepada Allah s.w.t dan hari akhirat. Sifat pemalu adalah lambang taqwa (takutkan Allah) dan lambang ketinggian iman seseorang Muslim itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*JENIS-JENIS SIFAT MALU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat pemalu ada dua jenis. Pertama, malu untuk kebaikan dan kedua, malu yang bersifat kejahatan. Malu yang baik ialah malu hendak melanggar peraturan Allah dan RasulNya manakala sifat malu yang dibenci Allah adalah seorang yang malu hendak mengikut perintah Allah dan RasulNya. sebaliknya tidak pula malu menjadi seorang yang ingkar akan perinyahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sifat malu yang baik dan diredhai Allah adalah seorang yang beriman membina peribadi mulia mengikut yang diperintahkan Allah dan Rasulullah. Mereka (lelaki atau wanita Muslim) malu hendak melakukan perkara yang dibenci Allah kerana di akhirat nanti setiap perbuatan dosa-dosanya akan ditayangkan semula dihadapan Allah dan semua umat manusia pada hari pembalasan. Adakah rasa malu yang lebih hebat dari itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang ada sifat malu akan sentiasa mengikut segala yang diperintahkan dan menjauhi larangan Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah sentiasa melihat apa yang kita lakukan, dan setiap perbuatan biar sekecil kuman sekalipun akan tetap disoal dan diberi pemberi pembalasan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi lebih tebal rasa malu seseorang, sebenarnya akan lebih mendekatkan dia dengan kasih sayang Allah. Adakah perkara yang lebih membahagiakan daripada mendapat kasih sayang dan perlindungan daripada segala yang berkuasa iaitu Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*MALU DALAM MASYARAKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masyarakat juga perlu ada sifat malu. Sama ada dalam perhubungan ibu dengan anak, suami dan isteri, adik-beradik, saudara mara dan jiran tetangga. Seorang anak yang beriman dan ada sifat malu tidak akan sekali-kali melakukan perbuatan yang menyakitkan hati ibu dan bapanya, Seoarang isteri tidak akan membuat perkara yang tidak menggembirakan hati suaminya dan begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang telah hilang rasa malu menunjukkan bukti kelemahan imannya. Adalah sangat dilarang seorang Muslim itu apabila ia enggan mematuhi apa yang dianjurkan oleh Islam supaya dia melakukannya kerana malu dilihat oleh orang lain. Malu yang utama ialah malu kepada Allah yang Maha Mengetahui akan semua perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengutamakan kehidupan akhirat, seseorang itu tidak patut malu mencari guru untuk dia belajar bagi mengatasi kejahilannya. Ini adalah kerana ilmu yang paling bermanfaat ialah ilmu yang menjadi bekalan untuk akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bermakna seseorang yang malu atau takut untuk mencari ilmu mengenai Islam akan bimbang terhadap mafhumNya di dalam Al-Quran, kerana seseorang Muslim itu digalakkan mencari ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi pekerjaan dari pandangan Islam, seorang guru itu dipandang tinggi berbanding pekerjaan lain yang bersifat keduniaan. Seorang guru itu lebih dipandang mulia disisi Allah berbanding dengan seorang yang hanya duduk menghabiskan masa beribadat dan berdoa sepanjang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak pernah memisahkan agama dengan kehidupan dunia. Sebab itulah daripada Rasulullah, Islam telah dilengkapkan kesemua sekali, baik dari segi perundangan, perniagaan, sains, perhubungan sosial, pengurusan harta dan lain- lain. Tetapi, kita masih malu untuk mengikuti apa yang diperintahkan Allah. Malu sebeginilah yang ditegah oleh Allah dan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*MALU PADA KAUM WANITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemodenan hari ini banyak merubah cara kaum wanita Islam kita dalam cara berpakaian. Ramai yang megenakan seluar ketat, mendedahkan bahagian perut dan pusat, berpakaian menjolok mata dan tidak mahu memakai tudung sebagaimana yang disyariatkan oleh Allah. Ramai yang sudah hilang malu, menonjolkan diri untuk memancing pandangan semua orang. Ini termasuklah bebas berdua-duaan bersama-sama pasangan yang bukan muhrim mereka. Pandangan seperti ini sudah menjadi perkara biasa di negara ini atau di mana-mana jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslimah yang patuh kepada perintah Allah dan RasulNya tidak akan menggadaikan maruah diri semata-mata mahu nampak moden dan mengikut perkembangan semasa. Wanita wajib malu mendedahkan diri mereka kepada lelaki yang boleh dikahwini dan ditengah-tengah masyarakatnya. Malu seorang wanita itu datang daripada sifat malu kerana takutkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kes-kes sumbang mahram yang amat memalukan kita khususnya umat Islam. Perbuatan ini amat hina kerana sanggup menodai dan memakan darah daging sendiri yang sepatutnya adalah amanah Allah kepada bapanya, abang datuk dan bapa saudara memelihara kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu hadis yang diriwayatkanoleh Abdullah Ibn Umar, Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sifat malu dan iman itu seiringan. Jika salah satu ditinggalkan, maka kedua-duanya akan hilang."(Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat malu dan memelihara kehormatan seseorang ini amat penting dan sangat dititikberatkan dalam Islam. Malu adalah perhiasan dan perisai kepada lelaki dan wanita yang percayakan ada pembalasan pada hari akhirat. Perisai inilah yang menghalang mereka daripada terjerumus melakukan dosa dan noda, zahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Anas bin Malik,Rasullullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila seseorang menyertakan keghairahan atau tarikan berahi kepada setiap perkara yang dilakukannya, ia akan menjadi keburukan, dan apabila malu disertakan dalam setiap perbuatan ia akan menjadi indah."(Tirmidhi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*DI ZAMAN RASULULLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang beriman pada zaman Rasulullah apabila baginda membacakan ayat tentang hijab yang diturunkan kepadanya, semua orang Quraish dan Ansar berlari pulang ke rumah masing-masing memberitahu isteri, anak perempuan dan saudara perempuan mereka mengenai perintah Allah dan Rasulullah supaya menutup aurat dan kepala mereka. Bagi yang sudah memakai tudung kepala, segera membetulkannya dan mereka yang masih belum memakai tudung, mencapai kain atau apa saja kain buat menutup kepala mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini diterangkan dalam hadis riwayat Aisyah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semoga Allah memberi rahmat kepada wanita muhajirin. Apabila ayat 'dan mereka hendaklah melabuhkan tudung hingga menutupi bahagian dada mereka' dibacakan, mereka mencarik kain daripada pakaian yang mereka ada dan menutupi kepala mereka".(Abu Dawod)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muSlim patut faham, tiada sifat malu itu samalah kita mengikuti jalan syaitan sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Malik bin Uhamir yang mendengar Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah tidak akan menerima sebarang amalan atau ketaatan seseorang yang tiada sifat malu dan angkuh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami Bertanya: 'Siapakah orangnya yang angkuh dan tidak mempunyai malu ini ya Rasulullah?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang lelaki yang membiarkan isterinya melayani lelaki bukan muhrimnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud melayani ini ialah si isteri dibiar atau dibiarkan mempamerkan kecantikkannya pada khalayak ramai (tidakmemakai hijab). Bermakna dia bebas dipandang oleh lelaki yang bukan muhrimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Mughira meriwayatkan:Sa'd bin Ubada berkata,"Aku tidak akan teragak-agak membunuh isteriku dengan pedangku sekiranya aku melihat dia dengan lelaki lain." Berita ini disampaikan kepada Rasulullah saw dan Baginda bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu semua terpegun dengan harga diri dan kemuliaan Sa'd. Demi Allah, aku ini lebih mempunyai harga diri dan kerana Allah itu lebih mempunyai harga diri. Dia mengetahui segala dosa dan perkara yang memalukan dilakukan oleh kamu baik secara terang mahupun tersembunyi. Dan hendaklah kamu kembali kepadanya dan memohon keampunan Allah dan untuk itu Dia membawa berita gembira dan amaran. Dan tiada yang lebih suka dipuji melainkan Allah dan untuk itu Allah menjanjikan balasan syurga kepada mereka yang membuat kebajikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Malik berkata,&lt;br /&gt;"Tiada siapa yang lebih malu berbanding dengan Allah."(Sahih Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;"Setiap cara hidup ada karektornya. Dan malu itu adalah karektor Islam." ATAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap agama ada karektornya. Dan karektor Islam adalah malu". (Abu Dawod)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat malu itu hanya membawa kepada kebaikan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malu itu tidak akan menyebabkan perkara lain kecuali untuk kebaikan."(Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu itu lambang iman dan malu itu membawa kita ke syurga. Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;"Malu itu datangnya daripada keimanan dan iman itu membawa ke syurga. Dan sebaliknya adalah membawa kepada neraka".(Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;"Malu dan amanah adalah perkara yang mula-mula sekali hilang dari dunia ini, sebab itu mintalah dengan Allah untuk kedua-duanya".(Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunan Habsah Dinin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WASSALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUTIARA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sa'ad bin Hilal berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya bagi seorang hamba yang membuat dosa, maka Allah swt akan [masih] memberikan kepadanya empat perkara;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. rezeki tidak akan dihilangkan darinya&lt;br /&gt;2. kesihatan tidak akan hilang darinya&lt;br /&gt;3. dosa tidak akan ditunjukkan kepadanya&lt;br /&gt;4. seksaan tidak akan didatangkan kepadanya secara cepat&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-7923081596371205438?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/7923081596371205438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/malu-sebahagian-dari-cabang-iman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7923081596371205438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7923081596371205438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/malu-sebahagian-dari-cabang-iman.html' title='# MALU SEBAHAGIAN DARI CABANG IMAN #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-lBy2_NFbUiA/TkzjaMdW6II/AAAAAAAAAO4/Xi5cbQX271M/s72-c/th_shy.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-5864443728337604490</id><published>2011-08-18T02:34:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:04:10.715-07:00</updated><title type='text'># 9 JENIS ANAK SYAITAN #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-W8l5oJmH5lg/TkzjkGe7wEI/AAAAAAAAAPA/UaeNvYqvfO8/s1600/devil.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 302px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-W8l5oJmH5lg/TkzjkGe7wEI/AAAAAAAAAPA/UaeNvYqvfO8/s320/devil.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642134642543542338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a name="9JenisAnakSyaitan"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Umar al-Khattab r.a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    1. Zalituun - Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat. Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    2. Wathiin - Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    3. A'awan - Menghasut sultan/raja/pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Seronok dengan kedudukan/kekayaan hingga  terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu mendengar nasihat para ulama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    4. Haffaf - Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat (cth: disko,  kelab mlm &amp;amp; tempat yg ada minuman keras).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;   5. Murrah - Merosakkan dan melalaikan ahli dan orang yg sukakan muzik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam  dalam keseronokan dan glamour etc.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    6. Masuud - Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg mula dari  kata-kata mulut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    7. Daasim - Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar  berlaku keruntuhan rumah tangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang  pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumah tangga lagi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    8. Walahaan - Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan  ibadat-ibadat kita yg lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;    9. Lakhuus - Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-5864443728337604490?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/5864443728337604490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/9-jenis-anak-syaitan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5864443728337604490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5864443728337604490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/9-jenis-anak-syaitan.html' title='# 9 JENIS ANAK SYAITAN #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-W8l5oJmH5lg/TkzjkGe7wEI/AAAAAAAAAPA/UaeNvYqvfO8/s72-c/devil.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-2997207364618721923</id><published>2011-08-18T02:32:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:04:50.394-07:00</updated><title type='text'># KELUASAN NERAKA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-NQ2Oc5U-MMM/Tkzjug55NNI/AAAAAAAAAPI/NT_1l64NH2w/s1600/Hell.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NQ2Oc5U-MMM/Tkzjug55NNI/AAAAAAAAAPI/NT_1l64NH2w/s320/Hell.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642134821434635474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="KeluasanNeraka"&gt;Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibrail datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam  keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi s. a. w.: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu nabi s. a. w. bersabda: "Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat Jahannam." Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, nescaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa, nescaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bahagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi s. a. w. bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?" Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: iaitu yg lebih bawah lebih panas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya Rasulullah s. a. w.: "Siapakah penduduk masing-masing pintu?" Jawab Jibrail: "Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a. s. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Al-Hawiyah. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim, pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar. Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha, pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa'eir." Kemudian Jibrail diam segan pada Rasulullah s. a. w. sehingga ditanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka nabi s. a. w. jatuh pengsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibrail meletakkan kepala nabi s. a. w. di pangkuannya sehingga sedar kembali dan sesudah sedar nabi saw bersabda: "Ya Jibrail, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, iaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu." Kemudian nabi s. a. w. menangis, Jibrail juga menangis, kemudian nabi s. a. w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.(dipetik dari kitab "Peringatan Bagi Yg Lalai")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik  matahari Ku. Tahukah kamu bahawa neraka jahanamKu itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun yang hitam pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dapat menimbulkan keinsafan kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayat, sesudah Kami menerangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin 'Amr R. A, Rasulullah S. A. W bersabda:" Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat...&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-2997207364618721923?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/2997207364618721923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/keluasan-neraka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2997207364618721923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2997207364618721923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/keluasan-neraka.html' title='# KELUASAN NERAKA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-NQ2Oc5U-MMM/Tkzjug55NNI/AAAAAAAAAPI/NT_1l64NH2w/s72-c/Hell.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-9128943178210104779</id><published>2011-08-18T02:30:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:05:45.509-07:00</updated><title type='text'># BERUNTUNGNYA ANDA WAHAI WANITA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-y2lDmak9vcM/Tkzj7yo9ZEI/AAAAAAAAAPQ/0ASWPtzmSZU/s1600/tq%2BALLAH.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 222px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-y2lDmak9vcM/Tkzj7yo9ZEI/AAAAAAAAAPQ/0ASWPtzmSZU/s320/tq%2BALLAH.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642135049533744194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="KelebihanWanita"&gt;1. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1,000 lelaki yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. 2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap  titik susu yang diberikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Wanita yang melayan dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala  seperti membebaskan 20 orang hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang  Allah dengan penuh rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk  syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 maalaikat dan bidadari dan wanita itu akan  dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut (permata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh  dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Wanita yang menguli tepung gandum dengan bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Wanita yang menjaga solat, puasa dan taat pada suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga dari mana-mana  pintu yang dia suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah  mengurniakan satu pahala haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka maalaikat-maalaikat di langit akan khabarkan  berita bahawa syurga wajib baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tuala emas dan jika wanita memicit suami bila disuruh  akan mendapat pahala tuala perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Wanita yang meniggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang  memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan : Amatlah mudah bagi seorang wanita untuk menjejak Syurga. Namun begitu mengapa terlalu ramai yang masih hidup dalam kejahilan? Sang suami pula perlu ingat, tidak kamu jejaki syurga sebelum keluarga kamu menjejak syurga. Jangan ingat hendak kahwin empat jika yang satu belum terbela. Yang belum kahwin tu ingat, kamu terdedah kepada kemungkaran. Iman akan dicabar sehebat-hebatnya ketika ini. Pilih lah Syurga dan bukannya Neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa tahu, hari ini kita tak sampai ke rumah sebab dipertengahan jalan kita bertemu Izrail. Siapa tahu, hari ini hari terakhir kita berjumpa pasangan kita sebab dipertengahan jalan kita bertemu Izrail.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-9128943178210104779?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/9128943178210104779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/beruntungnya-anda-wahai-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/9128943178210104779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/9128943178210104779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/beruntungnya-anda-wahai-wanita.html' title='# BERUNTUNGNYA ANDA WAHAI WANITA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-y2lDmak9vcM/Tkzj7yo9ZEI/AAAAAAAAAPQ/0ASWPtzmSZU/s72-c/tq%2BALLAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-8005344640127103387</id><published>2011-08-17T08:23:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:06:25.979-07:00</updated><title type='text'># PERINGATAN BESAR BUAT KAUM WANITA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-OH_UZUlgNCM/TkzkGE8cEqI/AAAAAAAAAPY/28X-LMsDt70/s1600/warning.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-OH_UZUlgNCM/TkzkGE8cEqI/AAAAAAAAAPY/28X-LMsDt70/s320/warning.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642135226245976738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="PeringatanBesarbuatKaumWanita"&gt;Dipetik dari Kitab Muhimmah karangan Sheikh Abdullah bin Abdul Rahim Fathoni 1384 Hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan oleh Sayyidina Ali RA.; Adalah pada suatu hari masuk aku ke dalam rumah Nabi SAW. dan ada sertaku isteriku, Siti  Fatimah RA. Maka tatkala aku dekat dengan pintu, maka sabda Nabi SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa yang dipintu itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sahut Siti Fatimah;&lt;br /&gt;"Kami dengan suami kami, Ali.  Hamba datang untuk menghadap engkau ya Rasulullah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Maka tatkala Rasulullah membuka pintu bagi kami, tiba-tiba kami dapati  akan Nabi hal keadaannya menangis akan sebagai tangis yang  sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kataku(Sayyidina Ali RA.) baginya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penebusmu [adalah] aku, engkaulah bapaku dan ibuku Ya, Rasulullah.  apakah yang menyebabkan engkau menangis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sabda Rasulullah SAW.;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahawa sesungguhnya telah aku lihat pada malam mikraj, beberapa  perempuan daripada umatku di dalam siksa yang amat sangat.  Maka sangatlah salah pekerjaan mereka itu., kerana itulah yang  menyebakan aku menangis kerana keadaan mereka yang tersangat siksa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Sayyidina Ali RA.;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, Rasulullah, bagaimanakah engkau lihat akan keadaan mereka itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sabda Rasulullah SAW.;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah aku lihat seorang perempuan yang tergantung dengan lidahnya  dan  api neraka yang sangat panas dituangkan ke dalam lehernya; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat  seorang perempuan yang tergantung dengan rambutnya dan mendidih otak kepalanya; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aku lihat pula seorang perempuan yang tergantung dengan  dua kakinya  pada hal terikat lagi terlipat dan telah mengeluarkan segala  malaikat yang menyiksa itu dengan dua tangannya daripada pihak belakang  lalu dilumurkan minyak tanah pada badannya dan dituangkan  air panas ke dalam lehernya; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat seorang perempuan yang tergantung dengan dua susunya dan buah zaqqum itu dituangkan masuk ke dalam lehernya. (Ada pun  buah zaqqum itu adalah buah kayu di dalam neraka yang amat pahit dan apabila memakan mereka itu akannya, nescaya menggelegak  (mendidih) segala isi perut mereka itu, dan otak dan gusi mereka itu dan keluar lidah apinya daripada mulut mereka itu) dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat pula seorang perempuan yang tergantung pada hal memakan ia akan daging dirinya  manakala api neraka dinyala-nyalakan  daripada pihak bawahnya; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat pula seorang perempuan  yang tergantung lagi menambat oleh segala malaikat akan dua kakinya kepada dua susunya dan  ditambatkan dua susunya kepada ubun-ubunnya dan dijadikan atas badannya itu beberapa ekor ular dan kala hak keadaannya memakan  ia(ular dan kala) akan dagingnya dan meminum ia(perempuan) akan darahnya; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat pula seorang perempuan yang tergantung hal keadaannya buta dan  tuli dan kelu.  Di dalam kerongkongnya  api neraka pada  hal keluar otak daripada kepalanya dan lagi mengalir ke dalam hidungnya  dan segala badannya itu amat busuk lagi berputar-putar  (menggelupur) seperti terkena penyakit yang besar; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat pula seorang perempuan yang tergantung hal keadaannya dipotong  segala daging badannya daripada hadapan hingga ke belakang  daripada segala anggota dengan gunting api neraka; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat pula seorang perempuan yang tergantung hal keadaannya hitam  segala mukanya dan dua susunya dan api memakan isi perutnya;  dan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat seorang perempuan yang tergantung kepalanya seperti kepala babi dan tubuhnya seperti tubuh keldai dan di atasnua itu  beribu-ribu warna daripada azab; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat pula seorang perempuan atas rupa anjing dan api neraka itu masuk daripada bawah duburnya dan keluar daripada ia{api}  daripada mulutnya dan segala malaikat itu memukul mereka itu akan kepalanya dan badanya dengan pemukul api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Sayyidina Ali RA;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berdirilah  Siti Fatimah RA. kepada Nabi SAW. lalu berkata;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai kekasihku dan cahaya mataku, khabarkan olehmu apa dosa-dosa mereka itu hingga jatuh atas sekelian mereka itu dengan  berbagai-baga siksaan itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sabda Nabi SAW.;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pun perempuan yang tergantung dengan rambutnya dan mendidih otak kepalanya; maka bahawa sesungguhnya ia tiada mahu menutup  rambutnya daripada lelaki yang haram memandang dia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun perempuan yang tergantung dengan lidahnya  dan api neraka  yang sangat panas dituangkan ke dalam lehernya; maka bahawa  sesungguhnya ia menyakiti akan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun seorang perempuan yang tergantung dengan dua susunya dan buah zaqqum itu dituangkan masuk ke dalam lehernya;  maka sesungguhnya ia memberikan air susu suaminya [kepada bayi yang lain] dengan tiada izin suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun perempuan yang yang tergantung dengan dua kakinya di dalam kerongkongan api nereka itu; maka bahawa sesungguhnya ia  keluar rumah dengan tiada izin daripada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun perempuan yang tergantung dan memakan ia akan tubuhnya dan api neraka dinyala-nyalakan daripada pihak bawahnya; maka  bahawa sesungguhnya ia memperhiasi tubuhnya kerana orang lain dan tiada memperhiasi bagi suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan adapun perempuan  yang tergantung lagi menambat oleh segala malaikat  akan dua kakinya kepada dua susunya dan ditambatkan dua  susunya kepada ubun-ubunnya dan dijadikan atas badannya itu beberapa  ekor ular dan kala hak keadaannya memakan ia(ular dan kala)  akan dagingnya dan meminum ia akan darahnya; bahawa sesungguhnya ia di  dalam dunia tiada hendak bersuci badannya dan tiada hendak  mandi junub dan haid dan daripada nifas dan meringan-ringan akan  sembahyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun perempuan yang tergantung hal keadaannya buta dan tuli dan  kelu. yang di dalam kerongkongan  api neraka; maka bahawa  sesungguhnya ia mendatangkan daripada anak zina dan ditambatkan kepada  batang leher suaminya. (perempuan yang menduakan suaminya  hingga mendapat anak zina dan dinyatakan anak itu adalah hasil daripada  suaminya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun  perempuan yang tergantung kepalanya seperti kepala babi dan  tubuhnya seperti tubuh keldai; maka sesungguhnya ia sangat  mengadu-ngadu (adu domba/batu api) lagi amat dusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun perempuan yang seperti rupa anjing dan api masuk ia ke dalam  mulutnya dan keluar ia daripada duburnya; maka bahawa  sesungguhnya ia adalah sangat membangkit akan manusia (mengungkit-ungkit  pemberian atau pertolongan) lagi banyak dengki mendengki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; SEMOGA MAMPU MEMBERIKAN PERINGATAN KEPADA KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT SEKELIAN.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-8005344640127103387?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/8005344640127103387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/peringatan-besar-buat-kaum-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8005344640127103387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/8005344640127103387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/peringatan-besar-buat-kaum-wanita.html' title='# PERINGATAN BESAR BUAT KAUM WANITA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-OH_UZUlgNCM/TkzkGE8cEqI/AAAAAAAAAPY/28X-LMsDt70/s72-c/warning.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-7800784322919197863</id><published>2011-08-17T08:20:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:09:38.268-07:00</updated><title type='text'># LELAKI DAN WANITA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-QcTB53mMdyA/Tkzk27gEO_I/AAAAAAAAAPg/bfmi8h2GkiI/s1600/ring.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-QcTB53mMdyA/Tkzk27gEO_I/AAAAAAAAAPg/bfmi8h2GkiI/s320/ring.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642136065524644850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="LelakidanWanita"&gt;1. Kecantikan seorang wanita ialah terletak sejauh mana ia dapat menahan (menjaga) malunya, sementara kegagahan seorang lelaki  ialah terletak sejauh mana ia dapat menahan (menjaga) marahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang membujang adalah orang yang belum menemukan penghibur duka dan dia baru memperolehinya dengan berkahwin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Suami adalah orang yang mencari kebahagiaan hidup dengan menghilangkan sebahagian kemerdekaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wanita menghadapi banyak permasalahan; sebahagian diatasi dengan berkhawin dan sebahagian yang lain  diatasi setelah dia masuk ke liang kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mata yang paling indah tetapi juga harus diwaspadai adalah mata kaum wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan menyalahkan perasaan isteri anda kerana perasaannya yang terbaik ialah ketika ia menerima anda sebagai suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Perawan tua ialah wanita yang kehilangan kesempatan menyusahkan seorang lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Yang diinginkan seorang gadis dari dunia ini hanyalah seorang suami, dan apabila ia sudah memperolehinya, ia menginginkan  segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Wanita bisa memaafkan suatu pengkhianatan suaminya, tetapi dia tidak bisa melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kecantikan wanita tidak bererti apa-apa dibandingkan dengan kemuliaan akhlak dan perilakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Sebelum khawin, wanita hafal seluruh jawaban dan sesudah khawin, ia hafal seluruh pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Barangsiapa mengawini wanita kerana hartanya, maka dia telah menjual kemerdekaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Wanita adalah bintang dan pelita bagi lelaki. Tanpa pelita, lelaki bermalam dalam kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Wanita lebih cepat daripada lelaki dalam menangis dan dalam mengingatkan peristiwa yang menyebabkan dia menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Wanita tertawa bila ia mampu dan menangis apabila ia menginginkan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Pudarlah kebahagiaan seorang wanita jika ia tidak mampu menjadikan suaminya teman yang termulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Wanita sangat berlebihan dalam mencintai dan membenci, dan tidak mengenal pertengahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Wanita selalu tergolong manusia halus dan lembut sampai saat dia berkhawin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Tidak mungkin seorang lelaki hidup bahagia tanpa didampingi oleh isteri yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Wanita hidup untuk berbahagia dengan cinta, sementara lelaki mencintai untuk hidup berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 21. Seorang wanita yang bijaksana menambahkan gula pada kalimatnya  setiap kali berbicara denga suaminya, dan mengurangi garam pada  ucapan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Cincin perkhawinan adalah cincin termahal di dunia, sebab mengharuskan pemberinya mengingatkan harganya  setiap bulan tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Sesungguhnya tidak ada wanita yang sangat cantik, yang ada ialah  kaum lelaki yang sangat lemah bila berhadapan dengan kecantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Bagi lelaki, yang terakhir kali mati ialah jantungnya dan bagi wanita adalah lidahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Wanita tidak diciptakan untuk dikagumi semua lelaki tetapi sebagai sumber kebahagiaan seorang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 26. Pada waktu bertunang, lelaki banyak berbicara dan perempuan  mendengarkan. Pada saat perkhawinan, perempuan berbicara dan pengantin  lelaki mendengarkan. Sesudah perkawinan, suami dan isteri banyak  berbicara dan  para jiran tetangga mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Setiap wanita mempunyai dua mata. Adapun wanita yang cemburu berlebihan mempunyai tiga mata. Satu di sebelah kanan,  satu di sebelah kiri dan yang ketiga diarahkan kepada suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Wanita pada umumnya takut akan munculnya uban dan wanita-wanita cantik yang menjadi saingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Isteri yang bersikap jujur dan setia kepada suami meringankan setengah beban kehidupan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Seorang wanita menghadapi kesulitan apabila ia berada di antara lelaki yang dicintainya dan yang mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-7800784322919197863?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/7800784322919197863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/lelaki-dan-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7800784322919197863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7800784322919197863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/lelaki-dan-wanita.html' title='# LELAKI DAN WANITA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-QcTB53mMdyA/Tkzk27gEO_I/AAAAAAAAAPg/bfmi8h2GkiI/s72-c/ring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-3252039910526437476</id><published>2011-08-17T08:18:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:10:13.809-07:00</updated><title type='text'># MENJAWAB 6 SOALAN #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-b5kEU3-EBNc/Tkzk-4NOWjI/AAAAAAAAAPo/aJHa7GY1_nQ/s1600/question-things.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 319px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-b5kEU3-EBNc/Tkzk-4NOWjI/AAAAAAAAAPo/aJHa7GY1_nQ/s320/question-things.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642136202079263282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="Menjawab6Soalan"&gt;1. Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ?&lt;br /&gt;2. Apa yang paling jauh dari kita di dunia ?&lt;br /&gt;3. Apa yang paling besar di dunia ?&lt;br /&gt;4. Apa yang paling berat di dunia ?&lt;br /&gt;5. Apa yang paling ringan di dunia ?&lt;br /&gt;6. Apa yang paling tajam di dunia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;JAWAPAN &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya.&lt;br /&gt;Lalu Imam Al Ghozali bertanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalan yang pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia  ini?".&lt;br /&gt;Murid-muridnya menjawab  "orang tua,guru,kawan,dan sahabatnya". Imam Ghozali menjelaskan semua jawapan itu benar.  Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "MATI". Sebab itu sememangnya janji Allah SWT  bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Imam Ghozali meneruskan  pertanyaan yang kedua.... "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?".&lt;br /&gt;Murid - muridnya menjawab "negara Cina, bulan, matahari dan bintang -bintang". Lalu Imam Ghozali  menjelaskan bahawa semua jawapan yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi yang paling  benar adalah "MASA LALU". Walau dengan apa cara sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa  lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan  perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga....&lt;br /&gt;"Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya menjawah "gunung, bumi dan matahari". Semua jawapan itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari  yang ada di dunia ini adalah "NAFSU" (Al A'Raf 179). Maka kita harus berhati-hati dengan  nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".&lt;br /&gt;Ada yang menjawab "besi dan gajah". Semua jawapan adalah benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "MEMEGANG  AMANAH" (Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan  Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?"&lt;br /&gt;Ada yang menjawab "kapas, angin, debu dan daun-daunan". Semua itu  benar kata Imam  Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan sholat, gara-gara bermesyuarat kita meninggalkan sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pertanyaan keenam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia  ini?"&lt;br /&gt;Murid-muridnya menjawab dengan serentak, "pedang". Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "LIDAH MANUSIA" Karena melalui lidah, Manusia  selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-3252039910526437476?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/3252039910526437476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/menjawab-6-soalan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3252039910526437476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/3252039910526437476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/menjawab-6-soalan.html' title='# MENJAWAB 6 SOALAN #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-b5kEU3-EBNc/Tkzk-4NOWjI/AAAAAAAAAPo/aJHa7GY1_nQ/s72-c/question-things.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-2177636240125731911</id><published>2011-08-17T08:15:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:18:26.997-07:00</updated><title type='text'>#10 ORANG YANG MAYATNYA TIDAK REPUT DAN TIDAK BUSUK #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/--4hsYgsLZcU/Tkzm6cqOlyI/AAAAAAAAAP4/mZLPf-Xd-jg/s1600/23322-al-quran.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 219px;" src="http://2.bp.blogspot.com/--4hsYgsLZcU/Tkzm6cqOlyI/AAAAAAAAAP4/mZLPf-Xd-jg/s320/23322-al-quran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642138324988499746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="10orangyangmayatnyaTIDAKBUSUKdanTIDAKREPUT"&gt;Disebutkan didalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing-masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya orang kepada Rasulullah saw : "Bagaimana kita dapat mengenali  ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?" Maka jawabnya Rasulullah saw,  "Umat dikenal kerana WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU'." Bila  qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil  membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD  tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil. Bukanlah  debu itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu  KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui  titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga setiap orang  melihat para mukmin itu mengetahui bahawa mereka adalah pelayan Ku dan  hamba-hamba Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahawa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Para Nabi&lt;br /&gt;2. Para Ahli Jihad&lt;br /&gt;3. Para Alim Ulama&lt;br /&gt;4. para Syuhada&lt;br /&gt;5. Para Penghafal Al Quran&lt;br /&gt;6. Imam atau Pemimpin yang Adil&lt;br /&gt;7. Tukang Azan&lt;br /&gt;8. Wanita yang mati kelahiran/beranak&lt;br /&gt;9. Orang mati dibunuh atau dianiaya&lt;br /&gt;10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumaat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra sabda  Rasulullah saw: Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada  di dalam kubur dibangkitkan maka Allah swt memberi wahyu kepada Malaikat  Ridhwan: Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hanba-hamba  Ku berpuasa (ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan  dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng  dan buah buahan syurga. Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekelian  kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua  datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat  Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lazat  dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi. Jika  Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada  mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah swt di dalam  Surah Al-Haqqah bermaksud :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah LALU itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan (ingatlah) Allah sentiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Surah Al-Baqarah : 237&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-2177636240125731911?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/2177636240125731911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/10-orang-yang-mayatnya-tidak-reput-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2177636240125731911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2177636240125731911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/10-orang-yang-mayatnya-tidak-reput-dan.html' title='#10 ORANG YANG MAYATNYA TIDAK REPUT DAN TIDAK BUSUK #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--4hsYgsLZcU/Tkzm6cqOlyI/AAAAAAAAAP4/mZLPf-Xd-jg/s72-c/23322-al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-7164392847089507675</id><published>2011-08-17T08:13:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:19:14.141-07:00</updated><title type='text'># REBUTLAH PANGKAT ISTERI SOLEHAH #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-E7F96RI5LBY/TkznGLJpWnI/AAAAAAAAAQA/AdhgoddNHbM/s1600/married.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-E7F96RI5LBY/TkznGLJpWnI/AAAAAAAAAQA/AdhgoddNHbM/s320/married.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642138526446869106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="RebutlahPangkatIsteriSolehah"&gt;Allah  swt Maha Pemurah dan Penyayang ke atas hamba-hambanya. Bagi kaum wanita  ada 4 tiket untuk mereka masuk ke syurga, iaitu apabila mereka berjaya  menjaga sembahyang fardhu, puasanya di bulan Ramadhan, ketaaatan kepada  suami dan kehormatannya. Melalui empat perkara ini juga menyebabkan  seseorang wanita itu boleh mencapai taraf solehah dan bertaqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu  Penyayangnya Allah kepada insan yang bergelar wanita. Tetapi cuba kita  renungkan kembali sejauh manakah kita telah berjaya meraih keempat-empat  perkara ini dengan sebaik-baiknya. Sembahyang fardhu kebanyakannya  tidak khusyuk. Semasa bersembahyang sahaja aurat ditutup tetapi selepas  itu kita kembali dengan pakaian yang mendedahkan aurat. Puasa kita  sekadar menahan lapar dan dahaga tetapi mulut masih mengumpat. Ketaatan  kepada suami dibuat sambil lewa malah suami kadangkala dijadikan seperti  lembu yang diikat hidungnya dengan tali (disuruh membuat itu dan ini).  Ada yang menjadi pelacur dan menjual maruahnya untuk mendapatkan wang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepatutnya  kita kena banyak menangisi diri yang gagal menunaikan amanah Allah itu.  Rasulullah selepas di Isyrak Mikrajkan, baginda tidak henti-henti  menangis kerana terlalu amat sedih dan sentiasa berdoa kepada Allah swt  supaya kaum wanita dan umat-umat yang disayanginya diselamatkan dari  azab api neraka.  Bayangkanlah, baginda saksikan bahawa di dalam neraka  itu 75% adalah terdiri dari kaum Hawa. Badan-badan kita akan disambar  oleh api neraka dan terbakar rentung dan akan diperbaharui lagi  daging-daging tubuh lalu dibakar lagi hingga mengikut sebanyak mana dosa  yang telah kita lakukan itu. Beruntunglah bagi mereka-mereka yang  beramal soleh. Wanita-wanita yang solehah akan disambut oleh  'wildan-wildan'nya (suami) diiringi dan serta diperelokkan kedudukannya  di dalam syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila diceritakan mengenai peribadi wanita  bertaqwa dan solehah pastilah mereka-mereka ini mendapat pendidikan  agama yang secukupnya. Bila ilmu telah dipelajari lantas terus  diamalkannya. Maka jadilah mereka insan-insan yang terdidik untuk  mentaati segala perintah Allah dan menjauhkan segala larangannya.  Orang-orang yang banyak menangis kerana takutkan neraka Allah.  Orang-orang yang sanggup berkorban apa saja demi kepentingan hari  akhirat. Orang-orang yang sanggup hidup susah dengan berbagai ujian dan  rintangan; tidak putus asa serta selalu ingat mati demi rindunya mereka  untuk melihat wajah Allah swt dan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rebutlah pangkat  wanita solehah yang bertaqwa kerana ianya tidak dapat dijual beli dengan  dunia ini. Malahan tarafnya jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan  apa jua pangkat nilaian di dunia ini. Semua kemegahan-kemegahan dunia  ini tidak kekal lama dan biasanya kalau seseorang itu telah pencen ia  akan kesepian dan dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang isteri yang solehah, dia  akan melayani suaminya begitu baik sekali sebab itu merupakan tuntutan  yang telah diwajibkan ke atasnya untuk dilaksanakan setelah diikat  dengan ikatan ijab dan kabul. Inilah perbezaannya taraf seorang isteri  dengan seorang pelacur di mana dia juga memberikan layanan yang baik  kepada pelanggannya. Tetapi layanannya itu atas dasar untuk mendapatkan  wang. Manakala seorang isteri yang solehah setiap perkara yang dilakukan  semata-mata untuk mentaati Allah, demi untuk mendapat keredhaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila  suami berhajat, hendaklah segera mendapatkannya dan tinggalkan  kerja-kerja yang sedang dilakukan. Hiasilah diri dengan pakaian yang  menarik, bersolek dan memakai bau-bauan. Jangan bimbangkan anak-anak  yang menangis ketika itu kerana para malaikat sentiasa menjaga mereka  sehingga kita selesai menunaikan amanah Allah terhadap suami kita dan  mereka mendoakan semoga kita dikurniakan zuriat yang soleh dan solehah.  Generasi yang bakal mengamankan dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramai juga kaum wanita  hari ini berjaya melayani suaminya dengan baik tapi bila saja suami  sebut hendak kahwin seorang lagi dia mula tarik muka empat belas, hempas  itu, hempas ini malah boleh jadi perang besar. inilah yang dinamakan  cinta nafsu. Dia mahu dia seorang sahaja menguasai kasih sayang suami.  Padanya bermadu itu suatu yang hina dan tidak mengapa kalau si suami  memiliki perempuan simpanan walau sebanyak manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang  isteri yang bertaqwa, dia tidak peduli samada hidupnya terpaksa bermadu  dua, tiga atau empat sekalipun sebab itu bukan urusannya malah sebuah  ketentuan dari Tuhan untuk menguji sejauh mana keikhlasannya melayani  suami. Dia tidak akan ambil kisah sekiranya suaminya mengecilkan hatinya  malah di hati kecilnya akan sering berkata, "Ini tugas aku dengan  Allah, aku mesti laksanakan". Akhirnya tidak timbul perkelahian bila  bermadu bila setiap isteri telah faham dengan kedudukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya  isteri solehah saja yang gembira bila dimadukan sebab suaminya telah  menyelamatkan seorang lagi hamba Allah bila dikahwinkan. Bila seseorang  itu telah berkahwin, InsyaAllah sembahyangnya akan lebih khusyuk kerana  sebagagian dari agamanya telah diselamatkan. Di samping itu berkahwin  juga boleh melembutkan hati dan menenangkan fikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  mencapai makam isteri yang solehah dan bertaqwa bukanlah semudah yang  diucapkan. Kita mesti berusaha untuk mengikis sebanyak mungkin mazmumah  yang terdapat dalam diri dan selalu berharap kepada Allah supaya  dimasukkan sifat-sifat mahmudah dan dibantu ketika sedang bermujahadah  di dalam menghadapi berbagai ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecahkan hati dengan banyak  menangis, bukan menangis kerana sayangkan harta dunia, takut dimadu dan  sebagainya tetapi menangislah kerana takutkan azab Allah yang sangat  pedih dan selalulah berindu-rindu untuk melihat wajah Allah. Sesiapa  yang merindui Allah, Allah juga akan merinduinya dan Rasullah akan  memberi syafaat kepada sesiapa yang merinduinya dan mereka akan  bersama-samanya di dalam syurga kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyakkan berselawat  kepada baginda. Hanya baginda saja yang diberi keistimewaan untuk  mengenali umat-umatnya sedangkan nabi-nabi lain gagal berbuat demikian.  Berkat umat-umatnya yang bersungguh-sungguh menjaga tujuh anggota  lahirnya (mata, telinga, perut, kemaluan, mulut, kaki dan tangan) dari  berbuat maksiat dan mengamalkan sungguh-sungguh lima hukum (wajib,  sunat, makruh, halal dan haram) yang telah Allah tetapkan. Hanya  mereka-mereka ini sajalah yang akan bercahaya-cahaya di Padang Mahsyar  kelak dan dipimpin oleh Rasulullah untuk menuju ke syurga.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-7164392847089507675?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/7164392847089507675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/rebutlah-pangkat-isteri-solehah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7164392847089507675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/7164392847089507675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/rebutlah-pangkat-isteri-solehah.html' title='# REBUTLAH PANGKAT ISTERI SOLEHAH #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-E7F96RI5LBY/TkznGLJpWnI/AAAAAAAAAQA/AdhgoddNHbM/s72-c/married.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-2814008053664382325</id><published>2011-08-17T08:09:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:19:58.471-07:00</updated><title type='text'># ADAB-ADAB BERPUASA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Wx17TkZ004A/TkznR0-RrBI/AAAAAAAAAQI/jIeHotOEaqs/s1600/59321_1499948393152_1667456795_1204597_92825_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Wx17TkZ004A/TkznR0-RrBI/AAAAAAAAAQI/jIeHotOEaqs/s320/59321_1499948393152_1667456795_1204597_92825_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642138726652029970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="AdabShaumRamadhan"&gt;1. Diriwayatkan dari Umar bin Khaththab ra. telah bersabda Rasulullah saw:  Apabila malam sudah tiba dari arah sini dan siang telah pergi dari arah  sini, sedang matahari sudah terbenam, maka orang yang saum boleh berbuka.  (H.R : Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad: Sesungguhnya Nabi saw telah bersabda:  Manusia (ummat Islam ) masih dalam keadaan baik selama mentakjilkan  (menyegerakan) berbuka. (H.R : Al-Bukhari dan Muslim )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Diriwayatakan dari Anas ra., ia berkata: Rasulullah saw berbuka dengan  makan beberapa ruthaab ( kurma basah ) sebelum solat, kalau tidak ada maka  dengan kurma kering, kalau tidak ada maka dengan meneguk air beberapa teguk.  (H.R : Abu Daud dan Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Diriwayatkan dari Salman bin Amir, bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah  bersabda: Apabila salah seorang di antara kamu shaum hendaklah berbuka  dengan kurma, bila tidak ada kurma hendaklah dengan air, sesungguhnya air  itu bersih. (H.R : Ahmad dan At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Diriwayatkan dari Ibnu Umar : Adalah Nabi saw. selesai berbuka Beliau  berdo'a (ertinya) telah pergi rasa haus dan menjadi basah semua urat-urat  dan pahala tetap ada Insya Allah. (H.R : Ad-Daaruquthni dan Abu Daud hadith  hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Diriwayatkan dari Anas, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw:  Apabila makan malam telah disediakan, maka mulailah makan sebelum solat  Maghrib, janganlah mendahulukan solat daripada makan malam itu (yang sudah  terhidang). (H.R : Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra: Sesungguhnya Rasulullah saw. telah  bersabda : Makan sahurlah kalian kerana sesungguhnya makan sahur itu berkah.  (H.R : Al-Bukhari )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Diriwayatkan dari Al-Miqdam bin Ma'di Yaqrib, dari Nabi saw. bersabda :  Hendaklah kamu semua makan sahur, kerana sahur adalah makanan yang penuh  berkah. (H.R : An-Nasa'i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit berkata : Kami bersahur bersama  Rasulullah saw. kemudian kami bangkit untuk menunaikan solat (Subuh). saya  berkata : Berapa saat jarak antara keduanya (antara waktu sahur dan waktu  Subuh)? Ia berkata : Selama orang membaca lima puluh ayat. (H.R : Al-Bukhari  dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Diriwayatkan dari Amru bin Maimun, ia berkata : Adalah para sahabat  Muhammad saw. adalah orang yang paling menyegerakan berbuka dan melambatkan  makan sahur. (H.R : Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Telah bersabda Rasulullah saw: Apabila salah seorang di antara kamu  mendengar azan dan piring masih di tangannya janganlah diletakkan hendaklah  ia menyelesaikan hajatnya (makan/minum sahur) daripadanya. (H.R: Ahmad dan  Abu Daud dan Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Diriwayatkan dari Abu Usamah ra. ia berkata : Solat telah di'iqamahkan,  sedang segelas minuman masih di tangan Umar ra. Beliau bertanya : Apakah ini  boleh saya minum wahai Rasulullah? Beliau menjawab : ya, lalu ia meminumnya.  ( H.R Ibnu Jarir )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. ia berkata : Adalah Rasulullah saw.  orang yang paling dermawan dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan  Ramadhan ketika Jibril menemuinya, dan Jibril menemuinya pada setiap malam  pada bulan Ramadhan untuk mentadaruskan beliau saw. al-Qur'an dan  benar-benar Rasulullah saw. lebih dermawan tentang kebajikan( cepat berbuat  kebaikan ) daripada angin yang dikirim. (HR Al-Bukhari )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata : Adalah Rasulullah saw.  menggalakkan qiyamullail ( solat malam ) di bulan Ramadhan tanpa  memerintahkan secara wajib, maka beliau bersabda : Barang siapa yang solat  malam di bulan Ramadhan kerana beriman dan mengharapkan pahala dari Allah,  maka diampuni baginya dosanya yang telah lalu. ( H.R : Jama'ah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Diriwayatkan dari Aisyah ra. Sesungguhnya Nabi saw. apabila memasuki  sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan) beliau benar-benar menghidupkan malam  (untuk beribadah) dan membangunkan istrinya (agar beribadah) dengan  mengencangkan ikatan sarungnya (tidak mengumpuli istrinya). (H.R: Al-Bukhari  dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata : Adalah Nabi saw.  bersungguh-sungguh solat malam pada sepuluh hari terakhir (di bulan  Ramadhan) tidak seperti kesungguhannya dalam bulan selainnya. (H.R : Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Diriwayatkan dari Abu salamah din Abdur Rahman, sesungguhnya ia telah  bertanya kepada Aisyah ra: Bagaimana solat malamnya Rasulullah saw di bulan  Ramadhan? maka ia menjawab : Rasulullah saw tidak pernah solat malam lebih  dari sebelas raka'at baik di bulan Ramadhan maupun di bulan lainnya, caranya  : Beliau solat empat raka'at jangan tanya baik dan panjangnya, kemudian  solat lagi empat raka'at jangan ditanya baik dan panjangnya, kemudian solat  tiga raka’at. (H.R : Al-Bukhari,Muslim dan lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Diriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata : Adalah Rasulullah saw. apabila  bangun solat malam, beliau membuka dengan solat dua raka'at yang ringan,  kemudian solat lapan raka'at, kemudian solat witir. (H.R : Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Diriwayatkan dari Ibnu Umar ia berkata : Ada seorang laki-laki berdiri  lalu ia berkata : Wahai Rasulullah bagaimana cara solat malam? Maka  Rasulullah menjawab : Solat malam itu dua raka'at dua raka'at. Apabila kamu  khawatir masuk solat Subuh, maka berwitirlah satu raka'at. (H.R : Jama'ah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Dari Aisyah ra. ia berkata : Sesungguhnya Nabi saw solat di masjid, lalu  para sahabat solat sesuai dengan solat beliau (berma’mum di belakang), lalu  beliau solat pada malam kedua dan para sahabat berma’mum di belakangnya  bertambah banyak, kemudian pada malam yang ketiga atau yang keempat mereka  berkumpul, maka Rasulullah saw tidak keluar mengimami mereka. Setelah pagi  hari beliau bersabda : Saya telah tahu apa yang kalian perbuat, tidak ada  yang menghalangi aku untuk keluar kepada kalian (untuk mengimami solat)  melainkan aku khawatir solat malam ini difardukan atas kalian. Ini terjadi  pada bulan Ramadhan. (H.R : Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Dari Ubay bin Ka'ab t. ia berkata : Adalah Rasulullah saw. solat witir  dengan membaca : (Sabihisma Rabbikal A'la) dan (Qul ya ayyuhal kafirun) dan  (Qulhu wallahu ahad). (H.R : Ahmad, Abu Daud, AnNasa'i dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Diriwayatkan dari Hasan bin Ali ia berkata : Rasulullah saw. telah  mengajarkan kepadaku beberapa kata yang aku baca dalam qunut witir :  (ertinya ) Ya Allah berilah aku petunjuk beserta orang-orang yang telah  engkau beri petunjuk, berilah aku kesihatan yang sempurna beserta orang yang  telah engkau beri kesihatan yang sempurna, pimpinlah aku beserta orang yang  telah Engkau pimpin, Berkatilah untukku apa yang telah Engkau berikan,  peliharalah aku dari apa yang telah Engkau tentukan. Maka sesungguhnya  Engkaulah yang memutuskan dan tiada yang dapat memutuskan atas Engkau, bahwa  tidak akan hina siapa saja yang telah Engkau pimpin dan tidak akan mulia  siapa saja yang Engkau musuhi. Maha agung Engkau wahai Rabb kami dan Maha  Tinggi Engkau. (H.R : Ahmad, Abu Daud, AnNasa'i, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Dari Abu Hurairah ra. bahwa Nabi saw. bersabda : Barang siapa yang solat  malam menepati lailatul qadar, maka diampuni dosanya yang telah lalu. (H.R :  Jama'ah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Diriwayatkan dari Aisyah ra. Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda  : berusahalah untuk mencari lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir. (H.R  : Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra. ia berkata : Dinampakkan dalam mimpi  seorang laki-laki bahwa lailatul qadar pada malam kedua puluh tujuh, maka  Rasulullah saw. bersabda : Saya pun bermimpi seperti mimpimu, (ditampakkan  pada sepuluh malam terakhir, maka carilah ia ( lailatul qadar ) pada  malam-malam ganjil. (H.R : Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Diriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata : Saya berkata kepada Rasulullah  saw. Ya Rasulullah, bagaimana pendapat tuan bila saya mengetahui lailatul  qadar, apa yang saya harus baca pada malam itu? Beliau bersabda : Bacalah  (ertinya) Ya Allah sesungguhnya Engkau maha pemberi ampun, Engkau suka  kepada keampunan maka ampunilah daku. (H.R : At-Tirmidzi dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Diriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata : Adalah Rasulullah saw  mengamalkan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan sampai  beliau diwafatkan oleh Allah Azza wa Jalla. (H.R : Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Diriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata : Adalah Rasulullah saw. apabila  hendak beri'tikaf, beliau solat subuh kemudian memasuki tempat i'tikafnya.  (H.R :Jama'ah kecuali At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Diriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata : Adalah Rasulullah saw. apabila  beri'tikaf , beliau mendekatkan kepalanya kepadaku, maka aku menyisirnya,  dan adalah beliau tidak masuk ke rumah kecuali kerana untuk memenuhi hajat  manusia (buang air, mandi dll...) (H.R : Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Allah ta'ala berfirman : (ertinya) Janganlah kalian mencampuri mereka  (istri-istri kalian) sedang kalian dalam keadaan i'tikaf dalam masjid.  Itulah batas-batas ketentuan Allah, maka jangan di dekati... (Al-Baqarah :  187)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. ia berkata : Telah bersabda  Rasulullah saw: Setiap amal anak bani Adam adalah untuknya kecuali shaum, ia  adalah untukKu dan Aku yang memberikan pahala dengannya. Dan sesungguhnya  shaum itu adalah benteng pertahanan, pada hari ketika kamu shaum janganlah  berbuat keji, jangan berteriak-teriak (pertengkaran), apabila seorang  memakinya sedang ia shaum maka hendaklah ia katakan : "sesungguhnya saya  sedang shaum" . Demi jiwa Muhammad yang ada di tanganNya sungguh bau  busuknya mulut orang yang sedang shaum itu lebih wangi disisi Allah pada  hari kiamat daripada kasturi. Dan bagi orang yang shaum ada dua kegembiraan,  apabila ia berbuka ia gembira dengan bukanya dan apabila ia berjumpa dengan  Rabbnya ia gembira kerana shaumnya. (H.R : Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata : Sesungguhnya Nabi saw. telah  bersabda : Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan bohong dan amalan  kebohongan, maka tidak ada bagi Allah hajat (untuk menerima) dalam hal ia  meninggalkan makan dan minumnya. ( H.R: Jama'ah Kecuali Muslim ) Maksudnya  Allah tidak merasa perlu memberi pahala shaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Bahwa sesungguhnya Nabi saw. bersabda kepada seorang wanita Anshar yang  sering di panggil Ummu Sinan : Apa yang menghalangimu untuk melakukan haji  bersama kami? Ia menjawab : Keldai yang ada pada kami yang satu dipakai oleh  ayahnya si fulan (suaminya) untuk berhaji bersama anaknya sedang yang lain  di pakai untuk memberi minum anak-anak kami. Nabipun bersabda lagi : Umrah  di bulan Ramadhan sama dengan mengerjakan haji atau haji bersamaku. (H.R :  Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Rasulullah sw. bersabda : Apabila datang bulan Ramadhan kerjakanlah  umrah kerana umrah di dalamnya (bulan Ramadhan) setingkat dengan haji. (H.R  : Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat dan hadith-hadith tersebut di atas memberi pelajaran kepada kita bahwa  dalam mengamalkan shaum Ramadhan kita perlu melaksanakan adab-adab sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berbuka apabila sudah masuk waktu Maghrib. (dalil : 6). Sunnah berbuka  adalah sbb :  a. Disegerakan yakni sebelum melaksanakan solat Maghrib dengan makanan yang  ringan seperti kurma, air saja, setelah itu baru melaksanakan solat. (dalil  : 2,3 dan 4)  b. Tetapi apabila makan malam sudah dihidangkan, maka terus dimakan, jangan  solat dahulu. (dalil : 6)  c. Setelah berbuka berdo'a dengan do'a sbb : Ertinya : Telah hilang rasa  haus, dan menjadi basah semua urat-urat dan pahala tetap wujud insya Allah.  (dalil : 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makan sahur. (dalil : 7 dan 8). Adab-adab sahur:  a. Dilambatkan sampai akhir malam mendekati Subuh. (dalil 9 dan 10)  b. Apabila pada tengah makan atau minum sahur lalu mendengar adzan Subuh,  maka sahur boleh diteruskan sampai selesai, tidak perlu dihentikan di tengah  sahur kerana sudah masuk waktu Subuh. (dalil 11 dan 12) * Imsak tidak ada  sunnahnya dan tidak pernah diamalkan pada zaman sahabat maupun tabi'in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lebih bersifat dermawan (banyak memberi, banyak bersedeqah, banyak  menolong) dan banyak membaca al-Qur'an (dalil : 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menegakkan solat malam / solat Tarawih dengan berjama'ah. Dan solat  Tarawih ini lebih digiatkan lagi pada sepuluh malam terakhir (20 hb. sampai  akhir Ramadhan). (dalil : 14,15 dan 16). Cara solat Tarawih adalah:  a. Dengan berjama'ah. (dalil : 19)  b. Tidak lebih dari sebelas raka'at yakni salam tiap dua raka'at dikerjakan  empat kali, atau salam tiap empat raka'at dikerjakan dua kali dan ditutup  dengan witir tiga raka'at. (dalil : 17)  c. Dibuka dengan dua raka'at yang ringan. (dalil : 18)  d. Bacaan dalam witir : Raka'at pertama : Sabihisma Rabbika. Raka'at kedua :  Qul yaa ayyuhal kafirun. Raka'at ketiga : Qulhuwallahu ahad. (dalil : 21)  e. Membaca do'a qunut dalam solat witir. (dalil 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berusaha menepati lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir, terutama  pada malam-malam ganjil. Bila dirasakan menepati lailatul qadar hendaklah  lebih giat beribadah dan membaca : Ya Allah Engkaulah Pengampun, suka kepada  keampunan maka ampunilah aku. (dalil : 25 dan 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengerjakan i'tikaf pada sepuluh malam terakhir. (dalil : 27). Cara  i'tikaf :  a. Setelah solat Subuh lalu masuk ke tempat i'tikaf di masjid. (dalil 28)  b. Tidak keluar dari tempat i'tikaf kecuali ada keperluan yang mendesak.  (dalil : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Tidak mencampuri istri semasa i'tikaf. (dalil : 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mengerjakan umrah. (dalil : 33 dan 34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Menjauhi perkataan dan perbuatan keji dan menjauhi pertengkaran. (dalil :  31 dan 32)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-2814008053664382325?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/2814008053664382325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/adab-adab-berpuasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2814008053664382325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2814008053664382325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/adab-adab-berpuasa.html' title='# ADAB-ADAB BERPUASA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Wx17TkZ004A/TkznR0-RrBI/AAAAAAAAAQI/jIeHotOEaqs/s72-c/59321_1499948393152_1667456795_1204597_92825_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-4956278444234888209</id><published>2011-08-17T08:06:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:22:34.306-07:00</updated><title type='text'># FADHILAT SOLAT TARAWIH # N3 RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-SEsVZDgX-4M/Tkzn2M5jZSI/AAAAAAAAAQQ/EQMeXShcivk/s1600/solat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-SEsVZDgX-4M/Tkzn2M5jZSI/AAAAAAAAAQQ/EQMeXShcivk/s320/solat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642139351549961506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="FadhilatSolatTarawih"&gt;Diriwayatkan oleh Saiyidina Ali (r.a.) daripada Rasulullah S.A.W., sebagai  jawapan dari pertanyaan sahabat-sahabat Nabi S.A.W. tentang fadilat  (kelebihan) sembahyang sunat terawih pada bulan Ramadan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 1 - Keluar dosa-dosa orang mukmin pada malam pertama sepertimana ia  baru dilahirkan, mendapat keampunan dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 2 - Diampunkan dosa-dosa orang mukmin yang sembahyang terawih serta  kedua ibubapanya (sekiranya mereka orang beriman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 3 - Berseru Malaikat di bawah ‘Arasy supaya kami meneruskan  sembahyang  terawih terus menerus semoga Allah mengampunkan dosa engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 4 - Memperolehi pahala ia sebagaimana pahala orang-orang yang membaca  kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 5 - Allah kurniakan baginya pahala seumpama orang sembahyang di  Masjidilharam, Masjid Madinah(Masjid Nabawi) dan Masjidil Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 6 - Allah kurniakan pahala kepadanya pahala Malaikat-malaikat yang  tawaf di Baitul Ma’mur (70 ribu Malaikat sekali tawaf), serta setiap  batu-batu dan tanah-tanah mendoakan supaya Allah mengampunkan dosa-dosa  orang yang mengerjakan sembahyang terawih poda malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 7 - Seolah-olah ia dapat bertemu dengan Nabi Musa serta menolong Nabi  ‘Alaihissalam nenentang musuh ketatnya Fir’aun dan Hamman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 8 - Allah mengurniakan pahala orang sembahyang terawih sepertimana  yang telah dikurniakan kepada Nabi Allah Ibrahim ‘Alaihissalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 9 - Allah kurniakan pahala dan dinaikkan mutu ibadat hambanya seperti  Nabi Muhammad S.A.W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 10 - Allah Subhanahuwata’ala mengurniakan kepadanya kebaikan di dunia  dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 11 - Keluar ia daripada dunia (mati) bersih daripada dosa seperti ia  baharu dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 12 - Datang ia pada hari Qiamat dengan muka yang bercahaya (cahaya  ibadatnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 13 - Datang ia pada hari Qiamat dalam aman sentosa daripada tiap-tiap  kejahatan dan keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 14 - datang Malaikat menyaksikan ia bersembahyang terawih, serta  Allah  tiada menyesatkannya pada hari Qiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 15 - Semua Malaikat yang menanggung ‘Arasy, Kursi, berselawat dan  mendoakannya supaya Allah mengampunkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 16 - Allah subhanahuwata’ala tuliskan baginya terlepas daripada  neraka  dan dimasukkan ke dalam Syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 17 - Allah kurniakan orang yang berterawih pahalanya pada malam ini  sebanyak pahala Nabi-Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 18 - Seru Malaikat : Hai hamba Allah sesungguhnya Allah telah redha  kepada engkau dan ibubapa engkau (yang masih hidup atau mati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 19 - Allah Subhanahuwata’ala tinggikan darjatnya di dalam Syurga  Firdaus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 20 - Allah kurniakan kepadanya pahala sekelian orang yang mati syahid  dan orang-orang solihin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 21 - Allah binakan sebuah istana dalam Syurga daripada nur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 22 - Datang ia pada hari Qiamat aman daripada tiap-tiap dukacita dan  kerisauan (tidaklah dalam keadaan huru-hara di Padang Masyar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 23 - Allah Subhanahuwataala binakan kepadanya sebuah bandar di dalam  Syurga daripada nur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 24 - Allah buka peluang 24 doa yang mustajab bagi orang berterawih  malam ini, (elok sekali berdoa ketika dalam sujud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 25 - Allah Taala angkatkan daripada siksa kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 26 - Allah kurniakan kepada orang berterawih pahala pada malam ini  seumpama 40 tahun ibadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 27 - Allah kurniakan orang berterawih pada malam ini ketangkasan  melintas atas titian Sirotolmustaqim seperti kilat menyambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 28 - Allah Subhanahuwataala kurniakan kepadanya pahala 1000 darjat di  akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 29 - Allah Subhanahuwataala kurniakan kepadanya pahala 1000 kali haji  yang mabrur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 30 - Allah Subhanahuwataala beri penghormatan kepada orang berterawih  pada malam terakhir ini yang teristimewa sekali, lalu berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai hambaKu : makanlah segala jenis buah-buahan yang engkau ingini hendak  makan di dalam syurga, dan mandilah engkau dariapda air syurga yang bernama  Salsabila, serta munumlah air daripada telaga yang dikurniakan kepada Nabi  Muhammad S.A.W. yang bernama ‘Al-Kauthar’." &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-4956278444234888209?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/4956278444234888209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/fadhilat-solat-tarawih-n3-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4956278444234888209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4956278444234888209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/fadhilat-solat-tarawih-n3-ramadhan.html' title='# FADHILAT SOLAT TARAWIH # N3 RAMADHAN'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-SEsVZDgX-4M/Tkzn2M5jZSI/AAAAAAAAAQQ/EQMeXShcivk/s72-c/solat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-4346597575282242229</id><published>2011-08-17T08:05:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:23:38.516-07:00</updated><title type='text'># N3 RAMADHAN (renungan di ambang ramadhan)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cLHKOd4-RO0/TkzoJK_f-2I/AAAAAAAAAQY/6uPWhLDAsVI/s1600/SPH-Ramadankareen59.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cLHKOd4-RO0/TkzoJK_f-2I/AAAAAAAAAQY/6uPWhLDAsVI/s320/SPH-Ramadankareen59.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642139677455547234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="RenunganRamadhan"&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dari Salman Radhiallahu 'anhu, katanya:&lt;br /&gt;Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam berkhutbah di hadapan kami pada hari terakhir daripada bulan Sya'ban. Beliau bersabda: "Wahai manusia, sesungguhnya kamu dinaungi oleh bulan yang sentiasa besar lagi panuh keberkatan, iaitu bulan yang di dalamnya ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasaNya suatu fardhu dan qiyam di malam harinya suatu tatawwu'(sunat). Barangsiapa mendekatkan dirinya kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di bulan yang lain. Dan barangsiapa yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan Ramadhan maka samalah dia dengan orang yang mengerjakan 70 fardhu di bulan yang lain. Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedang sabar itu pahalanya adalah syurga. Ramadhan itu adalah bulan memberikan pertolongan dan bulan Allah memberi rezeki kepada para mukmin di dalamnya. Barangsiapa memberi makanan berbuka di dalamnya kepada seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dya dari neraka. Orang yang memberikan makanan berbuka puasa, baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakan puasa itu, tanpa dikurangkan sedikitpun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Sahabat berkata:&lt;br /&gt;"Ya Rasulullah, tidaklah kami semua memiliki makanan berbuka puasa itu untuk orang yang berpuasa?!". Maka bersabda Nabi Sallallahu 'alaihi Wasallam: "Allah memberikan pahala itu kepada orang yang memberikan sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu. Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya keampunan dan pengakhirannya merdeka dari api neraka. Barangsiapa meringankan beban daripada hamba sahaya (pembantu-pembantu rumah), nescaya Allah akan mengampuni dosanya dan memerdekakannya daripada api neraka. Oleh itu perbanyakkanlah empat perkara  di dalam bulan Ramadhan. Dua perkara untuk menyenangkan Tuhanmu dan dua perkara lagi untuk kamu sangat menghajatinya. Dua perkara yang kamu lakukan untuk menyenangkan Allah ialah mengakui dengan sesungguhnya bahawa tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah dan memohon keampunan kepadaNya. Dua perkara lagi yang kamu sangat memerlukannya ialah memohon syurga dan berlindung daripada neraka. Barangsiapa yang memberi minum kepada orang yang berpuasa, nescaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam itu dengan suatu minuman yang dia tiada  merasakan dahaga lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam syurga" (At-Targhib, jld.II, 217-218)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-4346597575282242229?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/4346597575282242229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/n3-ramadhan-renungan-di-ambang-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4346597575282242229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4346597575282242229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/n3-ramadhan-renungan-di-ambang-ramadhan.html' title='# N3 RAMADHAN (renungan di ambang ramadhan)'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cLHKOd4-RO0/TkzoJK_f-2I/AAAAAAAAAQY/6uPWhLDAsVI/s72-c/SPH-Ramadankareen59.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-5827586414231705624</id><published>2011-08-17T07:29:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:50:31.227-07:00</updated><title type='text'># Khutbah Rasulullah SAW (Dalam Menyambut Bulan Ramadhan Yang Penuh Berkat) #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ccaxzpL4dic/Tkzubdq06BI/AAAAAAAAAQg/u-ssdMD9Gr4/s1600/Al-Azhar-Cairo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 297px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ccaxzpL4dic/Tkzubdq06BI/AAAAAAAAAQg/u-ssdMD9Gr4/s320/Al-Azhar-Cairo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642146588776523794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="KhutbahRasulullahSAW"&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Wahai manusia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Bulan yang paling mulia di sisi Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Bermohonlah kepada Allah Rabb-mu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dengan niat yang tulus dan hati yang suci &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      agar Allah membimbingmu untuk &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      di bulan yang agung ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      kelaparan dan kehausan di hari kiamat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      sambungkanlah tali persaudaraanmu, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      jaga lidahmu, tahan pandanganmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dari apa yang tidak halal kamu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      mendengarnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Kasihilah anak yatim &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      pada waktu-waktu shalatmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      karena itulah saat-saat yang paling utama &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      ketika Allah 'Azza wa Jallaa memandang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Wahai manusia ! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      maka bebaskanlah dengan istighfar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Punggung-punggungmu berat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      karena beban (dosa)mu maka ringankanlah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dengan memperpanjang sujudmu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Ketahuilah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah Ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      bahwa Dia tidak akan mengazab &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      orang-orang yang shalat dan sujud, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al 'alamin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Wahai manusia ! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa diantaramu memberi buka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      kepada orang-orang mu`minin yang berpuasa di bulan ini &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      maka di sisi Allah nilainya sama dengan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      membebaskan seorang budak &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       (Sahabat-sahabat bertanya, "Ya, Rasulullah! Tidaklah kami &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      semua mampu berbuat demikian". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Rasulullah meneruskan: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Jagalah dirimu dari api neraka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      walaupun hanya dengan sebiji kurma. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Jagalah dirimu dari api neraka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      walaupun hanya dengan seteguk air. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Wahai manusia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Siapa yang membaguskan akhlaqnya di bulan ini &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      ia akan berhasil melewati shirath &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      yang dimiliki tangan kanannya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      (pegawai atau pembantu) di bulan ini, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan- Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturrahim) di       bulan ini, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari       ia berjumpa dengan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa melakukan shalat fardlu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardlu di bulan yang       lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan       meringan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat al Quran,       ganjarannya sama seperti mengkhatam al Quran pada bulan-       bulan yang lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Wahai manusia ! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu       maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya       bagimu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Pintu-pintu neraka tertutup       maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah d dibukakan       bagimu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Setan-setan terbelenggu maka mintalah agar ia tak lagi pernah       menguasaimu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;      Amirul Mukminin karamallahu wajha berkata, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       "Aku berdiri dan berkata, ya Rasulullah!       Apa amal yang paling utama di bulan ini ?" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Jawab Nabi' "Ya Abal Hasan !       Amal yang paling utama di bulan ini adalah       menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;       Alhamdulillaahi rabbal 'aalamiin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="IngatKematian"&gt; &lt;b style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-5827586414231705624?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/5827586414231705624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/khutbah-rasulullah-saw-dalam-menyambut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5827586414231705624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5827586414231705624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/khutbah-rasulullah-saw-dalam-menyambut.html' title='# Khutbah Rasulullah SAW (Dalam Menyambut Bulan Ramadhan Yang Penuh Berkat) #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ccaxzpL4dic/Tkzubdq06BI/AAAAAAAAAQg/u-ssdMD9Gr4/s72-c/Al-Azhar-Cairo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-2183025004013066515</id><published>2011-08-17T07:16:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:51:13.198-07:00</updated><title type='text'># WANITA..AKAL SENIPIS RAMBUTNYA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-L-Mk37dIfno/TkzumIJf2BI/AAAAAAAAAQo/p5OWDp4y0Rg/s1600/46005_150044335022025_100000493794634_402088_1905189_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 249px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-L-Mk37dIfno/TkzumIJf2BI/AAAAAAAAAQo/p5OWDp4y0Rg/s320/46005_150044335022025_100000493794634_402088_1905189_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642146771978147858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="WanitaAkalSenipisRambutnya"&gt;Jangankan lelaki biasa,nabi pun terasa sunyi tanpa wanita.&lt;br /&gt;Tanpa mereka, fikiran dan perasaan lelaki akan resah.&lt;br /&gt;Masih mencari walau ada segalanya.&lt;br /&gt;Apa yang tiada dalam syurga?&lt;br /&gt;Namun adam tetap rindukan hawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok.&lt;br /&gt;Untuk diluruskan oleh lelaki.&lt;br /&gt;Tetapi seandainya lelaki itu sendiri tidak lurus,&lt;br /&gt;Mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayang yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah,&lt;br /&gt;Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah.&lt;br /&gt;Didiklah mereka dengan panduan darinya.&lt;br /&gt;Jangan cuba menjinakkan mereka dengan harta, kerana nantinya mereka semakin liar.&lt;br /&gt;Janganlah hiburkan mereka dengan kecantikan, kerana nantinya mereka akan semakin derita.&lt;br /&gt;Kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal. Di situlah punca kekuatan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akal senipis rambutnya, tebalkanlah ia dengan ilmu.&lt;br /&gt;Hati serapuh kaca, kuatkanlah ia dengan iman...&lt;br /&gt;Perasaan selembut sutera, hiasilah ia dengan akhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya...&lt;br /&gt;Mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rab...&lt;br /&gt;Bisikkan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan suatu kelemahan..&lt;br /&gt;Ia bukan diskriminasi Allah...sebaliknya di situlah kasih dan sayang Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang lupa hakikat kejadiannya...&lt;br /&gt;Pasti tidak akan terhibur, dan tidak akan menghiburkan...&lt;br /&gt;Tanpa iman, ilmu dan akhlak..mereka tidak akan lurus...&lt;br /&gt;Bahkan akan semakin membengkok...&lt;br /&gt;Itulah hakikatnya andai wanita tidak kenal Rabbnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila wanita menjadi derhaka...pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara....&lt;br /&gt;Lelaki pula janganlah mengharapkan ketaatan semata-mata...&lt;br /&gt;Tapi binalah kepimpinan...&lt;br /&gt;Pastikan sebelum wanita menuju ilahi, pimpinlah diri kepadanya...&lt;br /&gt;Jinakkan diri kepada allah...&lt;br /&gt;Nescaya akan jinaklah segala-galanya di bawah pimpinanmu...&lt;br /&gt;Janganlah mengharapkan isteri semulia Fatimah Az-Zahra'&lt;br /&gt;Seandainya dirimu tidak sehebat saidina Ali karamallahuwajhah&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-2183025004013066515?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/2183025004013066515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/wanitaakal-senipis-rambutnya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2183025004013066515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2183025004013066515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/wanitaakal-senipis-rambutnya.html' title='# WANITA..AKAL SENIPIS RAMBUTNYA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-L-Mk37dIfno/TkzumIJf2BI/AAAAAAAAAQo/p5OWDp4y0Rg/s72-c/46005_150044335022025_100000493794634_402088_1905189_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-1645160305778462798</id><published>2011-08-17T07:14:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:53:44.725-07:00</updated><title type='text'># TEMPAT TINGGAL IBLIS #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-qi1Qh7FagBg/TkzvK5R8tFI/AAAAAAAAAQw/RYcfeBgHZ0E/s1600/SATAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qi1Qh7FagBg/TkzvK5R8tFI/AAAAAAAAAQw/RYcfeBgHZ0E/s320/SATAN.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642147403642221650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a name="TempatTinggalIblis"&gt;Anas bin Malik r.a. berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iblis telah bertanya pada Allah: katanya, wahai Tuhanku! Engkau telah  memberikan anak Adam tempat kediaman untuk mereka berteduh dan berzikir  kepadaMu, oleh itu tunjukkanlah padaku tempat kediaman untukku." Firman Allah: "Tempat kediamanmu adalah di dalam tandas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya lagi: "Wahai Tuhanku, Engkau telah berikan anak Adam  berkumpul di masjid, di manakah pula tempatku berkumpul?" Firman Allah: "Tempatmu berkumpul ialah di pasar-pasar, pesta, pusat  membeli belah, kelab malam, tempat hiburan serta majlis-majlis maksiat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya: "Wahai Tuhanku, Engkau berikan anak Adam itu kitab  (al-Quran) untuk mereka membacanya, tunjukkanlah apa pula bahan  bacaanku?"  Firman Allah: "Bacaan untukmu ialah syair dan sajak yang melalaikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya: "Wahai Tuhanku, Engkau telah berikan kepada mereka cerita-cerita benar, apakah pula cerita bagiku?"  Firman Allah: "Cerita bagimu ialah kata-kata kesat dan dusta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya: "Wahai Tuhanku, Engkau telah berikan azan kepada anak  Adam untuk mereka memanggil orang sembahyang,apa pula azan untukku?"  Firman Allah: "Azan untukmu ialah seruling."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya: "Wahai Tuhanku, Engkau telah menghantar utusan-Mu dari  para rasul dan juga nabi, siapakah yang menjadi utusanku?"  Firman Allah: "Para utusan mu terdiri daripada bomoh, tabib dan dukun  yang menduakan Aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis Bertanya: "Wahai Tuhanku, Engkau berikan kitab suci al-Quran yang bertulis kepada mereka, apakah pula tulisan bagiku?"  Firman Allah: "Tulisanmu ialah tatu, gincu serta lukisan di badan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya: "Ya Tuhanku, Engkau berikan anak Adam perangkap, apakah  pula perangkap bagiku?" Firman Allah: "Perangkap bagimu ialah wanita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis bertanya: "Ya Tuhanku, Engkau berikan mereka minuman yang halal yang disebutkan nama-Mu, apakah pula minuman untukku?"  Firman Allah: "Minumanmu ialah sesuatu yang memabukkan serta tidak disebutkan nama-Ku padanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw: "Wahai manusia, laksanakanlah amalan-amalan  menurut kemampuan kamu. Sesungguhnya Allah tidak akan bosan sebelum kamu  merasa bosan. Sesungguhnya amalan yang paling disukai Allah ialah  amalan yang ringan namun berterusan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Hadis Riwayat Muslim )&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-1645160305778462798?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/1645160305778462798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/tempat-tinggal-iblis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1645160305778462798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/1645160305778462798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/tempat-tinggal-iblis.html' title='# TEMPAT TINGGAL IBLIS #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qi1Qh7FagBg/TkzvK5R8tFI/AAAAAAAAAQw/RYcfeBgHZ0E/s72-c/SATAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-6746916296702391854</id><published>2011-08-17T07:10:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:55:48.633-07:00</updated><title type='text'># ZAINAB AL-GHAZALI AL-JUBAILI #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-tj0Oztq5QIM/TkzvrJaUubI/AAAAAAAAARA/qVvx5eskWc8/s1600/muslimah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 216px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tj0Oztq5QIM/TkzvrJaUubI/AAAAAAAAARA/qVvx5eskWc8/s320/muslimah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642147957728131506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a name="ZainabAlGhazaliAlJubaili"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dilahirkan pada 1917 , Zainab Al Ghazali Al Jubaili merupakan pengasas Jama'at Muslimat . Penubuhan Jama'at Muslimat pada tahun 1937 ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada wanita-wanita Islam disamping memberi bantuan kepada ahli keluarga yang kehilangan tempat pergantungan setelah ketua keluarga mereka dipenjarakan oleh pemerintah Mesir pada masa itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  Dalam tahun 1937 ini juga, Zainab telah bertemu dengan pemimpin Ikhwanul Muslimin pada masa itu iaitu As Syahid Hassan Al Banna yang sedang cuba menubuhkan satu cabang khusus untuk muslimat dalam Ikhwanul Muslimin. Jama'ah Muslimat kemudiannya dijadikan satu cabang dari gerakan Ikhwanul Muslimin . Bagaimanapun, pada awal penubuhannya, ia tidak terikat dengan Ikhwanul Muslimin hinggalah berlakunya peristiwa pembubaran Ikhwanul Muslimin pada tahun 1948. Segala harta Ikhwan telah dirampas, cawangan-cawangannya ditutup dan beribu-ribu ahli Ikhwan telah ditangkap. Setelah peristiwa ini, Zainab memikirkan semula saranan awal Hassan Al Banna agar Jama'at Muslimat bergabung dengan Ikhwanul Muslimin dan akhirnya pada tahun 1948, Zainab Al Ghazali sebagai pengerusi Jama'at Muslimat telah memberikan bai'ah kepada Hassan Al Banna.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  Bagaimanapun tanggal Februari 1949, komplot untuk membunuh Hassan Al Banna telah dilaksanakan dan akhirnya gugurlah seorang pejuang Islam yang gigih. Perjuangan beliau telah disambung oleh Al Imam Mursyid Hassan Al Hudaibi. Terdapat satu peristiwa menarik berkenaan dengan Hassan Hudaibi ini. Dalam tahun 1954, Jamal Abdul Nasser telah mengeluarkan perintah hukuman gantung kepada As Syahid Abdul Kadir Audah, As Syeikh Muhammad Fargali, Hassan Hudaibi dan beberapa orang lagi. Walaubagaimanapun, Hassan Hudaibi diserang penyakit jantung secara tiba-tiba dan doktor meramalkan bahawa beliau hanya boleh hidup beberapa jam sahaja lagi. Jamal Abdul Nasser mengampuni beliau kerana menyangka bahawa beliau akan mati keesokan harinya. Dengan kekuasaan Allah, umur Hassan Hudaibi masih panjang dan beliau akhirnya ditangkap dan dihantar ke penjara tentera buat kali kedua. Hassan Hudaibi merupakan seorang pejuang yang sejati dan begitu berani . Sewaktu beberapa orang Ikhwan yang sudah lemah kerana berada lama dalam perjuangan mengajukan cadangan agar Ikhwanul Muslimin bekerjasama dengan golongan pemerintah yang taghut, beliau telah menyuarakan pendapatnya yang masyhur:"Aku tidak memaksa seseorang bersikap tegas dan berani mengikut pendirianku tetapi aku mengingatkanmu bahawa sesungguhnya dakwah Islam tidak pernah tertegak walau sehari dengan orang-orang yang telah mengambil sikap bertolak ansur".&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  Pendapatnya ini dilahirkan sewaktu beliau berumur 80 tahun dan beliau terus kekal dalam penjara dan hanya dibebaskan setelah kematian Jamal Abdul Nasseer. Awal Ogos 1965, Jamal Abdul Nasser mula membuat perancangan untuk menangkap barisan pemimpin harakah Islamiah. Perancangan ini didalangi oleh perisik-perisik Amerika dan Russsia yang di susun oleh Zionisme Antarabangsa. Untuk mengaburi mata orang ramai, rejim Jamal Abdul Nasser telah menuduh Zainab dan pemimpin-pemimpin Ikhwanul Muslimin yang lain seperti Syed Qutb dan Hassan Hudaibi merancang pembunuhan Jamal Abdul Nasser dan 4 orang menterinya. Hasilnya, beribu-ribu orang ahli Ikhwanul Muslimin telah ditangkap. Zainab sendiri telah ditahan pada Jumaat, 20 Ogos 1965. Beliau kemudian telah disumbatkan ke penjara dan di sana beliau melihat bagaimana anggota Ikhwanul Muslimin diseksa dengan teruk. Ada yang digantung, dicambuk dan dicakar-cakar oleh anjing ganas setelah mereka disebat. Zainab sendiri disiksa dengan kejam termasuk dipukul dengan teruk, disumbatkan dalam penjara air dan diancam untuk dirogol. Walaupun beliau berada dalam kesakitan kerana disiksa, namun dengan pertolongan Allah beliau berjaya menewaskan askar yang diperintahkan untuk merogolnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  Untuk mengaburi mata rakyat, pihak pemerintah telah mengaturkan agar ahli-ahli Ikhwan yang ditangkap dihadapkan ke muka pengadilan pada 17 hb Mei 1966. Hasil dari perbicaraan yang berat sebelah ini, barisan pimpinan Ikhwan seperti Syed Qutb, Abdul Fattah Ismail, Yusuf Hawash dan lain-lain dijatuhkan hukuman gantung. Zainab dan Hameedah Qutb pula masing-masing dijatuhkan hukuman penjara sebanyak 25 tahun dan 10 tahun dengan kerja berat Semasa berada dalam tahanan inilah, Jamal Abdul Nassser mati. Akhirnya pada 10 hb Ogos 1971, Zainab telah dibebaskan dari tahanan setelah 6 tahun mengalami pelbagai penderitaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-6746916296702391854?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/6746916296702391854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/zainab-al-ghazali-al-jubaili.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6746916296702391854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6746916296702391854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/zainab-al-ghazali-al-jubaili.html' title='# ZAINAB AL-GHAZALI AL-JUBAILI #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-tj0Oztq5QIM/TkzvrJaUubI/AAAAAAAAARA/qVvx5eskWc8/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-5663501553621467829</id><published>2011-08-17T07:05:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T03:57:18.684-07:00</updated><title type='text'># TAZKIRAH BUAT WANITA #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Vw-ph6j4DZg/TkzwBX8xPMI/AAAAAAAAARI/AwsKKrl3Em8/s1600/marry.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Vw-ph6j4DZg/TkzwBX8xPMI/AAAAAAAAARI/AwsKKrl3Em8/s320/marry.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642148339587824834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam bersabda &lt;strong&gt;:“Aku  melihat ke dalam Syurga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah  fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku  menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.”&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits  ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah  Salallahu ‘alaihi wassalam tentang penduduk Syurga yang majoritinya  adalah fuqara (para fakir miskin) dan neraka yang majoriti penduduknya  adalah wanita. Tetapi hadith ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang  menghantarkan mereka ke dalam neraka dan menjadi majoriti penduduknya,  namun disebutkan dalam hadith lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kisah gerhana  matahari yang Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam dan para  shahabatnya melakukan solat gerhana padanya dengan solat yang panjang ,  baginda Salallahu ‘alaihi wassalam melihat Syurga dan neraka. Ketika  beliau melihat neraka maka beliau bersabda kepada para sahabatnya  radliyallahu 'anhum : &lt;strong&gt;“ … dan aku melihat neraka maka tidak  pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat  kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita".&lt;/strong&gt; Sahabat pun  bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Salallahu ‘alaihi  wassalam?” Baginda Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : &lt;strong&gt;“Kerana kekufuran mereka.”&lt;/strong&gt; Kemudian ditanyai lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Baginda menjawab : &lt;strong&gt;“Mereka  kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.  Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka  selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang  tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat  sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ”&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu 'anhuma)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Imran bin Husain dia berkata, Nabi Salallahu ‘alaihi wassalam bersabda : &lt;strong&gt;“Sesungguhnya penduduk syurga yang paling sedikit adalah wanita.”&lt;/strong&gt; (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Qurthubi rahimahullah mengulas hadits di atas dengan pernyataannya : &lt;strong&gt;“Penyebab  sedikitnya kaum wanita yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang  mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada  kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat kerana kurangnya  akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan  kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal.  &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kemudian mereka  juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat  disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka  memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat  tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit  menerima jika diajak kepada akhirat.”&lt;/strong&gt; (Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam : &lt;strong&gt;“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.”&lt;/strong&gt; (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam :“&lt;strong&gt;Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya (tanpa sebab) maka haram baginya wangi Surga.”&lt;/strong&gt; (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi serta selain keduanya. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 85)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Baginda rasulullah juga bersabda :&lt;strong&gt; “Bersedeqahlah kalian! Kerana kebanyakkan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!”&lt;/strong&gt;  Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita  lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, diapun bertanya : “Mengapa  demikian, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : &lt;strong&gt;“Kerana kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!”&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;Rasulullah bersabda yang diriwayatkan dalam Sahih Muslim dari sahabat Abu Said Al Khudri, baginda bersabda: &lt;strong&gt;“Hati-hatilah  terhadap dunia dan berhati-hatilah terhadap wanita, karena sesungguhnya  fitnah yang pertama kali menimpa Bani Israel adalah wanita”.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada riwayat lain dalam Sahih Muslim dari Sahabat Jabir Rasulullah mengisyaratkan dengan sabdanya: &lt;strong&gt;”Sesungguhnya wanita menghadap dalam bentuk syaitan, dan membelakangi dalam bentuk syaitan.”&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Wahai  bani Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan  sebagaimana dia telah mengeluarkan kedua ibu bapa kamu dari syurga, dia  menanggalkan dari keduanya pakaian mereka untuk memperlihatkan kepada  keduanya auratnya. Sesungguhnya dia dan pengikut-pengikutnya melihat  kamu dari suatu tempat yang kamu tidak mampu melihat mereka.  Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin  bagi orang-orang yang tidak beriman.”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (Q.S. Al A’raaf: 27 ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Barang  siapa yang mengerjakan amalan soleh, baik lelaki mahupun perempuan  dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya  kehidupan yang baik …”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;(Q.S. An Nahl: 97).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-5663501553621467829?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/5663501553621467829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/tazkirah-buat-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5663501553621467829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/5663501553621467829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2011/08/tazkirah-buat-wanita.html' title='# TAZKIRAH BUAT WANITA #'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Vw-ph6j4DZg/TkzwBX8xPMI/AAAAAAAAARI/AwsKKrl3Em8/s72-c/marry.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-2087410620453201405</id><published>2010-08-01T21:32:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T05:46:24.830-07:00</updated><title type='text'>#SeJaRaH PeRjUaNgAn#</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;object height="405" width="500"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/iGAeXN-dpdU&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0x402061&amp;amp;color2=0x9461ca&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/iGAeXN-dpdU&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0x402061&amp;amp;color2=0x9461ca&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW adalah sebuah rentetan sejarah  hidup yang panjang yang mengandungi pelbagai pengajaran dan pedoman  untuk umat Islam. Sejarah kehidupan atau sirah baginda Rasulullah SAW  dihiasi dengan kisah perjuangan yang tidak mengenal erti jemu, sebuah  hakikat pengorbanan yang sangat tinggi, pergantungan dan kepasrahan  sepenuhnya kepada Allah SWT, dan contoh panduan yang hidup untuk  dijadikan ikutan sepanjang zaman.&lt;/span&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;   Inilah ketetapan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT,  bahawa segala apa yang dialami oleh Rasulullah SAW adalah contoh panduan  kepada umat Islam. Keperibadian dan kehidupan baginda umpama “manual”  panduan untuk dilihat dan dijadikan contoh oleh seluruh manusia dan  seharusnya kita fahami bahawa baginda Rasulullah SAW adalah sebaik-baik  contoh dan ikutan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah SWT yang bermaksud :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;em&gt;“ Sesungguhnya, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan  yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan  (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingati Allah.”&lt;br /&gt;( Al- Ahzab : 21)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Rasulullah SAW telah berjaya membina satu ketamadunan yang  hebat dan gemilang. Di dalam buku yang ditulis oleh seorang penulis  barat iaitu Michael H. Hart, beliau telah meletakkan Nabi Muhammad SAW  di tempat pertama dalam senarai 100 orang paling berpengaruh dalam  sejarah manusia, malah ia mengalahkan Isaac Newton dan Jesus Christ  sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Bukunya The 100: A Ranking Of The Most Influential Persons In  History, menyatakan bahawa satu faktor yang menyebabkan Nabi Muhammad  SAW menjadi insan berpengaruh adalah kerana kualiti yang ada pada diri  baginda. Kualiti yang dimaksudkan ialah kualiti integriti dan kualiti  kompetensi. Inilah yang menjadikan kehidupan baginda sangat signifikan  kepada manusia lain terutamanya kepada para sahabat di bawah didikan  Baginda.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Di dalam Islam, kualiti ini kita namakan ia sebagai akhlakul karimah  atau budi pekerti yang mulia. Bermula dari kualiti ini akhirnya  Rasulullah SAW berjaya membentuk dan membina satu tamadun yang sangat  gemilang dan dihormati seantero dunia. Sudah pasti terdapat satu rahsia  yang perlu dilihat secara terperinci terhadap proses pembentukan  ketamadunan Islam yang diasaskan oleh baginda Rasulullah SAW kerana di  dalam hanya masa yang singkat iaitu 23 tahun, Baginda berjaya  mengasaskan dan membentuk satu ketamadunan yang mampu bertahan selama  1400 tahun!&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Justeru itu, melihat dan meneliti sejarah perjuangan Rasulullah SAW  adalah menjadi keutamaan kita di dalam menjadikan Rasulullah SAW sebagai  contoh dan murrabi di dalam perjuangan menegakan Islam.&lt;/p&gt; &lt;h4 style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sejarah Sebelum Islam&lt;/h4&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sebelum zaman kedatangan Islam, kehidupan masyarakat arab jahiliyah  pada ketika itu berada dalam kehidupan yang porak peranda dan hilang  aspek nilai kemanusiaannya. Masyarakat arab ketika itu, berada dalam  keadaan yang jahil  disebabkan  sistem kemasyarakatan yang rosak dan  penindasan sesama manusia itu berlaku secara berleluasa. Kerosakan ini  berlaku dalam pelbagai aspek kehidupan termasuklah dari segi ekonomi,  perundangan dan juga sosial kehidupan. Di dalam buku sejarah, para ahli  sejarahawan menamakan zaman ini sebagai zaman jahiliyah atau zaman  kegelapan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pada dasarnya, masyarakat Arab Jahiliyah memiliki sifat-sifat positif  seperti berani, setia, ramah, sederhana, cintakan kebebasan dan  menghormati tetamu. Mereka juga mempunyai kelebihan-kelebihan lain  seperti ingatan yang kuat dan pandai bersyair. Namun kerana sifat  jahiliyah yang menyelimuti kehidupan mereka, segala kebaikan itu  tenggelam dalam sifat keburukan. Mereka berpaling daripada kebenaran,  menyembah berhala yang pelbagai jenis rupa dan bentuk, melanggar hak  orang lain dan menindas sesama manusia.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kejahilan ini terus menyelubungi masyarakat jahiliyah sehingga  kedatangan Nabi Muhammad SAW yang akhirnya telah mengubah kehidupan  mereka. Cahaya keislaman itu telah menyinari kehidupan mereka yang gelap  kepada kehidupan yang terang benderang dan akhirnya mereka dapat hidup  dengan aman serta bahagia dipimpinan Rasulullah SAW.&lt;/p&gt; &lt;h4 style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sejarah Semasa Zaman Rasulullah SAW&lt;/h4&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Namun, selepas kedatangan Nabi Muhammad SAW dengan membawa risalah  kebenaran kepada masyarakat arab, kehidupan mereka berubah sama sekali.  Risalah Islam yang benar ini telah mengubah kehidupan yang penuh dengan  kegelapan kepada kehidupan yang disinari dengan cahaya keimanan kepada  Allah SWT. Proses dakwah baginda Rasulullah SAW di Makkah telah  menekankan kepada aspek keimanan kepada Allah SWT sebagai teras dan  tunjang pembinaan masyarakat Islam yang tulen dan kukuh.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dakwah yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah seruan dan ajakan untuk  mengabdikan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Rasulullah SAW membina  ummah Islam bermula dengan diri baginda seorang diri secara terancang  sehinggalah lahirnya satu kelompok muslim yang beriman kepada Allah SWT  dengan seluruh jiwa dan raga mereka. Mereka inilah generasi awal yang  menerima didikan Rasulullah SAW secara terus-menerus sehinggalah mereka  digelar sebagai “ sebaik-baik generasi” di dalam sejarah peradaban  manusia.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Firman Allah SWT di dalam surah Ali-Imran : 110 yang bermaksud :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“ Kamu ( umat Islam) adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk  manusia, kerana (kamu) menyuruh berbuat yang maruf, dan mencegah dari  yang mungkar, dan beriman kepada Allah SWT. Sekiranya ahli kitab yang  beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang  beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Di dalam usaha baginda mengajak kepada Islam, baginda telah melakukan  proses pembinaan individu muslim secara terancang dan proses ini  mengambil masa yang begitu lama. Proses pembentukan ini menekankan  kepada proses penanaman aqidah dan keyakinan kepada Allah SWT secara  mendalam. Proses pembinaan generasi unggul ini adalah berteraskan kepada  proses pendidikan Islamiyah dan dakwah islamiyah secara tersusun dan  terancang.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Rasulullah SAW telah menggunakan beberapa kaedah untuk melaksanakan  usaha dakwah ini. Antara perkara yang utama yang dilakukan ialah dengan  menghimpunkan hati-hati dan jiwa-jiwa yang bersih serta ikhlas untuk  diproses dengan didikan keimanan kepada Allah SWT. Pemilihan individu  ini tidak berlaku secara kebetulan, tetapi ia dilakukan secara sedar dan  penuh keyakinan kepada Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Proses penanaman aqidah ini berterusan sehinggalah jumlah generasi  awal di bawah didikan Rasulullah SAW mulai bertambah dari satu masa ke  satu masa. Dakwah peringkat rahsia ini mempunyai penekanan yang  memfokuskan kepada proses didikan hati dan pembinaan individu muslim  secara kolektif. Pendidikan yang dijalankan oleh baginda Rasulullah SAW  adalah proses yang mensasarkan kepada pendidikan hati. Pendidikan hati  ini ditekankan dengan nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, keikhlasan dan  ihsan kepada Allah SWT sehinggalah melahirkan suatu keperibadian yang  murni dan berakhlak mulia.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Proses pendidikan yang dilaksanakan oleh Rasulullah SAW adalah  tunjang kepada pendidikan yang mendidik jiwa dan hati untuk patuh dan  mengesakan Allah SWT. Pada peringkat ini, sumber rujukan baginda  hanyalah Al-Quran semata-mata. Ini bertujuan untuk memastikan para  sahabat generasi awal mendapat satu kefahaman yang benar-benar bersih  dan tulen berkaitan Islam. Penekanan kepada sumber rujukan yang satu ini  boleh digambarkan melalui satu sirah Rasulullah SAW. Pernah satu ketika  Saidina Umar Al-Khattab membawa satu kitab yang dikatakan sebagai kitab  Taurat untuk dijadikan bahan didikan Islam. Pada ketika itu, merah muka  baginda Rasulullah SAW, dan sambil berkata : “ Sekiranya, Nabi Musa ada  pada ketika ini, nescaya beliau juga mengikut aku.”&lt;/p&gt; &lt;h4 style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Zaman Ketamadunan Islam&lt;/h4&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Zaman pemerintahan Islam sesudah wafatnya Rasulullah SAW diteruskan  dengan gagasan pemerintan sistem Khalifah Islamiyah iaitu kepimpinan  Khulafa’ Ar Rasyidin, Kerajaan Bani Umaiyah, Kerajaan Bani Abbasiyah dan  Kerajaan Bani Uthmaniyah. Zaman ketamadunan ini melalui satu perjalanan  pembinaan, perkembangan dan kejatuhan yang sangat panjang.  Sejarah  telah menunjukan peradaban ketamadun Islam pernah mencapai zaman  kegemilangannya sehingga seluruh dunia mengenali dan mengakui kehebatan  Ketamaduanan Islam.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pengasas kerajaan Bani Umaiyyah ialah Umaiyyah bin Abdul  Syams,seorang pemimpin kaum Quraish yang kaya dan berpengaruh.Pada zaman  ini, perkembangan penyebaran Ilmu berkembang pesat terutamanya pada  Zaman Khalifah Umar Abdul Aziz.Penghasilan teknologi baru seperti Seni  Ukir, sistem pengasing benda asing melalui aplikasi tarikan graviti dan  juga kinci air.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kemudian sistem pemerintan Islam diteruskan dengan pemerintahan  kerajaan Abbasiyah pada 763 M.  Penubuhan Kota Baghdad  sebagai Pusat  pemerintahan Khalifah Bani Abbasiyah telah menjadi dimensi perubahan  kerajaan Islam ketika itu.Pada tahun 786 M merupakan zaman Keemasan Bani  Abbasiyah ( Pemerintahan Khalifah Harun Ar Rasyid dan Anaknya  Al-Makmum).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ketika itu ilmu berkembang pesat dan masyarakat Islam sangat  dihormati kerana kemajuan yang dikecapi oleh mereka. Pembinaan Baitul  Hikmah telah merancakan lagi aktiviti penyebaran ilmu dalam peradaban  tamadun Islam. Baitul Hikmah telah menjadi  pusat penyebaran dan  pengumpulan Ilmu yang mengandungi setengah juta jilid buku dan 36 buah  perpustakaan. Dengan jumlah buku yang banyak ini, pihak pengurusan  baitul hikmah yang memerlukan 120-400 ekor unta untuk pindahkan kesemua  buku-buku itu ke suatu tempat. Pada era ini, lahirlah tokoh-tokoh  ilmuan  Islam yang terkenal seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusdh dan ramai  lagi.&lt;/p&gt; &lt;h4 style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Zaman keruntuhan Islam&lt;/h4&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Setelah melalui sejarah ketamadunan yang panjang, umat Islam  mengalami kemunduran dan perpecahan di kalangan mereka. Akhirnya  ketamadunan Islam mengalami saat-saat keruntuhan dan kehancuran yang  amat memilukan hati dan jiwa umat Islam seluruh dunia. Jika dilihat dan  diamati, antara faktor keruntuhan ini adalah berpunca daripada Umat  Islam itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertarikh pada 3 Mac 1924, ia merupakan tarikh kesedihan dan saat yang  memilukan ummat Islam seluruh dunia kerana pada tarikh ini runtuh dan  berakhirnya sebuah empayar Islam yang selama ini memayungi pemerintahan  kerajaan Islam di seluruh dunia. Keruntuhan kerajaan Turki Uthamaniyah  memberi tamparan yang hebat kepada umat Islam dan ia telah memberi kesan  yang sangat besar kepada sejarah umat Islam dalam sejarah dunia.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dalam kajian sejarah, punca-punca keruntuhan yang paling ketara ialah  masalah perebutan kuasa di kalangan Khalifah Islam pada ketika itu,  sikap sambil lewa pemerintah yang lebih sukakan hiburan serta mengejar  kemewahan dan sekaligus menunjukan kepimpinan yang sangat lemah. Selain  daripada itu, masalah konflik dalaman sesama umat Islam dan konflik  luaran daripada musuh Islam itu sendiri, menambahkan lagi masalah  kepimpinan Islam pada zaman tersebut untuk terus mengekalkan  kegemilangan Islam.&lt;/p&gt; &lt;h4 style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Suasana Ummat Islam Kini&lt;/h4&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ketamadunan Islam telah melalui satu rentetan sejarah yang panjang  bermula pada zaman Rasulullah SAW sehinggalah kepada zaman pemerintahan  Khalifah Uthmaniyah yang berakhir dengan kejatuhan sistem khalifah  islamiyah. Sejarah ketamadunan islam yang panjang ini, memberi kesan  yang sangat mendalam kepada pembinaan, pembentukan dan keberadaan  ketamadunan Islam sehingga kini.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kini, kita dapat lihat keadaan ummat Islam yang semakin hari semakin  lemah dan tiada perpaduan di kalangan mereka sendiri. Kelemahan inilah  yang banyak memberi kesan kepada kemajuan dan kemunduran umat Islam pada  hari ini. Sekiranya, tiada usaha-usaha yang bersepadu ke arah pemulihan  dan kebangkitan semula ketamadunan Islam ini, nescaya umat Islam akan  terus berada dalam krisis perpecahan dan kehancuran.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Negara Islam secara umumnya dan umat Islam secara khususnya, sangat  lemah dari segi pelbagai bidang dan aspek. Jika kita nyatakan satu per  satu bidang yang ada, tiada satu pun Negara Islam yang mampu menandingi  Negara-negara barat yang ada di dunia ini. Hampir semua aspek umat Islam  lemah. Antaranya, aspek ekonomi, pendidikan, keilmuan, pembangunan  Negara, dan sebagainya. Satu contohnya mudah, dari segi ekonomi dan  pembangunan, tidak ada satu pun Negara Islam yang tersenarai dalam  negara yang maju dan hanya beberapa buah Negara Islam sahaja yang  terletak dalam senarai Negara yang membangun.&lt;/p&gt; &lt;h4 style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Penyelesaian Ke Arah Kebangkitan Islam&lt;/h4&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Justeru itu, usaha ke arah pemulihan ini harus dimulakan dan  diteruskan sehinggalah umat Islam kembali kepada acuan yang sebenar  seperti yang digariskan oleh Allah SWT. Sekiranya kita kembali kepada  sejarah yang dinyatakan di atas, kita akan dapati formula untuk membina  dan membentuk sesuatu generasi dan tamadun itu telah pun ditunjukan  serta dilaksanakan oleh baginda Rasulullah SAW.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Seharusnya, jalan, kaedah, cara dan juga panduan yang ditunjukan oleh  Rasulullah SAW dijadikan kaedah utama dalam membentuk generasi yang  beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Perkara inilah yang seharusnya  menjadi perkara utama yang kita tekankan dan fokuskan sekiranya kita  ingin membina semula generasi Islam yang dapat mengembalikan  kegemilangan Islam.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Fokus penekanan Rasulullah SAW adalah membangunkan sumber manusia itu  sendiri. Inilah modal utama pembangunan dan pembinaan ketamadunan  Islam. Peringkat awal perkembangan Islam, tapak asas kepada tamadunan  Islam yang dibina oleh Rasulullah SAW adalah penanaman ‘aqidah yang jitu  dan kukuh di dalam jiwa dan hati para sahabat dan pengikut Rasulullah  SAW. Kekuatan aqidah inilah yang menjadi tonggok utama kepada penyebaran  dan perjuangan Rasulullah SAW di dalam mengerakan jentera dakwah  selepas era dakwah rahsia kepada dakwah terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Seharusnya, pembinaan sumber manusia bermula dengan aspek aqidah dan  kepercayaan ini. Ia boleh diserapkan melalui proses pendidikan  kerohanian dan ini wajar dicontohi dan dilaksanakan oleh Ummat Islam di  dalam kehidupan seharian mereka.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Seharusnya inilah penghayatan yang perlu dilakukan oleh Ummat Islam  dalam mencontohi perjuangan Rasulullah SAW. Sunnah yang paling besar  yang ditinggalkan oleh baginda Rasulullah SAW adalah perjuangan dan  penyebaran ajaran Islam itu sendiri. Lantas, segala kehidupan yang  ditunjukan oleh baginda mestilah difahami, dihayati dan dilaksanakan  dalam kehidupan seharian secara penuh sedar dan faham. Inilah kejayaan  utama yang harus dilihat secara serius dan seterusnya dilakukan sebagai  agenda utama dalam kehidupan kita&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-2087410620453201405?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/2087410620453201405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2010/08/sejarah-perjuangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2087410620453201405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/2087410620453201405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2010/08/sejarah-perjuangan.html' title='#SeJaRaH PeRjUaNgAn#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-6587838679774942569</id><published>2010-08-01T21:25:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T05:50:38.620-07:00</updated><title type='text'>#RaHsiA SeLaWaT#</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);" class="postbody"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;GOLDZHIHER, seorang orientalis terkenal  menyatakan: "Tidaklah menghairankan jika Muhammad menjadi seorang Nabi,  kerana Isa dan Musa juga nabi. Sesungguhnya yang menghairankan adalah  beliau menetap selama 40 tahun di Makkah tanpa belajar sama sekali di  sekolah atau berguru dengan seorang guru. Kemudian setelah 40 tahun,  beliau tiba-tiba berubah menjadi seorang pemberi fatwa terhebat,  pensyarah ternama di mimbarnya, orang yang paling petah bercakap,  pemimpin serta pendidik teragung di dunia ini. Inilah yang paling  menghairankan mengenai Muhammad.� &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Setiap bangsa pasti memiliki tokoh dipuji dan menjadi inspirasi bagi  generasi selepasnya. Kesan peninggalan mereka menjadi sumbangan yang  amat bererti untuk kemajuan bangsa dan negara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Kisah hidup mereka dibukukan, idea dijadikan panduan dan kekentalan  semangat mereka menjadi obor optimisme yang sentiasa membakar jiwa  generasi baru. Umat Islam di seluruh dunia yang lahir daripada pelbagai  etnik budaya dan bangsa sepakat untuk mempunyai seorang yang teragung  untuk diikuti. Beliau adalah rasul yang amat dicintai, Muhammad SAW. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Tidak ada seorang manusia pun di bumi ini apabila kita menyebut namanya,  mampu melonjakkan revolusi kemanusiaan. Kita berubah menjadi manusia  yang bersemangat maju untuk mentadbir alam ini dengan jawatan sebagai  Khalifatullah fil Ard. Inilah cetusan himbauan seorang politikus paling  ulung, pentadbir negara dan pemimpin seluruh umat di dunia, Muhammad  SAW. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Begitulah rahsianya mengapa kita disuruh untuk berselawat ke atas Nabi  SAW. Selawat umpama suntikan yang mengandungi kekuatan cinta dan rindu  yang mengusik jiwa. Ia mencerahkan wajah, mengukuhkan hentakan kaki dan  tangan. ia juga menajamkan akal fikiran dan merubah hidup anda menjadi  tertumpu pada perjuangan. Untuk umat, bangsa dan negara!&lt;object height="405" width="500"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/t8dGisCH-HA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/t8dGisCH-HA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="405" width="500"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt; Selawat adalah bisikan kasih yang mengikrarkan janji manis untuk menjadi  setia, reda dan taat. Bukan sekadar hiasan pada bibir, pemanis mulut  dan menunjuk riak pada sesama hamba. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Untuk apa selawat jika kenangan kita pada Rasulullah SAW hanya sekadar  mengharap pahala yang sepuluh! Sedangkan pada masa sama kita melupakan  cita-cita Baginda. Kita meninggalkan perjuangan sunnahnya, membiarkan  umat ini mati jiwa dan minda. Sibuk memecah belah perpaduan, suka  menyalahkan golongan lain dan hanya memuji golongannya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Natijahnya, hilanglah kekuatan umat yang selama ini disatukan oleh  rasul-Nya SAW. Jika Baginda masih hidup, pasti berasa amat sedih melihat  keadaan seperti ini. Untuk apa selawat itu, padahal di hati rasul-Nya  dilanda kesedihan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Pujilah Rasulullah SAW dengan berselawat kepadanya. Tetapi,  berselawatlah dengan nurani yang suci, pemikiran dan idea yang berisi  inspirasi. Gerakan yang terfokus pada amal yang soleh dan perjuangan  membangunkan umat. Panduan kita adalah sabda Baginda yang maksudnya:  "Sesiapa yang tidak menyukai sunnahku dia bukan termasuk golonganku."  (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Setiap Muslim yang berazam ingin meneruskan perjuangan Nabi SAW  kadang-kadang berasa patah semangat dengan ujian yang menjadi  rintangannya. Ada juga yang api semangatnya terlalu berkobar-kobar  hingga membakar diri sendiri. Sebahagian yang lain mencuba untuk  melakukannya secara berkumpulan. Akhirnya, pengorbanan mereka menjadi  agenda terselubung untuk kepentingan pemimpin yang tidak  bertanggungjawab. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Gerakan dakwah yang dilakukan terpesong menjadi usaha untuk mencari  nama, mengejar populariti dan memperbanyak pengikut yang mahu dicucuk  hidungnya sesuka hati. Begitu juga ia digunakan untuk menebarkan  fanatisme golongan tertentu, yang akhirnya bersikap menyalahkan orang  lain dan menimbulkan perpecahan dalam tubuh umat. Itu semua adalah  fenomena biasa dilihat dalam kehidupan pejuang dakwah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Jika kita bersikap terbuka dengan pendapat orang lain dan melapangkan  hati untuk memikirkan apakah kesilapannya, mungkin idea yang lebih jitu  dan perancangan yang lebih teliti dapat dilakukan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Perjuangan Rasulullah SAW bermula dari dalam rumah Baginda. Isteri yang  dikasihi adalah objek dakwah pertama, kemudian anak-anak dan ahli  keluarga terdekat. Bagaimana dengan isteri dan anak kita? Sudahkah  mereka mendirikan solat, berakhlak mulia dan taat setia kepada Allah dan  rasul-Nya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Kemudian Rasulullah SAW mengumpulkan kekuatan yang berada pada diri  sahabatnya. Pada diri Abu Bakar kita belajar bahawa dakwah akan menang  dengan kekuatan harta. Kekayaan pada tangan seorang yang beriman menjadi  faktor penolong untuk agama Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Untuk itu umat Islam mesti keluar daripada paras kemiskinan supaya tidak  terbelenggu dengan kezaliman penjajah. Ekonomi kita boleh dijajah, anak  bangsa diperbodoh, hasil bumi dan kekayaan negara menjadi rebutan  musuh-musuhnya. Relakah kita mengalami kejadian yang sama seperti  saudara kita yang dijajah? Oleh itu, berjuanglah seperti apa yang  diperjuangankan oleh Abu Bakar al-Siddiq. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Dalam peribadi Umar al-Khattab kita belajar bahawa dakwah akan menang  dengan ketokohan dan populariti yang karismatik supaya Islam dihormati  kerana potensi unggul yang ada pada diri umatnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Jadilah orang yang bertanggungjawab di rumah, pejabat, jalan raya,  pasar, sekolah, ladang dan kilang. Juga di mana saja kita berada,  menyumbanglah untuk Islam, bangsa dan negara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Sudahkah bangsa kita maju dengan potensi ilmu dan teknologi yang mampu  menggerunkan bangsa lain? Sesungguhnya dalam diri Umar, murid dan  pengikut setia Rasulullah SAW ada kekuatan yang cukup menggerunkan  lawannya. Bagaimana dengan kita? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Begitu agungnya perjuangan yang dibentangkan Rasulullah SAW di hadapan  sahabatnya. Inilah jalanku, sesiapa yang mengikuti sunnah perjuanganku  akan bersamaku di syurga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt; Mereka saling bersaing untuk memberi sumbangan kepada Allah dan  rasul-Nya. Dengan harta, ilmu, kekuatan fizikal, bahkan menyerahkan jiwa  pun mereka sanggup melakukannya demi cinta kepada Allah dan rasul-Nya.  Begitulah kekuatan selawat yang melahirkan gerakan untuk mengikuti  perjuangan Nabi SAW. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Berita Harian&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-6587838679774942569?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/6587838679774942569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2010/08/rahsia-selawat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6587838679774942569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/6587838679774942569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2010/08/rahsia-selawat.html' title='#RaHsiA SeLaWaT#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-4996357952983871294</id><published>2010-06-03T14:42:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T05:55:10.069-07:00</updated><title type='text'>#KaSihMu TaK MampU UnTukKu BaLaS#</title><content type='html'>&lt;object style="color: rgb(255, 255, 255);" height="405" width="500"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/VnTFp63XtHU&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/VnTFp63XtHU&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="405" width="500"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);" id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);" id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255); font-style: italic;"&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Hadith Nabi SAW :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;” Tidak akan terputus rezeki seseorang ANAK selagi dia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tua nya dalam sehari”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(Ahad minggu kedua dalam bulan Mei&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; merupakan hari ibu )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; -bagi negara &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;MALAYSIA&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;, Anguilla, Aruba, Australia, Austria, Bahamas, Bangladesh, Barbados, Belgium, Belize, Bermuda, Bonaire, Brazil, Brunei, Bulgaria, Canada, Chile, China, Colombia, Croatia, Cuba, Curaçao, Cyprus, Czech Republic, Denmark, Ecuador, Estonia, Finland, Germany, Ghana, Greece, Grenada, Honduras, Hong Kong, Iceland, India, Italy, Jamaica, Japan, Latvia, Malta, Myanmar, The &lt;/span&gt;&lt;leo_highlight onclick="leoHighlightsHandleClick('leoHighlights_Underline_2')" onmouseover="leoHighlightsHandleMouseOver('leoHighlights_Underline_2')" onmouseout="leoHighlightsHandleMouseOut('leoHighlights_Underline_2')" style="border-bottom: 2px solid rgb(255, 255, 150); background: none repeat scroll 0% 50% transparent; cursor: pointer; display: inline; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" id="leoHighlights_Underline_2" leohighlights_keywords="netherlands" leohighlights_url_top="http%3A//shortcuts.thebrowserhighlighter.com/leonardo/plugin/highlights/3_1/tbh_highlightsTop.jsp?keywords%3Dnetherlands%26domain%3Dtopotato.com" leohighlights_url_bottom="http%3A//shortcuts.thebrowserhighlighter.com/leonardo/plugin/highlights/3_1/tbh_highlightsBottom.jsp?keywords%3Dnetherlands%26domain%3Dtopotato.com" leohighlights_underline="true"&gt;Netherlands&lt;/leo_highlight&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;, New Zealand, Pakistan, Peru, Philippines, &lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);" id="recover"&gt;&lt;span id="spellcheckMessage"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Puerto Rico, Singapore, Slovakia, South Africa, St. Lucia, Saint Vincent and the Grenadines, Suriname, Switzerland, Taiwan, Trinidad and Tobago, Turkey, Ukraine, United States, Uruguay, Venezuela, Zimbabwe)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tepat 12.00mlm waktu Malaysia dan 5.00ptg waktu Mesir,satu khidmat pesanan ringkas dihantar buat insan ISTIMEWA ini...Begitu pantas tanganku menaip setiap butir butang telefon bimbitku.Niat di hati nak jadi orang pertama mendahului ucapan tersebut sebelum along,angah,dan acik.heheh akhirnya aku MENANG!!!!!yuhuuuu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;SELAMAT HARI IBU MAMA!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;object height="405" width="500"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/RHW-OwoDuDk&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/RHW-OwoDuDk&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="405" width="500"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ibu bukan hanya diraikan pada hari tertentu sahaja.Namun,hari-hari yang kita lalui jua adalah hari ibu.Hari ini juga merupakan hari ibu.Lucu rasanya bila teringat hadiah pertama yang pernah aku bagi kat mama.Time tu aku sekolah rendah.Aku bagi tudung dan baju kat mama.Warna biru kalau tak silap.Setelah sekian lama mengumpul duit.P beli ngan DAYAH waktu tu.Mekasih Dayah coz temankan kami( ^_^)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;         Gembiranya hati seorang ibu,apabila dirasakan dirinya begitu dihargai.Bukan harta atau kemewahan yang diharapkan.Cukuplah sekadar memperingati hari yang paling istimewa itu,sudah membuatkan hatinya riang.Di sangka panas hingga ke petang,rupanya hujan di tengah hari.Tersayat hati ini,bila membaca Harian Metro hari ini yang berlaku di Kuala Lumpur.Remaja makin hilang cinta pada ibu bapa.Luputnya cinta kepada orang tua mendorong anak gadis melakukan perbuatan terkutuk termasuk mencuri barang kemas ibunya dan lari ikut kekasih hati yang dipuja-puja.Kononnya bukti cinta sejati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;          Kasih sejati hanyalah milik Allah.Namun kasihkan ibu dan ayah juga merupakan sebuah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;cinta yang dituntut kepada kita selaku seorang anak.Cuba kita bayangkan,berbaloikan kasih sayang yang kita berikan kepada mereka selama 9 bulan mereka mengandungkan kita.Tidak cukup dengan itu,kita dilahirkan.Semalaman ibu bersengkang mata melayan kerenah kita yang asyik menangis.Bengkak mata menahan tidur.Bila kita dah pandai meniarap,merangkak,dan berjalan...ibu sediakan segala keperluan buat kita.Sakit dan demam kita,ibu sentiasa di sisi untuk memujuk agar kita bersabar...dan akhirnya di pangkuan ibu kita terlena.Hilang segala kesakitan tika itu.Setengah-setengah ibu.ada yang sanggup menggadaikan nyawanya demi menyelamatkan satu lagi nyawa."Biarlah aku terkorban,asalkan anak aku dapat diselamatkan"monolog seorang ibu.Tingginya pengorbanan ibu,xterjangkau untuk kita capai dan gapai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;          Hari ini,lebih mendukacitakan kita,apabila ada anak-anak yang sanggup membunuh,merompak,dan mengeluarkan kata-kata kesat kepada ibu sendiri.Sepak terajang sudah menjadi kebiasaan....maki-hamun pula bagaikan serasi dengan mulut.Asal silap sikit,bermacam tohmahan dihamburkan.Menitis air mata seorang ibu."Salahkah cara aku mendidiknya selama ini??"sendu si ibu.Diri sendiri akhirnya dipersalahkan sedangkan anak derhaka itu sedikit pun tidak merasakan azab yang bakal menantinya.Si dongeng Tanggang hanya dilihat sebagai kisah semata.Pengajaran yang terdapat dalam kisah tersebut,hanya mampu dipandang enteng.Beginikah kasih sayang yang kita tunjukkan bukti seorang anak yang menghargai insan yang bertarung nyawa untuknya???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;          Dari sudut pandangan yang lain pula,kadang-kadang berjuta alasan diberikan apabila pertolongan diharapkan dari kita.Kawan lebih penting bagi kita sedangkan ibu,begitu licik kita mencipta alasan.Allah menegaskan dalam AL- QURAN bahawa ketaatan terhadap ibu bapa merupakan satu tugas yang wajib ke atas seorang anak selagi ianya tidak bercanggah dengan syara'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:Arial;font-size:11pt;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:13pt;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Firman Allah bermaksud: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua- dua ibu bapa.” (Surah al-Ahqaaf, ayat 15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman-Nya lagi bermaksud: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua-dua ibu bapamu, kaum kerabat, anak yatim, orang miskin, jiran tetangga sama ada yang dekat atau yang jauh, rakan karib dan ibnu sabil, serta hamba sahaya.” (Surah an-Nisa, ayat 36)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Mahukah kita lihat di akhir hayat ibu kita,beliau terseksa dan menyesal dengan sikap kita yang begitu lalai dengan kemewahan dunia yang sekadar sementara??Akhirnya,jadilah kita anak yang derhaka lantaran tiada kemaafan yang sempat dipohon selama hayatnya.NAUZUBILLAH....Semoga kita bukanlah tergolong dalam golongan yang tersisih dari keampunan seorang ibu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;         Pernah suatu ketika ketika aku di tingkatan lima,kejadian menyayat hati yang berlaku depan mataku.ALHAMDULILLAH aku diberi peluang oleh ALLAH untuk menyaksikan keadaan seorang anak yang sentiasa menyangkal setiap kata-kata ibunya.Balik rumah jarang sekali.Pakaian ala-ala UP TO DATE gitu.Di akhir hayat ibunya,dia tiada di sisi.MASYAALLAH ketika dihubungi,dia pulang dalam keadaan pakaian yang menyedihkan.Meratap-ratap jasad ibunya yang sudah kaku meminta maaf dan minta dihidupkan semula.Bagi meredakan keadaan,si anak tadi di bawa masuk ke dalam bilik untuk ditenangkan.Bukan niat ingin membuka aib sesiapa.Tapi cukuplah sekadar renungan buat kita semua.Ku doakan agar dia diberi keampunan dan petunjuk dari ALLAH.AMIN........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;           Bagi si teruna dan dara pula,hangatnya bahang cinta membuatkan mereka bagai Romeo&amp;amp;juliet, Laila&amp;amp;Majnun, Shah Jahan&amp;amp;Mumtaz Mahal."Kaulah segala-galanya.Seluruh jiwa dan raga ku serahkan buatmu".Bicara si dara meyakinkan si teruna.Maka lahirlah anak hasil zina yang tidak berdosa setelah hanyut bermadah maksiat.Sudahlah dilahirkan dalam keadaan yang tidak diraikan,malah bayi tersebut dibuang bagaikan sampah.ASTAGHFIRULLAH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;HAL'AZIM......Sedarkah kita semua,bahawa cinta pinjaman itu bukanlah pasti natijahnya.Raihlah cinta dan kasih ibu dan ayah sebelum kita sibuk dengan kerjaya,tambahan lagi jika kita sudah bergelar seorang suami atau isteri.MAsa tu,entah ke mana tanggungjawab kita terhadap mereka.Semakin hari,juadah anak derhaka jelas terpampang di sana sini.Tiada langsung terlintas untuk diambil pengajaran dari kisah-kisah yang menyeramkan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255); font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:Arial;font-size:11pt;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:13pt;" lang="FR"  &gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Sesiapa derhaka kepada ibu bapa disegerakan balasan di dunia dan tidak terlepas di akhirat. Sabda Rasulullah bermaksud: “Dua kejahatan yang disegerakan balasan di dunia adalah zina dan menderhaka kepada dua ibu bapa.” (Hadis riwayat at-Tirmizi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;      &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt; Gerun hati ini bila mengenangkan balasan ALLAH untuk hambaNYA yang ingkar kepada kedua ibu bapanya.Besarnya pengorbanan si ibu tadi,sedikit pun tidak di ambil cakna.Mungkinkah ini tanda-tanda akan berakhirnya kehidupan di dunia ini YA ALLAH???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;Bukan sekadar itu sahaja,meninggikan suara mahupun sepatah kata juga ditegah oleh ALLAH.Di mana rasa hormat yang sering diwarwarkan di sekolah,ceramah-ceramah agama,atau bahan bacaan yang kita baca???? Mungkin hanya sekadar masuk telinga kanan,keluar telinga kiri.Ataupun sekadar memenuhi tanggungjawab dan majlis???Tepuk dada,tanyalah iman ANda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:Arial;font-size:11pt;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:13pt;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Firman Allah bermaksud: “Tuhanmu telah memerintahkan, supaya kamu tidak menyembah selain Allah, dan hendaklah berbuat santun terhadap kedua orang tua. Jika salah seorang telah lanjut usianya, atau kedua-duanya telah tua, janganlah sekali-kali engkau berani berkata ‘ah’ terhadap mereka dan janganlah engkau suka menggertak mereka. Tetapi berkatalah dengan sopan santun dan lemah lembut.” (Surah al-Isra, ayat 23).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;      Dedikasi seorang anak bukan hanya ketika mereka masih hidup.Malah selepas mereka meninggalkan dunia yang fana' ini kita masih lagi diberi tanggungjawab untuk menjaga kasih sayang mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Arial;font-size:11pt;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:13pt;" lang="FR"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;Ketika ditanya oleh seorang sahabat daripada kaum Ansar mengenai masih adakah tanggungjawabnya terhadap ibu bapa yang sudah meninggal dunia, Rasulullah menjawab dengan sabdanya bermaksud: “Ada, iaitu berdoa, beristighafar untuk kedua-duanya, menyempurnakan janji, memuliakan sahabat taulan kedua-duanya dan menyambungkan silaturahim yang tidak sempat dijalinkan oleh kedua-duanya.” &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;(Hadis riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-style: italic;font-family:Arial;font-size:13pt;" lang="FR"  &gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:13pt;" lang="FR"  &gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;Sesungguhnya beruntunglah sesiapa yang memiliki anak yang soleh yang memberikan balasan kebaikan kepadanya biarpun sesudah meninggal dunia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:13pt;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 255);font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;Anak soleh adalah kebaikan yang tidak putus-putus pahalanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Sabda Rasulullah bermaksud: “Apabila meninggal seseorang itu, maka terputuslah segala amalannya, melainkan tiga perkara iaitu sedekah jariah yang berterusan memberi manfaat, ilmu yang memberi kebaikan diajarkan kepada orang lain dan anak yang salih yang sentiasa mendoakan kebaikan kepada kedua ibu bapanya.” (Hadis riwayat Muslim)&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Buat akhirnya,saya tinggalkan sahabat-sahabat semua dengan kata-kata yang di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;petik dari seorang insan hebat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="color: rgb(255, 255, 255);" class="ctable1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="600"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;td class="ctd1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt;Hulurkan salam buat IBU semasa IBU  mampu menyambutnya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt; Pimpinlah tangan IBU semasa IBU masih boleh berjalan bersama-sama, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt; Tenunglah mata IBU semasa IBU masih lagi boleh melihat, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt; Bercakaplah dengan IBU semasa IBU masih lagi boleh mendengar, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt; Berilah ucapan sayang kepada IBU semasa IBU masih lagi boleh faham,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt; Ingat dan kenanglah jasa IBU semasa IBU masih ada,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-weight: bold;"&gt; Sesungguhnya pengorbanan  IBU tak mungkin dapat dibalas&lt;/span&gt;.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3" class="ctr2" height="1"&gt;&lt;img src="http://img.blogdrive.com/clear.gif" border="0" height="1" width="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img style="color: rgb(255, 255, 255);" src="http://img.blogdrive.com/clear.gif" border="0" height="15" width="1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jasa ibu tiada taranya wahai sahabat.Diri ini bukanlah yang selayaknya untuk menulis semua ini.Namun aku yakin,saling menasihati di antara kita bakal mencorakkan satu natijah yang besar.Itulah zaman kembalinya kegemilangan ISLAM,selepas kejatuhan Khilafah 1924.INSYAALLAH.Semoga daku dan kalian semua merupakan anak soleh dan solehah yang dijanjikan ALLAH syurga kelak.AMIN....WALLAHUA'LAM...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;ALANG SAYANG MAMA!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2019732369160545516-4996357952983871294?l=tintanuwairahalexandria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/feeds/4996357952983871294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2010/06/kasihmu-tak-mampu-untukku-balas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4996357952983871294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2019732369160545516/posts/default/4996357952983871294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tintanuwairahalexandria.blogspot.com/2010/06/kasihmu-tak-mampu-untukku-balas.html' title='#KaSihMu TaK MampU UnTukKu BaLaS#'/><author><name>TiNtA NuWaiRaH</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/SuxTQpoElKI/AAAAAAAAAAM/DI8RM22uYzk/S220/addtudung2a.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2019732369160545516.post-5360282492231247102</id><published>2010-06-02T16:24:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T05:56:26.322-07:00</updated><title type='text'>#KeMbAliKaN KuNtUmAn iTu#</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/TAcAl0Q0HqI/AAAAAAAAAOU/n9TphkT9o-0/s1600/palestin.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 180px; height: 90px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_daQ5n251Swg/TAcAl0Q0HqI/AAAAAAAAAOU/n9TphkT9o-0/s320/palestin.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478348121403825826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Di bumi perjuangan ini,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Air mata darah mengalir lagi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Menyaksikan manusia bermandikan darah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Menuntut bela jiwa-jiwa yang tidak berdosa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Direntap nyawanya tanpa belas,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Di sini jua,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Bersama kita perjuangkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Nilai sebuah keamanan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Keamanan yang menyaksikan kesakitan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Memeluk tubuh menahan ketakutan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Kesadisan yang tiada sempadan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Menampakkan riak-riak kezaliman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Yang menindas pejuang kebenaran,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Tidak sesekali ku biarkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Air mata darah itu terus mengalir,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Kerana kau dan aku adalah satu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Satu fikrah yang suci,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Dalam memperjuangkan tanah kedamaian itu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Bersama kita berpimpinan tangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Menuntut bela air mata darah itu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Mengembalikan keamanan sebuah kedaulatan.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;em&gt;“ Mereka yang beriman dan tidak mencampuri iman mereka dengan kezaliman.”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt; (Surah Al-An’am : 82)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;BOSANNYAAAAA!!!!! Berat rasanya kepalaku ini setelah beberapa lama mengulang kaji pelajaran.Lalu aku menutup buku di sebelahku.Tika ini,insan lain leka dibuai mimpi indah.Namun mataku terlalu sukar untuk dilelapkan.Mungkin terkenangkan mesej yang dihantar oleh mama dari Malaysia siang tadi,bahawa bapa saudaraku telah kembali ke RAHMATULLAH akibat kecelakaan jalan raya."INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJI'UN"bisikku dalam hati.Terlalu cepat dikau pergi di saat aku terlalu merindui keluarga dan sanak saudaraku.Mungkin ini dugaan yang harus aku terima dalam fatrah imtihan.Aku tahu,ALLAH tidah akan menguji,seandainya aku tidak kuat untuk mehadapinya.Kadangkala jiwaku memberontak untuk segera pulang ke tanah air,sehinggakan aku mengambil masa yang begitu lama memikirkannya.Ulang kaji pelajaran entah ke mana.Namun aku yakin,Allah tidak akan mensia-siakan makhlukNYA kerana  DIA lah yang Maha Mengetahui aturan hidup hambaNYA....(AL_FATIHAH buat Pak Cik..semoga rohmu bersama orang yang beriman (T.T)...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;         Sejenak daku termangu lagi.Entah apa pulak yang aku fikirkan.Jam menunjukkan 2:00 pg.Terlintas di fikiranku tentang status dan artikel yang dikirim oleh sahabat-sahabatku di &lt;/span&gt;&lt;leo_highlight onclick="leoHighlightsHandleClick('leoHighlights_Underline_0')" onmouseover="leoHighlightsHandleMouseOver('leoHighlights_Underline_0')" onmouseout="leoHighlightsHandleMouseOut('leoHighlights_Underline_0')" style="border-bottom: 2px solid rgb(255, 255, 150); background: none repeat scroll 0% 50% transparent; cursor: pointer; display: inline; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);" id="leoHighlights_Underline_0" leohighlights_keywords="facebook" leohighlights_url_top="http%3A//shortcuts.thebrowserhighlighter.com/leonardo/plugin/highlights/3_1/tbh_highlightsTop.jsp?keywords%3Dfacebook%26domain%3Dwww.blogger.com" leohighlights_url_bottom="http%3A//shortcuts.thebrowserhighlighter.com/leonardo/plugin/highlights/3_1/tbh_highlightsBottom.jsp?keywords%3Dfacebook%26domain%3Dwww.blogger.com" leohighlights_underline="true"&gt;Facebook&lt;/leo_highlight&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;.Kezaliman Israel LAKNATULLAH semakin menjadi-jadi.Seandainya aku kuat,ingin saja rasanya aku seiring mempertahankan saudara-saudaraku di GAZA.Tapi apakan daya,aku terlalu kerdil untuk pergi berjuang.Namun sisipan doa dan perasaan ingin membantu tak pernah padam dalam diriku.Memboikot barangan ISRAEL adalah di antara cara aku menunjukkan kebencianku terhadap kezaliman mereka.Aku cuba sedaya yang mampu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;       Menyoroti sejarah air mata darah negara-negara Islam yang pernah diperangi dan masih diperangi,hati ini begitu sayu,hiba,dan sedih mengenangkan nasib mereka..sedangkan aku masih berpeluang hidup dalam keadaan serba mewah.ALHAMDULILLAH...Murah rezeki yang KAU berikan padaku YA ALLAH.Setiap hari,dada-dada akhbar dibentangkan dengan berita dan gambar-gambar saudara kita di Palestin.Menitis lagi air mata ini.Hendak dikongsi dengan kawan-kawan,takut pula nanti aku dikatakan tunjuk baik.ASTAGHFIRULLAHAL'AZIM..sejauh itu hatiku berprasangka buruk.Tiada yang mampu aku tunjukkan kasihku kepada saudaraku di sana ,melainkan solat malam yang sentiasa aku cuba lakukan demi memohon pertolongan dan keampunan dari ALLAH.Terima kasih juga buat teman-temanku yang sentiasa mengejutkan aku untuk bangun malam.(sayang antunna semua)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;       Kusut pula rasanya bila difikirkan sikap musuh Islam yang sentiasa tamakkan keagungan.Di sana sini kerosakan dilakukan.Tapi aku yakin janji ALLAH pasti berlaku.ISLAM akan tetap bersinar suatu masa nanti,dan kegemilangannya jelas terpancar tika itu.Mengimbas keadaan di tanah airku sendiri,tersayat hati ini melihat remaja kini sudah mula menerima segala bentuk kehancuran tanpa mereka sedari.Penyalahgunaan media elektronik,bahan cetak,dan muzik-muzik barat apatah lagi.ALHAMDULILLAH aku dilahirkan dalam suasana yang pentingkan agama,dan aku sentiasa berdoa agar orang lain juga diberi peluang merasai kemanisan hidayah kurniaan ALLAH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;     Suka di sini daku sarankan kepada sahabat-sahabat seaqidahku sekalian,agar kita sama-sama menyedari dan merasakan diri kita adalah selaku yang bertanggungjawab seandainya ISLAM itu sudah diabaikan.Kitalah orang pertama yang akan sensitif tatkala nama ISLAM diperlekehkan,dan kita jugalah di antara orang yang merindui SYAHID FI SABILILLAH di saat orang lain memerlukan tentera-tentera untuk menyelamatkan ISLAM.Mungkin diri ini hanya mampu menyuarakan tanpa mampu melakukan.Setidaknya kalian akan lebih merindui perjuangan itu lantaran membaca apa yang aku coretkan.Benarlah ayat ALLAH yang bermaksud:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;        &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Berpesan-pesanlah  dengan kebenaran,dan berpesan-pesanlah dengan kesabaran".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0); font-style: italic;"&gt;                                                                                                                               (suratul asr)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Sesungguhnya kata-kata yang benar itu harus ditelan jua,biarpun ianya begitu pahit.Pernah suatu ketika,kenalanku menyuarakan ketidak puasannya kepada orang yang belajar agama."Mereka ini kolot dan terlalu singkat fikiran."rungutnya.Kalau ikutkan hati,mahu saja mulutnya dibuat lempeng.Siapa yang tak panas dengar diri diperlekeh-lekehkan.Atas sokongan sahabat,satu persatu aku terangkan padanya.ALHAMDULILLAH dia boleh menerima,namun reaksi jeleknya masih dapat ku baca.Aku tak mengambil serius reaksinya itu kerana aku tahu,satu hari nanti dia akan faham jua.Apa yang penting aku mesti sentiasa menunjukkan sikap profesional di samping menarik minatnya mendalami ISLAM.Jauh di sudut hatiku kadang-kadang putus asa juga.Namun ku gagahi jua,kerana aku sedar bahawa perjuangan itu bukan sekadar mengangkat senjata,tapi dakwah jua adalah satu perjuangan.Mungkin aku terlalu lemah untuk mengangkat senjata,dari aspek yang lain...aku boleh menggunakan penulisan dan buah fikiranku untuk orang lain cintakan ISLAM..INSYAALLAH...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;         Buat akhirnya,ingin daku tinggalkan nukilanku ini dengan sama-sama kita memikirkan keadaan saudara seaqidah dan sefikrah dengan kita di sana yang berhempas-pulas memerangi musuh ISLAM.Biarpun hujan dan air mata darah membasahi bumi itu,nun di sana balasan SYURGA manis buat mereka.Semoga harapan SYAHID FI SABILILLAH sentiasa mengisi ruangan hati kita untuk kita sama merasai bahagianya hidup dalam ISLAM.Biarpun kita  derita dalam mengharungi liku-liku memperjuangkan agama suci ini,ingatlah.......KESENANGAN selepas KEPERITAN itu lebih indah berbanding MANIS pada awalnya,namun TERSUNGKUR pada akhirnya...NAUZUBILLAH..Ku harapkan kuntuman keamanan akan kembali bersama pemerintahan berlandaskan ISLAM suatu hari nanti..INSYAALLAH...ISTAJIBILLAH HUMMA DUA'ANA ...YA ALLAH...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="leoHighlights_iframe_modal_span_container"&gt;&lt;div onmouseover="leoHighlightsHandleIFrameMouseOver();" onmouseout="leoHighlightsHandleIFrameMouseOut();" id="leoHighlights_iframe_modal_div_container" style="position: absolute; visibility: hidden; display: none; width: 520px; height: 391px; z-index: 2147483647;"&gt;        &lt;!-- Top iFrame --&gt;    &lt;iframe src="about:blank" id="leoHighlights_top_iframe" name="leoHighlights_top_iframe" title="leoHighlights_top_iframe" vspace="0" hspace="0" marginwidth="0" marginheight="0" allowtransparency="true" style="position: absolute; top: 0px; left: 0px; width: 520px; height: 294px; z-index: 2147483647;" scrolling="no" frameborder="0" height="294" width="520"&gt;    &lt;/iframe&gt;        &lt;!-- Bottom iFrame --&gt;    &lt;iframe src="about:blank" id="leoHighlights_bottom_iframe" name="leoHighlights_bottom_iframe" title="leoHighlights_bottom_iframe" vspace="0" hspace="0" marginwidth="0" marginheight="0" allowtransparency="true" style="position: absolute; top: 294px; left: 96px; z-index: 2147483647;" scrolling="no" frameborder="0" height="" width=""&gt;    &lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;  &lt;script defer="defer" type="text/javascript"&gt;    var LEO_HIGHLIGHTS_INFINITE_LOOP_COUNT =              300;    var LEO_HIGHLIGHTS_MAX_HIGHLIGHTS =                   50;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_ID =                    "leoHighlights_top_iframe";    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_ID =                 "leoHighlights_bottom_iframe";    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_DIV_ID =                    "leoHighlights_iframe_modal_div_container";           var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_COLLAPSED_WIDTH =     520;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_COLLAPSED_HEIGHT =    391;        var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_EXPANDED_WIDTH =      520;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_EXPANDED_HEIGHT =     665;        var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_POS_X =                 0;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_POS_Y =                 0;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_WIDTH =                 520;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_HEIGHT =                294;        var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_POS_X =              96;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_POS_Y =              294;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_COLLAPSED_WIDTH =    425;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_COLLAPSED_HEIGHT =   97;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_EXPANDED_WIDTH =     425;    var LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_EXPANDED_HEIGHT =    371;              var LEO_HIGHLIGHTS_SHOW_DELAY_MS =                    300;    var LEO_HIGHLIGHTS_HIDE_DELAY_MS =                    750;        var LEO_HIGHLIGHTS_BACKGROUND_STYLE_DEFAULT =         "transparent none repeat scroll 0% 0%";    var LEO_HIGHLIGHTS_BACKGROUND_STYLE_HOVER =           "rgb(245, 245, 0) none repeat scroll 0% 0%";    var LEO_HIGHLIGHTS_ROVER_TAG =                        "711-36858-13496-14";     createInlineScriptElement("var%20LEO_HIGHLIGHTS_DEBUG%20%3D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20false%3B%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_DEBUG_POS%20%3D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20false%3B%0A%20%20%20%0Avar%20_leoHighlightsPrevElem%20%3D%20null%3B%0A%0A/**%0A%20*%20Checks%20if%20the%20passed%20in%20class%20exists%0A%20*%20@param%20c%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsClassExists%28c%29%20%7B%0A%20%20%20return%20typeof%28c%29%20%3D%3D%20%22function%22%20%26%26%20typeof%28c.prototype%29%20%3D%3D%20%22object%22%20?%20true%20%3A%20false%3B%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20Checks%20if%20the%20firebug%20console%20is%20available%0A%20*%20@param%20c%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsFirebugConsoleAvailable%28c%29%20%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20if%28_leoHighlightsClassExists%28_FirebugConsole%29%20%26%26%20%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20window.console%20%26%26%20console.log%20%26%26%20%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%28console%20instanceof%20_FirebugConsole%29%29%0A%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20return%20true%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%7B%7D%0A%20%20%20%0A%20%20%20return%20false%3B%0A%7D%20%0A%0A%0A/**%0A%20*%20General%20method%20used%20to%20debug%20exceptions%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20location%0A%20*%20@param%20e%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsReportExeception%28location%2Ce%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20if%28_leoHighlightsFirebugConsoleAvailable%28%29%20||LEO_HIGHLIGHTS_DEBUG%29%0A%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20var%20logString%3Dlocation+%22%3A%20%22+e+%22%5Cn%5Ct%22+e.name+%22%5Cn%5Ct%22+%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%28e.number%260xFFFF%29+%22%5Cn%5Ct%22+e.description%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%28_leoHighlightsFirebugConsoleAvailable%28%29%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20console.error%28logString%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20console.trace%28%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20if%28LEO_HIGHLIGHTS_DEBUG%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20alert%28logString%29%3B%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%7B%7D%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20will%20log%20a%20string%20to%20the%20firebug%20console%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20str%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsDebugLog%28str%29%0A%7B%20%20%20%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20if%28_leoHighlightsFirebugConsoleAvailable%28%29%29%0A%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20console.log%28typeof%28_FirebugConsole%29+%22%20%22+str%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20_leoHighlightsReportExeception%28%22_leoHighlightsDebugLog%28%29%20%22+str%2Ce%29%3B%20%20%20%20%0A%20%20%20%7D%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20will%20get%20an%20attribute%20and%20decode%20it.%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20elem%0A%20*%20@param%20id%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsGetAttrib%28elem%2Cid%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20var%20val%3Delem.getAttribute%28id%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20return%20decodeURI%28val%29%3B%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20_leoHighlightsReportExeception%28%22_leoHighlightsGetAttrib%28%29%22%2Ce%29%3B%20%20%20%20%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20return%20null%3B%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20is%20a%20dimensions%20object%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20width%0A%20*%20@param%20height%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20LeoHighlightsDimension%28width%2Cheight%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09this.width%3Dwidth%3B%0A%20%20%20%09this.height%3Dheight%3B%0A%20%20%20%09this.toString%3Dfunction%28%29%20%7B%20return%20%28%22%28%22+this.width+%22%2C%22+this.height+%22%29%22%29%3B%7D%3B%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09_leoHighlightsReportExeception%28%22new%20LeoHighlightsDimension%28%29%22%2Ce%29%3B%20%20%20%09%0A%20%20%20%7D%09%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20is%20a%20Position%20object%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20x%0A%20*%20@param%20y%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20LeoHighlightsPosition%28x%2Cy%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09this.x%3Dx%3B%0A%20%20%20%09this.y%3Dy%3B%0A%20%20%20%09this.toString%3Dfunction%28%29%20%7B%20return%20%28%22%28%22+this.x+%22%2C%22+this.y+%22%29%22%29%3B%7D%3B%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09_leoHighlightsReportExeception%28%22new%20LeoHighlightsPosition%28%29%22%2Ce%29%3B%20%20%20%09%0A%20%20%20%7D%09%0A%7D%0A%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_ADJUSTMENT%20%3D%20new%20LeoHighlightsPosition%283%2C3%29%3B%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_SIZE%20%3D%20new%20LeoHighlightsDimension%28LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_WIDTH%2CLEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOP_HEIGHT%29%3B%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_HOVER_SIZE%20%3D%20new%20LeoHighlightsDimension%28LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_COLLAPSED_WIDTH%2CLEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_COLLAPSED_HEIGHT%29%3B%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_CLICK_SIZE%20%3D%20new%20LeoHighlightsDimension%28LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_EXPANDED_WIDTH%2CLEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_BOTTOM_EXPANDED_HEIGHT%29%3B%0A%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_DIV_HOVER_SIZE%20%3D%20new%20LeoHighlightsDimension%28LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_COLLAPSED_WIDTH%2CLEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_COLLAPSED_HEIGHT%29%3B%0Avar%20LEO_HIGHLIGHTS_DIV_CLICK_SIZE%20%3D%20new%20LeoHighlightsDimension%28LEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_EXPANDED_WIDTH%2CLEO_HIGHLIGHTS_IFRAME_TOTAL_EXPANDED_HEIGHT%29%3B%0A%0A%0A/**%0A%20*%20Sets%20the%20size%20of%20the%20passed%20in%20element%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20elem%0A%20*%20@param%20dim%20%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsSetSize%28elem%2Cdim%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09//%20Set%20the%20popup%20location%0A%20%20%20%09elem.style.width%20%3D%20dim.width%20+%20%22px%22%3B%0A%20%20%20%09if%28elem.width%29%0A%20%20%20%09%09elem.width%3Ddim.width%3B%0A%20%20%20%09elem.style.height%20%20%3D%20dim.height%20+%20%22px%22%3B%0A%20%20%20%09if%28elem.height%29%0A%20%20%20%09%09elem.height%3Ddim.height%3B%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09_leoHighlightsReportExeception%28%22_leoHighlightsSetSize%28%29%22%2Ce%29%3B%20%20%20%09%0A%20%20%20%7D%09%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20can%20be%20used%20for%20a%20simple%20one%20argument%20callback%0A%20*%0A%20*%20@param%20callName%0A%20*%20@param%20argName%0A%20*%20@param%20argVal%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsSimpleGwCallBack%28callName%2CargName%2C%20argVal%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20var%20gwObj%20%3D%20new%20Gateway%28%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20if%28argName%29%0A%20%20%20%20%20%20%09gwObj.addParam%28argName%2CargVal%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20gwObj.callName%28callName%29%3B%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09_leoHighlightsReportExeception%28%22_leoHighlightsSimpleGwCallBack%28%29%20%22+callName%2Ce%29%3B%20%20%20%09%0A%20%20%20%7D%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20gets%20a%20url%20argument%20from%20the%20current%20document.%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20url%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsGetUrlArg%28url%2C%20name%20%29%0A%7B%0A%09%20%20name%20%3D%20name.replace%28/[%5C[]/%2C%22%5C%5C%5C[%22%29.replace%28/[%5C]]/%2C%22%5C%5C%5C]%22%29%3B%0A%09%20%20var%20regexS%20%3D%20%22[%5C%5C?%26]%22+name+%22%3D%28[^%26%23]*%29%22%3B%0A%09%20%20var%20regex%20%3D%20new%20RegExp%28%20regexS%20%29%3B%0A%09%20%20var%20results%20%3D%20regex.exec%28url%29%3B%0A%09%20%20if%28%20results%20%3D%3D%20null%20%29%0A%09%20%20%20%20return%20%22%22%3B%0A%09%20%20else%0A%09%20%20%20%20return%20results[1]%3B%0A%7D%0A%0A%0A/**%0A%20*%20This%20allows%20to%20redirect%20the%20top%20window%20to%20the%20passed%20in%20url%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20url%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsRedirectTop%28url%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%20%20%20%09%0A%20%20%20%09top.location%3Durl%3B%09%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09_leoHighlightsReportExeception%28%22_leoHighlightsRedirectTop%28%29%22%2Ce%29%3B%0A%20%20%20%7D%0A%7D%0A%0A%0A/**%0A%20*%20This%20will%20find%20an%20element%20by%20Id%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20elemId%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsFindElementById%28elemId%2Cdoc%29%0A%7B%0A%09try%0A%09%7B%0A%09%20%20%20if%28doc%3D%3Dnull%29%0A%09%20%20%20%20%20%20doc%3Ddocument%3B%0A%09%20%20%20%0A%09%09var%20elem%3Ddoc.getElementById%28elemId%29%3B%0A%09%09if%28elem%29%0A%09%09%09return%20elem%3B%0A%09%09%0A%09%09/*%20This%20is%20the%20handling%20for%20IE%20*/%0A%09%09if%28doc.all%29%0A%09%09%7B%0A%09%09%09elem%3Ddoc.all[elemId]%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%28elem%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09return%20elem%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20for%20%28%20var%20i%20%3D%20%28document.all.length-1%29%3B%20i%20%3E%3D%200%3B%20i--%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09elem%3Ddoc.all[i]%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09if%28elem.id%3D%3DelemId%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20return%20elem%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7D%0A%09%09%7D%0A%09%7D%0A%20%20%20catch%28e%29%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%09_leoHighlightsReportExeception%28%22_leoHighlightsFindElementById%28%29%22%2Ce%29%3B%0A%20%20%20%7D%0A%09return%20null%3B%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20Get%20the%20location%20of%20one%20element%20relative%20to%20a%20parent%20reference%0A%20*%0A%20*%20@param%20ref%0A%20*%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20the%20reference%20element%2C%20this%20must%20be%20a%20parent%20of%20the%20passed%20in%0A%20*%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20element%0A%20*%20@param%20elem%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsGetLocation%28ref%2C%20elem%29%20%7B%0A%20%20%20_leoHighlightsDebugLog%28%22_leoHighlightsGetLocation%20%22+elem.id%29%3B%0A%20%20%20%0A%20%20%20var%20count%20%3D%200%3B%0A%20%20%20var%20location%20%3D%20new%20LeoHighlightsPosition%280%2C0%29%3B%0A%20%20%20var%20walk%20%3D%20elem%3B%0A%20%20%20while%20%28walk%20%21%3D%20null%20%26%26%20walk%20%21%3D%20ref%20%26%26%20count%20%3C%20LEO_HIGHLIGHTS_INFINITE_LOOP_COUNT%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20location.x%20+%3D%20walk.offsetLeft%3B%0A%20%20%20%20%20%20location.y%20+%3D%20walk.offsetTop%3B%0A%20%20%20%20%20%20walk%20%3D%20walk.offsetParent%3B%0A%20%20%20%20%20%20count++%3B%0A%20%20%20%7D%0A%20%20%20%0A%20%20%20_leoHighlightsDebugLog%28%22Location%20is%3A%20%22+elem.id+%22%20-%20%22+location%29%3B%0A%0A%20%20%20return%20location%3B%0A%7D%0A%0A/**%0A%20*%20This%20is%20used%20to%20update%20the%20position%20of%20an%20element%20as%20a%20popup%0A%20*%20%0A%20*%20@param%20IFrame%0A%20*%20@param%20anchor%0A%20*%20@return%0A%20*/%0Afunction%20_leoHighlightsUpdatePopupPos%28iFrame%2Canchor%29%0A%7B%0A%20%20%20try%0A%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20//%20Gets%20the%20scrolled%20location%20for%20x%20and%20y%0A%20%20%20%20%20%20var%20scrolledPos%3Dnew%20LeoHighlightsPosition%280%2C0%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20if%28%20self.pageYOffset%20%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20scrolledPos.x%20%3D%20self.pageXOffset%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20scrolledPos.y%20%3D%20self.pageYOffset%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%20else%20if%28%20document.documentElement%20%26%26%20document.documentElement.scrollTop%20%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20scrolledPos.x%20%3D%20document.documentElement.scrollLeft%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20scrolledPos.y%20%3D%20document.documentElement.scrollTop%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%20else%20if%28%20document.body%20%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20scrolledPos.x%20%3D%20document.body.scrollLeft%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20scrolledPos.y%20%3D%20document.body.scrollTop%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20/*%20Get%20the%20total%20dimensions%20to%20see%20what%20scroll%20bars%20might%20be%20active%20*/%0A%20%20%20%20%20%20var%20totalDim%3Dnew%20LeoHighlightsDimension%280%2C0%29%0A%20%20%20%20%20%20if%20%28document.all%20%26%26%20document.documentElement%20%26%26%20%0A%20%20%20%20%20%20%09document.documentElement.clientHeight%26%26document.documentElement.clientWidth%29%0A%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%09totalDim.width%20%3D%20document.documentElement.scrollWidth%3B%0A%20%20%20%20%20%20%09totalDim.height%20%3D%20document.documentElement.scrollHeight%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20else%20if%20%28document.all%29%0A%20%20%20%20%20%20%7B%20/*%20This%20is%20in%20IE%20*/%0A%20%20%20%20%20%09%20%09totalDim.width%20%3D%20document.body.scrollWidth%3B%0A%20%20%20%20%20%20%09totalDim.height%20%3D%20document.body.scrollHeight%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20else%0A%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%09%20totalDim.width%20%3D%20document.width%3B%0A%20%20%20%20%20%20%09%20totalDim.height%20%3D%20document.height%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%0A%20%20%20%20%20%20//%20Gets%20the%20location%20of%20the%20available%20screen%20space%0A%20%20%20%20%20%20var%20centerDim%3Dnew%20LeoHighlightsDimension%280%2C0%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20if%28self.innerWidth%20%26%26%20self.innerHeight%20%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20centerDim.width%20%3D%20self.innerWidth-%28totalDim.height%3Eself.innerHeight?16%3A0%29%3B%20//%20subtracting%20scroll%20bar%20offsets%20for%20firefox%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20centerDim.height%20%3D%20self.innerHeight-%28totalDim.width%3Eself.innerWidth?16%3A0%29%3B%20%20//%20subtracting%20scroll%20bar%20offsets%20for%20firefox%0A%20%20%20%20%20%20%7D%20else%20if%28%20document.documentElement%20%26%26%20document.documentElement.clientHeight%20%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20centerDim.width%20%3D%20document.documentElement.clientWidth%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20centerDim.height%20%3D%20document.documentElement.clientHeight%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%20else%20if%28%20document.body%20%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20centerDim.width%20%3D%20document.body.clientWidth%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20centerDim.height%20%3D%20document.body.clientHeight%3B%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20//%20Get%20the%20current%20dimension%20of%20the%20popup%20element%0A%20%20%20%20%20%20var%20iFrameDim%3Dnew%20LeoHighlightsDimension%28iFrame.offsetWidth%2CiFrame.offsetHeight%29%0A%20%20%20%20%20%20if%20%28iFrameDim.width%20%3C%3D%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%09iFrameDim.width%20%3D%20iFrame.style.width.substring%280%2C%20iFrame.style.width.indexOf%28%27px%27%29%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20if%20%28iFrameDim.height%20%3C%3D%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%09iFrameDim.height%20%3D%20iFrame.style.height.substring%280%2C%20iFrame.style.height.indexOf%28%27px%27%29%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20/*%20Calculate%20the%20position%2C%20lower%20right%20hand%20corner%20by%20default%20*/%0A%20%20%20%20%20%20var%20position%3Dnew%20LeoHighlightsPosition%280%2C0%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20position.x%3DscrolledPos.x+centerDim.width-iFrameDim.width-LEO_HIGHLIGHTS_ADJUSTMENT.x%3B%0A%20%20%20%20%20%20position.y%3DscrolledPos.y+centerDim.height-iFrameDim.height-LEO_HIGHLIGHTS_ADJUSTMENT.y%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20if%28anchor%21%3Dnull%29%0A%20%20%20%20%20%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20//centerDim%20in%20relation%20to%20the%20anchor%20element%20if%20available%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20var%20topOrBottom%20%3D%20false%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20var%20anchorPos%3D_leoHighlightsGetLocation%28document.body%2C%20anchor%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20var%20anchorScreenPos%20%3D%20new%20LeoHighlightsPosition%28anchorPos.x-scrolledPos.x%2CanchorPos.y-scrolledPos.y%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20var%20anchorDim%3Dnew%20LeoHighlightsDimension%28anchor.offsetWidth%2Canchor.offsetHeight%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%20%28anchorDim.width%20%3C%3D%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09anchorDim.width%20%3D%20anchor.style.width.substring%280%2C%20anchor.style.width.indexOf%28%27px%27%29%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%20%28anchorDim.height%20%3C%3D%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09anchorDim.height%20%3D%20anchor.style.height.substring%280%2C%20anchor.style.height.indexOf%28%27px%27%29%29%3B%0A%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20//%20Check%20if%20the%20popup%20can%20be%20shown%20above%20or%20below%20the%20element%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%20%28centerDim.height%20-%20anchorDim.height%20-%20iFrameDim.height%20-%20anchorScreenPos.y%20%3E%200%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09//%20Show%20below%2C%20formula%20above%20calculates%20space%20below%20open%20iFrame%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20position.y%20%3D%20anchorPos.y%20+%20anchorDim.height%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20topOrBottom%20%3D%20true%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7D%20else%20if%20%28anchorScreenPos.y%20-%20anchorDim.height%20-%20iFrameDim.height%20%3E%200%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09//%20Show%20above%2C%20formula%20above%20calculates%20space%20above%20open%20iFrame%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09position.y%20%3D%20anchorPos.y%20-%20iFrameDim.height%20-%20anchorDim.height%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20topOrBottom%20%3D%20true%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20_leoHighlightsDebugLog%28%22_leoHighlightsUpdatePopupPos%28%29%20-%20topOrBottom%3A%20%22+topOrBottom%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%20%28topOrBottom%29%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20//%20We%20attempt%20top%20attach%20the%20window%20to%20the%20element%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09position.x%20%3D%20anchorPos.x%20-%20iFrameDim.width%20/%202%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%20%28position.x%20%3C%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09position.x%20%3D%200%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20else%20if%20%28position.x%20+%20iFrameDim.width%20%3E%20scrolledPos.x%20+%20centerDim.width%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09position.x%20%3D%20scrolledPos.x%20+%20centerDim.width%20-%20iFrameDim.width%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20_leoHighlightsDebugLog%28%22_leoHighlightsUpdatePopupPos%28%29%20-%20topOrBottom%3A%20%22+position%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7D%20else%20%7B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20//%20Attempt%20to%20align%20on%20the%20right%20or%20left%20hand%20side%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20if%20%28centerDim.width%20-%20anchorDim.width%20-%20iFrameDim.width%20-%20anchorScreenPos.x%20%3E%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20position.x%20%3D%20anchorPos.x%20+%20anchorDim.width%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20else%20if%20%28anchorScreenPos.x%20-%20anchorDim.width%20-%20iFrameDim.width%20%3E%200%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%09position.x%20%3D%20anchorPos.x%20-%20anchorDim.width%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20else%20%20//%20default%20to%20below%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20position.y%20%3D%20anchorPos.y%20+%20anchorDim.height%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20_leoHighlightsDebugLog%28%22_leoHighlightsUpdatePopupPos%28%29%20-%20sideBottom%3A%20%22+position%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%7D%0A%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20%0A%20%20%20%20%20%20/*%20Make%20sure%20that%20we%20don%27t%20go%20passed%20the%20right%20hand%20border%20*/%0A%20%20%20%20%20%20if%28position.x+iFrameDim.width%3EcenterDim.width-20%29%0A%20%20%20%20%20%20%09position.x%3DcenterDim.width-%28iFrameDim.width+20%29%3B%0A%20%20%20%20%20%20%09%09%0A%20%20%20%20%20%20//%20Make%20sure%20that%20we%20didn%27t%20go%20passed%20the%20start%0A%20%20%20%20%20%20if%28position.x%3C0%29%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20position.x%3D0%3B%0A%20%20%20%20%20%20if%28position.y%3C0%29%0A%20%20%20%20%20%20%09position.y%3D0%3B%0A%0A%20%20%20%20%20%20_leoHighlightsDebugLog%28%22Popup%20info%20id%3A%20%20%20%20%20%20%20%22%20+iFrame.id+%22%20-%20%22+anchor.id%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20+%20%22%5Cnscrolled%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%22%20+%20scrolledPos%20%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20+%20%22%5Cncenter/visible%20%20%20%20%22%20+%20centerDim%0A%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20+%20%22%5Cnanchor%20%28absolute%29%20%22%20+%20ancho
